Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penangkapan Saipul Jamil Diduga Langgar Prosedur, Kompolnas: Polisi Jangan Lukai Hati Masyarakat

image-gnews
Saipul Jamil saat memberi klarifikasi soal penangkapan asistennya kemarin di wilayah Jakarta Barat oleh Polsek Tambora, Sabtu, 6 Januari 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Saipul Jamil saat memberi klarifikasi soal penangkapan asistennya kemarin di wilayah Jakarta Barat oleh Polsek Tambora, Sabtu, 6 Januari 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPenangkapan kasus narkoba yang menyeret pedangdut King Saipul Jamil berbuntut pada pemeriksaan personel Polsek Tambora oleh seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) karena diduga melanggar prosedur.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas Poengky Indarti mengatakan pimpinan Polri dan seluruh anggotanya harus memerhatikan kritik dari masyarakat. “Untuk bahan evaluasi menyeluruh terhadap rekrutmen, pendidikan, dan kinerja anggota,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis, 11 Januari 2023. 

Kasus Saipul Jamil, menurut Poengky, menjadi refleksi apakah mandat reformasi Polri, khususnya reformasi kultural Polri, telah dilaksanakan dengan baik. Ia juga menyinggung berbagai kritik dari masyarakat seperti tagar no viral no justice, percuma lapor polisi, satu hari satu oknum, dan sebaganya.

“Polri bertugas melayani, mengayomi, melindungi masyarakat, dan menegakkan hukum guna terwujudnya harkamtibmas,” ucapnya.

Performa pemimpin dan seluruh anggota Polri, kata Poengky, harus bisa memuaskan hati masyarakat. Pasalnya pengawas Polri bukan hanya dari internal dan eksternal, melainkan publik dan media.

“Sehingga dalam melaksanakan tugas harus berhati-hati agar jangan sampai melakukan tindakan melukai hati masyarakat,” ucapnya. 

Poengky mengatakan contoh melukai yakni melakukan kekerasan berlebihan, arogansi, pungli, bekerja tidak profesional dan lainnya. 

“Jika ada laporan atau pengaduan harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai pengadu tidak puas karena merasa dicueki lalu memviralkan,” ujarnya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di sisi lain, kata Poengky, publik harus berhati-hari dalam menyikapi informasi viral. “Jangan sampai belum tentu kebenarannya malah diyakini  sebagai kebenaran dan malah trial by the social media’ “ katanya.

Sebelumnya, polisi menangkap Saipul Jamil dan asistennya, Steven Arthur Ristiady, 26 tahun, di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat pada Jumat, 5 Januari 2024. Penangkapan ini untuk mengusut kasus narkoba. 

Saat diperiksa, Steven terbukti mengonsumsi sabu. Sementara hasil pemeriksaan Saipul menunjukkan urinenya negatif narkoba. 

Sebelum informasi penyidik Polsek Tambora diperiksa, sebuah video amatir yang memperlihatkan proses penangkapan Saipul beredar viral di media sosial. 

Dalam video itu, sejumlah orang tampak memaksa membuka pintu mobil Toyota Rush hitam yang ditumpangi Saipul. Tak hanya itu, terlihat juga seseorang mengenakan jaket bertuliskan 'Polisi'. Kemudian ada seseorang yang mengancam akan menembak Saipul Jamil.

Pilihan Editor: Operasi BNPB Tebar 1 Ton Garam di Laut Utara Jakarta, Menghalau Hujan Masuk ke Daratan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Puluhan Orang di Kalsel Teler, Dinas Kesehatan: Negatif Zat Buah Kecubung

3 menit lalu

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Kelana Jaya bersama instansi terkait saat menyampaikan hasil rapat koordinasi tentang penyalahgunaan tanaman kecubung dan obat lainnya, Kamis, 18 Juli 2024. Foto: ANTARA/Firman
Puluhan Orang di Kalsel Teler, Dinas Kesehatan: Negatif Zat Buah Kecubung

Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan memastikan tidak ada kandungan zat kecubung pada puluhan orang yang dirawat di rumah sakit


Polda Kalsel Simpulkan Video Puluhan Orang Mabuk Kecubung Hoaks, Korban Konsumsi Pil tanpa Merek

54 menit lalu

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Adam Erwindi. Foto: ANTARA/Firman.
Polda Kalsel Simpulkan Video Puluhan Orang Mabuk Kecubung Hoaks, Korban Konsumsi Pil tanpa Merek

Puluhan orang di Kalimantan Selatan dirawat di rumah sakit. Awalnya para korban disebut mengonsumsi kecubung


Kronologi Perkelahian Maut 2 Pria di Jakarta Selatan, Berawal dari Cekcok Mulut

4 jam lalu

Ilustrasi perkelahian. Shutterstok
Kronologi Perkelahian Maut 2 Pria di Jakarta Selatan, Berawal dari Cekcok Mulut

Perkelahian yang dilakukan 2 pria berinisial I dan HR di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Juli 2024, berujung maut.


Polisi Masih Telusuri Jaringan Narkoba yang Bawa 45 Bungkus Sabu ke RS Fatmawati

23 jam lalu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap penyelundupan 45 paket sabu di parkiran Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Polisi juga mengincar kurir di Bintaro Sektor 9 saat hendak transaksi, Tangerang Selatan, Kamis, 4 Juli 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Polisi Masih Telusuri Jaringan Narkoba yang Bawa 45 Bungkus Sabu ke RS Fatmawati

Polisi belum tangkap pelaku lain dalam kasus penyelundupan 45 bungkus narkoba jenis sabu di RS Fatmawati.


Temuan Polisi di Kampung Boncos Palmerah: Dari Sabu Hingga Tembok Rahasia

1 hari lalu

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos dan menangkap 42 orang yang positif mengonsumsi sabu, Rabu, 17 Juli 2024. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
Temuan Polisi di Kampung Boncos Palmerah: Dari Sabu Hingga Tembok Rahasia

Polres Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos, apa saja temuannya?


Deretan Aksi Penembakan Kucing Memicu Reaksi Publik

1 hari lalu

Pelaku penembak kucing di Semarang dihadirkan saat pers rilis di Mapolrestabes Semarang, Selasa. (ANTARA/I.C. Senjaya)
Deretan Aksi Penembakan Kucing Memicu Reaksi Publik

Aksi penembakan kucing di Krobokan, Semarang Barat, terjadi pada Senin, 15 Juli 2024


42 Orang di Kampung Boncos Palmerah Positif Narkoba

1 hari lalu

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos dan menangkap 42 orang yang positif mengonsumsi sabu, Rabu, 17 Juli 2024. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
42 Orang di Kampung Boncos Palmerah Positif Narkoba

Personel Polres Metro Jakarta Barat melakukan operasi penggerebekan di Kampung Boncos Palmerah. 42 orang positif narkoba.


Kuasa Hukum Ungkap Kondisi I Wayan Suparta Usai Disekap 3 Hari: Sangat Trauma

1 hari lalu

Perwakilan kuasa hukum I Wayan Suparta, Muhammad Yahya Ihyaroza, melaporkan dugaan tindak penyiksaan yang dilakukan oleh 10 anggota dari Polres Klungkung Bali ke Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Defara
Kuasa Hukum Ungkap Kondisi I Wayan Suparta Usai Disekap 3 Hari: Sangat Trauma

I Wayan Suparta sempat disekap selama 3 hari dan disiksa polisi hingga telinganya cacat permanen. Saat ini, dia disebut sangat trauma.


Polisi Gerebek Kampung Boncos, 42 Orang Positif Gunakan Narkoba

2 hari lalu

Sejumlah tersangka dan barang bukti ditampilkan saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan diancam dengan pidana kurungan maksimal 20 tahun penjara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Gerebek Kampung Boncos, 42 Orang Positif Gunakan Narkoba

Sebanyak 42 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba dalam penggerebekan Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.


Penggerebekan Kampung Boncos Berawal dari Informasi Suplai 2 Kg Sabu

2 hari lalu

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos dan menangkap 42 orang yang positif mengonsumsi sabu, Rabu, 17 Juli 2024. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
Penggerebekan Kampung Boncos Berawal dari Informasi Suplai 2 Kg Sabu

Dalam penggerebekan narkoba di Kampung Boncos, sebanyak 42 orang positif mengonsumsi sabu.