Kapolda Metro Jaya Jadi Pengganti Anies? Kompolnas: Jangan Berandai-andai

Sabtu, 21 Mei 2022 15:56 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 29 Desember 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) minta semua pihak tidak berandai-andai menjadikan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sebagai calon pengganti Anies Baswedan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan habis masa jabatannya pada Oktober 2022.

Anggota Kompolnas Poengky Indarti menjelaskan hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Kementerian Dalam Negeri soal sejumlah nama yang dicalonkan sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta. 

Oleh sebab itu, dia berharap isu tersebut tidak perlu terus dicuatkan apalagi sebatas untuk mengetahui apakah Kapolda Metro Jaya itu memang bisa menjabat sebagai penjabat gubernur atau tidak.

"Walah, kami tidak mau berandai-andai. Mendagri belum mengajukan 3 nama usulan pengganti kepada Presiden kok," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 21 Mei 2022.

Nama Irjen Fadil Imran sebagai Pj Gubernur DKI pertama muncul dilontarkan oleh politikus Gerindra M. Taufik. Wakil Ketua DPRD DKI itu mengatakan bahwa perwira polisi itu ada kemungkinan ditunjuk sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan.

Namun sebelumnya M Taufik juga menyebut nama Kepala Staf Kepresidenan Heru Budi Hartono hingga Sekda DKI Marullah Matali.  

Selain itu, Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani mengatakan ada tiga nama yang beredar dan berpeluang menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies. Mereka adalah Sekretaris Daerah Marullah Matali, Heru Budi Hartono, dan Deputi IV Kantor Staf Presiden Juri Ardiantoro.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan penunjukan Pj Gubernur merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo setelah mendapat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri. Namun ia meminta pengganti Anies Baswedan nantinya harus bisa bekerja. “Dan, dia paham seluk-beluk Jakarta,” ujar Zita pada Jumat, 13 Mei 2022.

Baca juga: 5 Kriteria Pengganti Anies Baswedan Versi Mantan Plt Gubernur DKI Sumarsono






Formula E Disebut Menguntungkan, PSI Desak Dokumen Studi Kelayakan Dibuka

1 jam lalu

Formula E Disebut Menguntungkan, PSI Desak Dokumen Studi Kelayakan Dibuka

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menilai untung-rugi Formula E baru bisa terkonfirmasi jika dokumen studi kelayakan dibuka ke publik


Anies Baswedan: 45 Persen Penonton Formula E Jakarta Generasi Milenial

13 jam lalu

Anies Baswedan: 45 Persen Penonton Formula E Jakarta Generasi Milenial

Anies Baswedan menyebut ajang balap Formula E Jakarta efektif menyampaikan pesan ramah lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.


Soal Keuntungan Formula E Jakarta, Anies: Tunggu Finalisasi Laporan Audit

14 jam lalu

Soal Keuntungan Formula E Jakarta, Anies: Tunggu Finalisasi Laporan Audit

Anies Baswedan akan membuka laporan audit soal Formula E Jakarta. Karena menggunakan dana publik, ia memastikan akan melaporkan ke publik.


Anies Baswedan: Jakarta E-prix Terbaik Selama 8 Tahun Penyelenggaraan Formula E

14 jam lalu

Anies Baswedan: Jakarta E-prix Terbaik Selama 8 Tahun Penyelenggaraan Formula E

Anies Baswedan mengatakan tidak ada keluhan soal Formula E Jakarta. Jumlah penonton terbanyak di televisi, streaming maupun yang datang langsung.


Dampak Ekonomi Formula E Rp 2,6 Triliun, Anies: Menggerakkan Perekonomian Jakarta

15 jam lalu

Dampak Ekonomi Formula E Rp 2,6 Triliun, Anies: Menggerakkan Perekonomian Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Formula E mampu menyumbang kontribusi ekonomi yang signifikan terhadap PDRB Ibu Kota.


Ahli Politik Bicara Kemungkinan Anies Baswedan Maju Cagub 2024 Jika Pilpres Gagal

21 jam lalu

Ahli Politik Bicara Kemungkinan Anies Baswedan Maju Cagub 2024 Jika Pilpres Gagal

TEMPO.CO, Jakarta- Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin bicara kemungkinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mencalonkan diri sebagai gubernur pada Pilkada 2024. "Itu ya mungkin-mungkin saja," ujar dia melalui pesan suara pada Jumat, 24 Juni 2022.


Kasus Covid-19 Jakarta Hari Ini Naik 1.054 Orang, Masyarakat Diminta Waspada Omicron

1 hari lalu

Kasus Covid-19 Jakarta Hari Ini Naik 1.054 Orang, Masyarakat Diminta Waspada Omicron

Akibat peningkatan kasus Covid-19 harian di Jakarta, positivity rate dalam sepekan terakhir tembus 10 persen.


Grand Launching JIS Diundur Bulan Depan, Anies Baswedan Persilakan Masyarakat Datang

1 hari lalu

Grand Launching JIS Diundur Bulan Depan, Anies Baswedan Persilakan Masyarakat Datang

Anies Baswedan tak membeberkan alasan penundaan grand launching JIS, yang seharusnya menjadi puncak perayaan HUT DKI Jakarta, menjadi bulan Juli.


Update Covid Hari Ini: Kasus Positif 1.907, Meninggal 4

1 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Kasus Positif 1.907, Meninggal 4

Kasus Covid hari ini di Indonesia masih bertambah. Kementerian Kesehatan mencatat ada 1.907 orang yang terkonfirmasi positif pada Kamis, 23 Juni 2022.


Anies Baswedan Akan Beri Disinsentif kepada Perusahaan yang Tidak Kelola Sampah

1 hari lalu

Anies Baswedan Akan Beri Disinsentif kepada Perusahaan yang Tidak Kelola Sampah

Anies Baswedan berencana memberikan disinsentif kepada perusahaan yang tidak mengelola dan memilah sampah untuk mengurangi kiriman sampah.