Profil Pembongkar Bansos Dikubur di Depok, Pernah Jadi Caleg hingga Serang Kantor Pengadilan Negeri

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis (tengah) dan Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar (kanan) saat melakukan pengecekan lokasi Bansos Presiden yang dikubur di kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Rabu, 3 Agustus 2022. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan penyidikan dan pengecekan lokasi Bantuan Sosial Presiden berupa beras sebanyak 3,4 ton yang dikubur di sebuah lahan. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Kuburan bansos presiden di dekat gudang JNE, menyita perhatian masyarakat belakangan ini. Berbagai kalangan pun ikut angkat bicara mengomentari temuan tersebut termasuk Menteri Sosial Tri Rismaharini. Rudi Samin adalah sosok di balik terungkapnya bansos dikubur di Depok itu. Ia merupakan pemilik lahan tempat bansos dikubur itu.

Hasil penelusuran Tempo, Rudi Samin merupakan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Depok yang sudah empat periode menjabat. “Masih sampai hari ini saya sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Depok, belum ada yang menggantikan,” kata Rudi ditemui Rabu, 3 Agustus 2022.

Rudi Samin juga dikenal sebagai calon anggota legislatif yang beberapa kali mengikuti kompetisi pemilihan umum langsung melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI Kota Depok-Kota Bekasi. “Tahun 2010 saya nyaleg DPR RI, kemudian tahun 2019 juga nyalon dari Partai Hanura,” kata Rudi.

Pemilihan Wali Kota Depok juga diikuti oleh Rudi Samin pada tahun 2015 melalui jalur independen dari Koalisi Rakyat bersama Siti Nurjanah. Kemudian di tahun 2019 juga dirinya sempat mendaftar ke Partai Gerindra untuk mencalonkan kembali. “Pilkada (2019) kemarin saya ikut daftar cuma kalah bersaing di partai aja (Gerindra),” kata Rudi.

Rudi Samin pernah serang kantor PN Depok

Selain mencalonkan diri dalam pertarungan pemilu, Rudi juga sempat terkenal atas kasusnya yang memimpin penyerangan Pengadilan Negeri Depok tahun 2013. Saat itu ia terbukti melakukan pidana merusak fasilitas dan ruang ketua PN Depok. “Alhamdulillah saya enggak sampai ditahan, bukan saya kebal hukum, saya pintar masalah hukum, karena saya pengacara,” kata Rudi.

Rudi mengatakan, alasannya melakukan penyerangan Pengadilan Negeri Depok saat itu karena lembaga yudikatif itu menghentikan proses eksekusi atas tanah 33 hektaer yang telah dimenangkan olehnya. “Alasan pengadilan kurang ajar, udah terima uang saya, enggak mau eksekusi, minta tambah, makanya saya ancurin,” kata Rudi.

Kasus paket-paket bansos Jokowi yang dikubur ini viral dalam sebuah video yang tersebar di media sosial. Seorang warga bernama Rudi Samin memperoleh informasi dari mantan pegawai JNE soal adanya penimbunan paket bansos di sekitar gudang JNE.

Rudi bahkan mengerahkan ekskavator untuk mencari paket-paket bansos yang katanya dikubur di sana. Perlu tiga hari hingga ia menemukan karung-karung beras bertuliskan bantuan itu. "Saya dapat informasi dari orang dalam JNE, ada pemendaman sembako, kemudian saya telusuri," kata Rudi Samin kepada wartawan, Minggu, 31 Juli 2022. 

Baca juga: Beras Bansos Dikubur di Depok Rusak Karena Hujan Saat Diambil dari Gudang Bulog






Nasib Korban Gempa Cianjur: Bantuan Huntara Rp 1 Juta Batal, Uang Tunggu Hunian Rp 500 Ribu Belum Jelas

1 hari lalu

Nasib Korban Gempa Cianjur: Bantuan Huntara Rp 1 Juta Batal, Uang Tunggu Hunian Rp 500 Ribu Belum Jelas

Pemkab Cianjur membatalkan rencana pemberian dana bantuan Huntara Rp 1 juta per keluarga bagi warga yang terdampak gempa Cianjur


Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

2 hari lalu

Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

Sergei Lavrov melihat Ukraina harus memenuhi keinginan negara-negara Barat yang berjanji akan memberikan Kyiv senjata-senjata jarak jauh


Kata Sri Mulyani Soal Anggaran Pengentasan Kemiskinan Rp 500 Triliun Disebut Habis untuk Rapat

3 hari lalu

Kata Sri Mulyani Soal Anggaran Pengentasan Kemiskinan Rp 500 Triliun Disebut Habis untuk Rapat

Sri Mulyani buka suara tentang anggaran pengentasan kemiskinan Rp 500 triliun yang disebut-sebut habis untuk banyak rapat di hotel dan studi banding.


Hasil Rapat DKI: Seharusnya Tak Ada Lagi Kemiskinan Ekstrem, Heru Budi Sampaikan Fenomena

4 hari lalu

Hasil Rapat DKI: Seharusnya Tak Ada Lagi Kemiskinan Ekstrem, Heru Budi Sampaikan Fenomena

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat angka kemiskinan ekstrem di Jakarta mencapai 95.668 jiwa per Maret 2022.


Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

4 hari lalu

Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

Ada sekitar 69.323 kartu jaminan sosial atau Social Security Numbers (SSNs) yang digunakan untuk mendapatkan dana bantuan dari total USD 5,4 miliar


Warga Miskin Ekstrem di Jakarta Naik pada 2022, BKKBN Seharusnya Tidak Ada

5 hari lalu

Warga Miskin Ekstrem di Jakarta Naik pada 2022, BKKBN Seharusnya Tidak Ada

Penduduk miskin ekstrem di DKI sudah diintervensi dengan berbagai bantuan sosial, seperti KJP , kartu lansia hingga pangan bersubsisi.


Krisis Politik, Bulgaria Umumkan Pemilihan Kelima dalam Dua Tahun

10 hari lalu

Krisis Politik, Bulgaria Umumkan Pemilihan Kelima dalam Dua Tahun

Bulgaria telah diguncang ketidakstabilan politik sejak protes antikorupsi pada 2020.


Berita Terkini: Penjelasan Naiknya Biaya Haji Ketika Arab Turunkan Ongkos Paket, Erick Thohir Ungkap Persoalan Hukum BUMN

12 hari lalu

Berita Terkini: Penjelasan Naiknya Biaya Haji Ketika Arab Turunkan Ongkos Paket, Erick Thohir Ungkap Persoalan Hukum BUMN

Berita terkini ekonomi dan bisnis petang ini mulai dari penjelasan Kemenag mengenai biaya haji hingga Erick Thohir yang ungkap persoalan hukum di BUMN


Terkini Bisnis: Jokowi Setop PPKM, Warga Tetap Minta Bansos ; PHK di Amerika Bulan Ini

12 hari lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Setop PPKM, Warga Tetap Minta Bansos ; PHK di Amerika Bulan Ini

LSI mencatat dalam hasil surveinya, meskipun Jokowi sudah mencabut PPKM, warga tetap berharap Bansos tetap ada.


Survei LSI: Publik Tetap Harapkan Bansos Meski PPKM Dicabut Jokowi, Ini Penjelasannya

12 hari lalu

Survei LSI: Publik Tetap Harapkan Bansos Meski PPKM Dicabut Jokowi, Ini Penjelasannya

Hasil survei LSI menyimpulkan bahwa publik masih berharap tetap mendapatkan Bansos meskipun PPKM telah dicabut oleh Jokowi.