Kemarin Bus Sekolah DKI Jemput 631 Pasien Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pasien COVID-19 naik ke bus sekolah saat akan dipindahkan dari Kudus di Jawa Tengah, Senin, 7 Juni 2021. Sebanyak 23 pasien COVID-19 yang terdiri Aparatur Sipil Negara dan keluarganya di Kudus dipindahkan ke tempat karantina terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik serta mencegah penularan COVID-19 yang lebih luas. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

    Sejumlah pasien COVID-19 naik ke bus sekolah saat akan dipindahkan dari Kudus di Jawa Tengah, Senin, 7 Juni 2021. Sebanyak 23 pasien COVID-19 yang terdiri Aparatur Sipil Negara dan keluarganya di Kudus dipindahkan ke tempat karantina terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik serta mencegah penularan COVID-19 yang lebih luas. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengemudi bus sekolah DKI Jakarta menjemput pasien Covid-19 di 35 puskesmas pada 17 Juni 2021. Total ada 631 pasien Covid-19 yang dijemput untuk diantar ke Wisma Atlet Kemayoran dan Pademangan, Jakarta.

    Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ali Murtadho mengatakan jumlah ini adalah yang terbesar selama pandemi Covid-19. "Cakupan evakuasi terbesar per hari yang pernah kami jalani dalam evakuasi pasien Covid-19, mulai dari titik penjemputannya, interval waktunya, dan jumlah pasiennya," kata dia saat dihubungi, Jumat, 18 Juni 2021.

    Dari 35 titik penjemputan ini, Ali mencatat pasien terbanyak berasal dari Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur dengan total 68 pasien Covid-19. Berikutnya 54 pasien dari Puskesmas Ciracas, Jakarta Timur dan 45 orang di Puskesmas Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Ali menuturkan, pihaknya bahkan telah menambah jumlah pengemudi dan armada bus pada akhir Mei 2021. Dari sebelumnya hanya tersedia 16 bus, kini naik menjadi 42 bus. Begitu juga dengan pengemudi bus dari 36 menjadi 90 orang.

    ADVERTISEMENT

    Armada ditambah 26 unit bus. "Kami siaga 24 jam untuk memberikan supporting transportasi pasien untuk puskesmas yang meminta layanan."

    Berikut rincian lokasi penjemputan pasien oleh bus sekolah dan jumlahnya:
    1. Puskesmas Kecamatan Gambir 19 orang
    2. Puskesmas Kecamatan Cakung 18 orang
    3. Puskesmas Kecamatan Makasar 16 orang
    4. Puskesmas Kecamatan Setiabudi 18 orang
    5. Puskesmas Kecamatan Tebet 26 orang
    6. RS KKO Cilandak 10 orang
    7. Puskesmas Kecamatan Kalideres 7 orang
    8. Puskesmas Kecamatan Matraman 20 orang
    9. Puskesmas Kecamatan Pulogadung 7 orang
    10. Puskesmas Kecamatan Cipayung 22 orang
    11. Puskesmas Kecamatan Koja 11 orang
    12. Puskesmas Kecamatan Koja (II) 22 orang
    13. Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk 16 orang
    14. Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo 11 orang
    15. Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan 12 orang
    16. Puskesmas Kecamatan Jatinegara 16 orang
    17. Puskesmas Kecamatan Pancoran 24 orang
    18. Puskesmas Kecamatan Ciracas 54 orang
    19. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama 13 orang
    20. Puskesmas Kecamatan Palmerah 21 orang
    21. Puskesmas Kecamatan Duren Sawit 10 orang
    22. Puskesmas Kecamatan Cilandak 6 orang
    23. Puskesmas Kecamatan Tanah Abang 12 orang
    24. Puskesmas Kecamatan Kembangan 7 orang
    25. Puskesmas Kecamatan Kramat Jati 68 orang
    26. Puskesmas Kecamatan Penjaringan 11 orang
    27. Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading 8 orang
    28. Puskesmas Kecamatan Makasar (II) 17 orang
    29. Puskesmas Kecamatan Cilincing 12 orang
    30. Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading (II) 15 orang
    31. Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk 15 orang
    32. Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu 11 orang
    33. Puskesmas Kecamatan Kemayoran 45 orang
    34. Puskesmas Kecamatan Setiabudi (II) tujuan RSDC Wisma Atlit Kemayoran orang dan RSDC Pademangan 13 orang. Total pasien 19 orang
    35. Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih 12 orang

    Baca: Anatomi Jakarta di Posisi Batas Genting Akibat Pasien Covid-19 Melonjak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.