Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Motif PSK Aniaya Korban Kecelakaan Hingga Tewas di Bekasi, Polisi: Teringat Pelanggannya

image-gnews
Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan
Iklan

TEMPO.CO, Bekasi - Alif Kusbian, 20 tahun, korban kecelakaan dianiaya waria pekerja seks komersial yang sempat menolongnya. Akibat penganiayaan di sebuah warung kosong di Kampung Sasak Jarang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ini Alif tewas.

Penganiayaan itu terjadi pada Kamis, 14 September 2023. Pelakunya Ayu Lestari alias Kennedi Pergaulan, 34 tahun.

Polisi mengatakan pelaku yang awalnya niat membantu korban malah tega menganiaya karena teringat mantan pelanggannya yang tidak membayar jasa pelayanannya.

"Dia (pelaku) kesal lihat korban mirip dengan mantan tamunya dulu. Dia sakit hati mantan tamunya dulu tidak bayar," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Tambun Inspektur Satu Putu Agum Guntara kepada wartawan di Polsek Tambun, Senin, 23 Oktober 2023.

Putu menjelaskan, pelaku yang kesal lalu memukul mata korban sebanyak dua kali dengan tangan kosong. Pukulan pelaku itu membuat kepala korban terbentur tembok warung.

Pelaku menganiaya korban dalam kondisi mabuk efek mengonsumsi minuman keras. Sementara itu, seusai menganiaya korban, pelaku sempat merawat korban di warung tersebut.

Tiga hari kemudian tepatnya pada 17 September 2023, korban ditemukan pelaku sudah meninggal dunia di warung itu. "Pelaku lalu lapor warga setempat dan dilanjutkan ke kami,” kata Putu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Putu, pelaku sempat merekayasa cerita dan menyebut korban itu rekan suaminya. “Kami tidak langsung percaya, karena berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal akibat pendarahan di bagian kepala belakang. Anehnya, mata korban lebam, kami curiga di situ," ujar Putu.

Polisi lalu memeriksa waria itu secara mendalam. Pada akhirnya, Ayu mengakui menganiaya korban.

"Kalau alasan pelaku tidak membawa korban ke rumah sakit, karena dia takut. Soalnya motornya korban ini hilang di lokasi kecelakaan. Pengakuan waria itu, motor korban dibawa dua orang tak dikenal, ini kami masih lidik," ujar Putu.

Pelaku ditangkap pada 17 Oktober 2023 dan ditahan di Polsek Tambun. Pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Pilihan Editor: Apa itu Pajak Ojol yang Akan Dipungut Pemprov DKI?

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tahanan Tewas di Lapas Bekasi, Sampel Hati Diambil untuk Diteliti

20 jam lalu

Ilustrasi mayat. AFP/JEFF PACHOUD
Tahanan Tewas di Lapas Bekasi, Sampel Hati Diambil untuk Diteliti

Penyelidikan tahanan tewas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, berlanjut.


UNRWA Laporkan Penganiayaan Staf yang Ditahan Israel

1 hari lalu

Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini. REUTERS/Mohamed Azakir
UNRWA Laporkan Penganiayaan Staf yang Ditahan Israel

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada Jumat mengatakan stafnya dari Jalur Gaza yang ditahan oleh tentara Israel mengalami penganiayaan


Polisi Dalami Bukti Wartawan Dianiaya saat Liput Sidang Vonis SYL

1 hari lalu

Terdakwa I bekas Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, berbicra dengan awak media seusai mengikuti sidang pembacaan surat amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/Imam Sukamto
Polisi Dalami Bukti Wartawan Dianiaya saat Liput Sidang Vonis SYL

Polisi mendalami barang bukti kasus pengeroyokan terhadap kamerawan televisi, Bodhiya Vimala Sucitto, saat meliput sidang vonis SYL


Santriwati Meninggal, Polisi Panggil Pengurus Pondok Pesantren Al-Aziziyah Lombok Timur

3 hari lalu

Kepala Satreskrim Polresta Mataram Komisarus I Made Yogi Purusa Utama. ANTARA/Dhimas B.P.
Santriwati Meninggal, Polisi Panggil Pengurus Pondok Pesantren Al-Aziziyah Lombok Timur

Kepolisian Resor Kota Mataram memanggil 14 saksi dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap santriwati Pondok Pesantren Al-Aziziya.


Pilkada 2024: PKS dan PSI Berkoalisi di Daerah Mana Saja?

5 hari lalu

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep berjabat tangan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu saat melakukan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024. Pertemuan tersebut membahas berbagai hal yang seperti mencari kesepahaman mengenai isu politik, sekaligus membahas potensi kolaborasi, termasuk dalam Pilkada Serentak 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Pilkada 2024: PKS dan PSI Berkoalisi di Daerah Mana Saja?

PKS dan PSIsepakat akan berkoalisi untuk Pilkada di sejumlah daerah, di pemilihan kepala daerah di mana saja?


LBH Bali Ungkap Cara-cara Penyiksaan yang Dialami Wayan Suparta yang Diduga Dilakukan 10 Anggota Polres Klungkung

7 hari lalu

Ilustrasi penganiayaan
LBH Bali Ungkap Cara-cara Penyiksaan yang Dialami Wayan Suparta yang Diduga Dilakukan 10 Anggota Polres Klungkung

Wayan Suparta diduga menjadi korban penyiksaan oleh 10 anggota Satreskrim Polres Klungkung Bali. Ia dibawa disiksa agar mau mengaku.


LBH Bali Ungkap Dugaan Penyekapan dan Penyiksaan oleh 10 Polisi Terhadap Wayan Suparta

7 hari lalu

Ilustrasi Penyiksaan Oleh Polisi
LBH Bali Ungkap Dugaan Penyekapan dan Penyiksaan oleh 10 Polisi Terhadap Wayan Suparta

I Wayan Suparta ditangkap oleh 10 anggota Satreskrim Polres Klungkung, Bali tanpa ada surat penangkapan. Mobilnya juga turut dirampas.


Kapolda Sumbar Tetap Meyakini Dugaan Afif Maulana Tewas karena Lompat ke Sungai

7 hari lalu

Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) kembali menggelar aksi Kamisan ke-821 merefleksi kematian Afif Maulana (13), bocah 13 tahun yang diduga disiksa oleh polisi di seberang Istana Negara, Jakarta, Kamis 4 Juli 2024. Direktur LBH Padang Indira Suryani mengungkapkan ada keterangan Kepolisian yang berubah-ubah dalam kasus kematian Afif Maulana yang diduga tewas karena dianiaya anggota Polri. TEMPO/Subekti.
Kapolda Sumbar Tetap Meyakini Dugaan Afif Maulana Tewas karena Lompat ke Sungai

Lembaga Bantuan Hukum Padang meminta kepolisan fokus menyelidiki kasus penyiksaan terhadap Afif Maulana yang diduga dilakukan anggota Polda Sumbar.


3 Hal Soal TKP Penemuan Mayat Afif Maulana yang Diduga Rusak

8 hari lalu

Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) kembali menggelar aksi Kamisan ke-821 merefleksi kematian Afif Maulana (13), bocah 13 tahun yang diduga disiksa oleh polisi di seberang Istana Negara, Jakarta, Kamis 4 Juli 2024. Direktur LBH Padang Indira Suryani mengungkapkan ada keterangan Kepolisian yang berubah-ubah dalam kasus kematian Afif Maulana yang diduga tewas karena dianiaya anggota Polri. TEMPO/Subekti.
3 Hal Soal TKP Penemuan Mayat Afif Maulana yang Diduga Rusak

Saat ditemui di Mabes, tim advokasi Afif Maulana menyampaikan tiga kejanggalan yang dilakukan Kapolda Sumbar.


Cerita Karyawan Berupaya Selamatkan Satu Keluarga Korban Tewas Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi

10 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. ANTARA
Cerita Karyawan Berupaya Selamatkan Satu Keluarga Korban Tewas Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi

Kebakaran sebuah gudang perabotan di Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi menewaskan satu keluarga.