DKI Jakarta Banggakan Rumah Berarsitektur Bugis di Pulau Sabira Kepulauan Seribu

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Lampu bersinar terang di rumah singgah panggung khas Bugis dan Masjid Jami Nurul Bahri dengan latar belakang mercu suar di Pulau Sabira, 21 Juni 2021. Fase gelap penuh ketertinggalan kini sudah menjadi masa lalu. Kini, masa depan cerah terus ditatap dengan rasa optimis oleh para warga Sabira tanpa lagi merasa sebagai anak tiri dari ibu kota. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

TEMPO.CO, Jakarta - Provinsi DKI Jakarta memiliki arsitektur berkearifan lokal Sulawesi Selatan (Sulsel) berupa Rumah Adat Suku Bugis, di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara.

Kepala Bidang Pelindungan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Norviadi Setio Husodo di Jakarta, Kamis, 8 Desember 2022, mengatakan rumah panggung dua tingkat itu dibangun dengan anggaran sekitar Rp2,1 miliar.

"Dibangunnya rumah panggung tersebut sebagai upaya pelestarian adat istiadat atau tradisi masyarakat yang berkembang di wilayah Provinsi DKI Jakarta, khususnya di Pulau Sabira," kata Norvi.

Arsitektur berkearifan lokal itu diproyeksikan menjadi aset pariwisata Pulau Sabira. Makanya, lokasi rumah panggung adanya di depan dermaga utama pulau, tepatnya samping gerai PD Pasar Jaya, wilayah RT01/RW03.

Menurut Norvi, periode pengerjaan pembangunannya mencapai 75 hari kalender, dari September 2022 sampai dengan pekan keempat November 2022.

Baca: Fakta-fakta DKI Dinobatkan Sebagai Kota dengan Tata Ruang Kota Terburuk di Dunia

Arsitektur rumah Bugis di Pulau Sabira

Ketua RW 03 Pulau Sabira Muhammad Ali Kurniawan menyambut secara antusias keberadaan arsitektur berkearifan lokal Suku Bugis di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan itu, mengingat penduduk asli di sana memang mayoritas Suku Bugis, Sulawesi Selatan.

"Bangunan rumah adat itu merupakan identitas kami sebagai warga, yang dengannya tentu menjadi berbeda atau pun sama dengan yang lainnya. Dengan rumah adat ini semoga dapat mempertahankan kearifan lokal," ujar Ali.

Ali optimistis rumah adat yang sudah dibangun itu dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Sabira, pulau terjauh di Provinsi DKI Jakarta. "Rumah adat ini juga bisa menjadi ikon di Pulau Sabira," katanya.

Ia menambahkan, agar tetap terjaga dan terawat bangunan dengan baik, pihaknya meminta supaya Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta secepatnya dapat menyerahkan kepengurusan aset kepada Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Kan sudah ada satu pelajaran, seperti Rumah Singgah dan RPTRA keterlambatan penyerahan aset berdampak pada RPTRA Jaga Utara dan Rumah Singgah," kata dia.

Baca juga: Berikan Jasa Gratis, 11 Arsitek Dukung RPTRA DKI Jakarta  

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pj Sekda Lantik 9 Anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen DKI 2022-2027.

3 jam lalu

Pj Sekda Lantik 9 Anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen DKI 2022-2027.

Pj Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto melantik 9 anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) DKI Periode 2022-2027.


Inggris Kucurkan Dana Rp19,3 Triliun untuk Pembangunan MRT Fase 3

11 jam lalu

Inggris Kucurkan Dana Rp19,3 Triliun untuk Pembangunan MRT Fase 3

PT MRT Jakarta (Perseroda) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kerajaan Inggris dalam pembangunan MRT Fase 3 yang membentang dari Cikarang-Balaraja


Sorot Formula E, PSI: Masih Utang Rp 90 Miliar & Rp 560 Miliar APBD Kok Bilang Untung

1 hari lalu

Sorot Formula E, PSI: Masih Utang Rp 90 Miliar & Rp 560 Miliar APBD Kok Bilang Untung

PSI minta Jakpro segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban atau LPJ kegiatan Formula E pada legislatif.


Tahun Ini Dinas Bina Marga DKI Buka 10 Jalan Tembus Atasi Kemacetan

1 hari lalu

Tahun Ini Dinas Bina Marga DKI Buka 10 Jalan Tembus Atasi Kemacetan

Dinas Bina Marga DKI akan membuka 10 jalan tembus tahun ini untuk mengatasi kemacetan. Alokasikan anggaran Rp 200 miliar.


Heru Budi Hartono Sebut Pembebasan Lahan untuk Proyek Sodetan Ciliwung Sudah Tuntas

1 hari lalu

Heru Budi Hartono Sebut Pembebasan Lahan untuk Proyek Sodetan Ciliwung Sudah Tuntas

Heru Budi Hartono memastikan tidak ada lagi pembebasan lahan yang dilakukan untuk proyek sodetan Ciliwung karena masalah sudah tuntas.


Sengkarut Masalah Jakpro: Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Penggelembungan Bayar Pajak Tanah

2 hari lalu

Sengkarut Masalah Jakpro: Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Penggelembungan Bayar Pajak Tanah

PT Jakpro tengah diselimuti persoalan, mulai dari dugaan persekongkolan tender revitalisasi TIM hingga penggelembungan bayar pajak tanah.


Polisi Tewas di Polres Metro Kepulauan Seribu, Hasil Autopsi Visum et Repertum Dipegang Penyidik

2 hari lalu

Polisi Tewas di Polres Metro Kepulauan Seribu, Hasil Autopsi Visum et Repertum Dipegang Penyidik

Jenazah polisi Aipda I telah diserahkan kepada keluarga pada Selasa malam. hasil autopsi berupa visum et repertum dipegang penyidik.


Calon Sekda DKI Jakarta, Diseleksi Pansel dan Ditetapkan Jokowi, Siapa Calon Kuat?

3 hari lalu

Calon Sekda DKI Jakarta, Diseleksi Pansel dan Ditetapkan Jokowi, Siapa Calon Kuat?

Tiga nama calon Sekda DKI sudah diserahkan ke Mendagri. Tempo merangkum hal-hal seputar calon Sekda DKI tersebut


Heru Budi Hartono Patuhi Jokowi Turunkan Stunting DKI, Seturun-turunnya, Kerja, Kerja

3 hari lalu

Heru Budi Hartono Patuhi Jokowi Turunkan Stunting DKI, Seturun-turunnya, Kerja, Kerja

Heru Budi Hartono menargetkan penurunan angka stunting di Ibu Kota serendah-rendahnya. Namun, ia tidak merinci jumlah yang ingin dicapai.


Hadapi Masalah Stunting di Jakarta, Heru Budi Hartono Bakal Temui Menkes

3 hari lalu

Hadapi Masalah Stunting di Jakarta, Heru Budi Hartono Bakal Temui Menkes

Heru Budi meninjau upaya pencegahan stunting dan menemukan anak yang fisik, berat dan tinggi badan tidak sesuai dengan balita pada umumnya.