2 Pimpinan Pemuda Pancasila Dipanggil ke Polda Metro Jaya Besok

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 November 2021. Aksi tersebut menuntut Anggota DPR RI fraksi PDIP Junimart Girsang untuk meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap telah meminta Kemendagri untuk membubarkan Ormas Pemuda Pancasila. TEMPO/Ridho Fadilla

TEMPO.CO, JakartaPolisi berencana memeriksa dua pimpinan organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP) ihwal kericuhan yang terjadi saat mereka menggelar demonstrasi di depan gedung DPR/MPR pada 25 November 2021.

Keduanya adalah Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional PP Arif Rahman dan Ketua Majelis Pimpinan Cabang PP Jakarta Timur Norman Silitonga. 

Pemeriksaan direncanankan berlangsung besok, Senin, 13 Desember 2021. “Ya, betul (akan diperiksa besok),” ucap Zulpan singkat saat dikonfirmasi wartawan pada Ahad, 12 Desember 2021. Meski begitu, ia masih enggan menyebutkan apa saja yang akan digali oleh penyidik dari dua pimpinan PP itu. 

Seperti diketahui, pada 25 November lalu, PP menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR untuk menuntut salah satu kader PDI Perjuangan Junimart Girsang meminta maaf. Namun, demonstrasi itu berujung ricuh. Kepala Bagian Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Dermawan Karosekali dikeroyok oleh massa. 

Polisi kemudian menangkap dan menetapkan 15 anggota ormas PP sebagai tersangka lantaran kedapatan membawa senjata tajam saat demo. Sementara dalam kasus pengeroyokan Dermawan, sebanyak 6 orang telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. 

Polisi menjerat para tersangka yang membawa senjata dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, sedangkan pengeroyok Dermawan dikenakan Pasal 10 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan atau Pasal 212 KUHP dan atau Pasal 216 KUHP dan atau pasal 218 KUHP. Seluruh tersangka hingga kini masih ditahan di Polda Metro Jaya. 

 Baca juga: Polisi Tangkap Lagi 5 Anggota Pemuda Pancasila yang Diduga Keroyok AKBP Dermawan

ADAM PRIREZA






Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

5 jam lalu

Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

Kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah menyiagakan 4.400 personel gabungan menjaga unjuk rasa di Jakarta, Selasa, 27 September 2022


Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Jakarta sebagai Dampak Demonstrasi Hari Ini

5 jam lalu

Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Jakarta sebagai Dampak Demonstrasi Hari Ini

Polda Metro Jaya melakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Monas untuk pengamanan unjuk rasa di Bundaran Patung Kuda Jakarta.


6 Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak Berdiri, setelah 2 Remaja Dipaksa Jadi PSK

8 jam lalu

6 Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak Berdiri, setelah 2 Remaja Dipaksa Jadi PSK

Pemerintah Kota Jakarta Barat mendirikan Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak di enam lokasi permukiman warga.


Riza Patria: Usulan Pengaturan Jam Kerja Masih DIbahas

2 hari lalu

Riza Patria: Usulan Pengaturan Jam Kerja Masih DIbahas

Polda Metro Jaya mengusulkan ada pengaturan jam kerja karyawan di DKI Jakarta untuk mengurai kemacetan


Lihat Lokasi Baru Kamera Tilang Elektronik, Ada 70 ETLE Terpasang

2 hari lalu

Lihat Lokasi Baru Kamera Tilang Elektronik, Ada 70 ETLE Terpasang

Polda Metro Jaya telah menambahkan kamera tilang elektronik atau ETLE (electronic traffic law enforcement) pada 2023 mendatang. Lihat lokasinya!


Daftar Tempat Layanan SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

2 hari lalu

Daftar Tempat Layanan SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka dua layanan SIM Keliling di dua titik DKI Jakarta, untuk memfasilitasi warga memperpanjang bukti legal berkendaraan itu.


Korban Pengeroyokan di Bintaro Luka Parah, Polisi: Pelaku Tak Punya Niat Membunuh

2 hari lalu

Korban Pengeroyokan di Bintaro Luka Parah, Polisi: Pelaku Tak Punya Niat Membunuh

Dua korban pengeroyokan di Bintaro mengalami luka parah. Dilatari dendam asmara yang menyeret mantan kekasih.


Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna, Pasukan Khusus Polda Metro Jaya Hadapi Pendemo

3 hari lalu

Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna, Pasukan Khusus Polda Metro Jaya Hadapi Pendemo

Polda Metro Jaya menyiapkan pasukan khusus yang diberi nama Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna. Pasukan apa itu?


Pengeroyokan di Bintaro Karena Dendam yang Belum Tuntas, Pelaku Tak Dijanjikan Materi

3 hari lalu

Pengeroyokan di Bintaro Karena Dendam yang Belum Tuntas, Pelaku Tak Dijanjikan Materi

Kasus pengeroyokan di Bintaro dilatari dendam yang belum tuntas karena masalah asmara. Mantan kekasih ikut terlibat.


Pengeroyokan di Bintaro Dilatari Dendam Asmara, Mantan Kekasih Korban Terlibat

3 hari lalu

Pengeroyokan di Bintaro Dilatari Dendam Asmara, Mantan Kekasih Korban Terlibat

Pengeroyokan terjadi pada awal Agustus lalu di Bintaro Jakarta Selatan.