Kasus Covid-19 Tembus Angka Tertinggi Selama Pandemi, Ini Sikap DKI

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Selasa, 22 Juni 2021. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Selasa, 22 Juni 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan sikap pemerintah DKI akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk menanggulangi wabah Covid-19. Kerja sama itu mencakup pembuatan kebijakan, pengawasan dan penindakan, hingga penyediaan fasilitas rumah sakit.

    "Semua kami tingkatkan," kata dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Juni 2021.

    Riza merespons pertanyaan ihwal sikap pemerintah DKI setelah penambahan kasus Covid-19 hari ini tembus rekor baru. Tercatat ada kenaikan 7.505 kasus positif hari ini. Bahkan, ditemukan 70 pasien yang terinfeksi varian delta.

    Menurut dia, pihaknya akan memantau efektivitas pengetatan ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro hingga dua pekan ke depan. Pengetatan ini dimulai sejak 22 Juni hingga 5 Juli 2021 mengingat kasus Covid-19 di seluruh Indonesia melonjak.

    "Kami akan melihat apakah pengetatan PPKM mikro ini dirasa cukup atau tidak," ucap dia.

    Pengetatan PPKM mikro di Ibu Kota terdiri dari penambahan pembatasan di sektor perkantoran, restoran, tempat hiburan dan rekreasi.

    Baca: Nakes Wisma Atlet Meninggal, Pangdam Jaya: Kita Kehilangan Orang Terbaik Bangsa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.