Polisi Mulai Selidiki Dugaan KDRT Mansyardin Malik ke Marlina Octoria

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 27 April 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 27 April 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus menerangkan pihaknya telah memulai penyelidikan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT dengan terlapor Mansyardin Malik. Ia sebelumnya dilaporkan oleh mantan istri sirinya Marlina Octoria. 

     "Laporannya sudah kami terima, terlapor MM. Sementara diteliti dulu laporannya," kata Yusri saat dikonfirmasi, Kamis, 23 September 2021. 

    Yusri menerangkan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pelapor dan terlapor untuk dimintai klarifikasi. Namun, Yusri enggan menjelaskan waktu spesifik pemanggilan tersebut..

    Sebelumnya, Mansyardin telah dilaporkan ke polisi atas dugaan melakukan KDRT. Termasuk di dalamnya adalah kekerasan seksual.

    Dalam konferensi pers yang digelar Marlina Octoria bersama tim pengacaranya, ia mengungkapkan kekerasan seksual yang dialaminya dari Mansyardin Malik yang menikahinya pada Juli lalu. Marlina mengaku dipaksa melayani Mansyardin Malik, bahkan saat sedang berhalangan. 

    Marlina, lantas juga membawa hasil visum yang menunjukkan ada kerusakan di organ genitalnya hingga stadium 4.

    Tak terima dengan tudingan tersebut, pihak Mansyaradin kemudian melaporkan balik Marlina ke Polda Metro Jaya pada Rabu kemarin. 

    "Sebenarnya klien kami tidak mau melaporkan mantan istrinya, tapi karena pihak mantan istri tidak ada niatan untuk melakukan penghentian penyampaian fitnah dan pencemaran nama baik, maka langkah hukum kami ambil," kata pengacara Mansyardin, M. Fayadh. 

    Menurut Fayadh, Marlina dilaporkan dengan Pasal 310 dan 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Barang bukti yang diserahkan, kata dia, adalah tayangan Youtube di stasiun TV saat Marlina menjadi narasumber.

     Baca juga: Mansyardin Malik Melaporkan Balik Mantan Istri ke Polda Metro Jaya

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.