Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perjuangan Polisi dan KPPS Jalan Kaki 2 Hari 1 Malam Bawa Logistik Pemilu 2024 ke Daerah Terpencil di Sulteng

Reporter

image-gnews
Personel Polres Parimo, petugas KPPS, pengawas TPS dan empat petugas ketertiban TPS mendistribusikan logistik ke wilayah terpencil di Parigi Moutong, Ahad, 11 Februari 2024. Foto: ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng
Personel Polres Parimo, petugas KPPS, pengawas TPS dan empat petugas ketertiban TPS mendistribusikan logistik ke wilayah terpencil di Parigi Moutong, Ahad, 11 Februari 2024. Foto: ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPerjalanan lima personel Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dalam mengantar logistik Pemilu 2024 bak potongan lagu pembuka kartun Ninja Cilik Hattori yang populer di tahun 90-an ‘mendaki gunung, lewati lembah’. Para polisi ini harus berjalan kaki melewati jalan setapak dan menyusuri Sungai untuk mencapai dua TPS di daerah terpencil di Kecamatan Palasa selama dua hari satu malam.

"Menuju TPS 9 dan TPS 10 di Dusun Ansibong, Desa Pebounang, Kecamatan Palasa," kata Kepala Seksi Humas (Kasihumas) Polres Parigi Moutong Ajun Komisaris J. Turangan saat menceritakan tugas koleganya, Selasa, 14 Februari 2024.

Logistik pemilu mulai didistribusikan di dua TPS itu lebih awal, yakni pada Ahad, 11 Februari 2024, karena jarak tempuh yang cukup jauh dan hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki.

Dusun yang berada di puncak pegunungan tersebut merupakan dusun yang terpencil dan untuk menuju kedua lokasi TPS tersebut hanya melalui jalan setapak yang cukup ekstrem

Terlebih lagi, kata dia, cuaca yang tidak bersahabat dengan hujan yang mengguyur menambah kondisi jalan menjadi licin. "Wilayah dua TPS tersebut merupakan hutan adat Ansibong yang dihuni orang Pebounang yang merupakan komunitas suku Lauje," katanya.

Terdapat lima personel pengamanan TPS kategori sangat rawan di Pegunungan Ansibong, yaitu Inspektur Dua Noldi Sualang selaku Perwira pengendali, Ajun Inspektur Dua Gatot Riyanto dan Brigadir Kepala Moh Jusuf pengaman TPS 9, serta Brigadir Kepala Asep Saefuddin bersama Brigadir Kepala Abdul Harik sebagai pengamanan TPS 10.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain personel Polres Parimo, juga terdapat 14 orang petugas KPPS, dua pengawas TPS dan empat petugas ketertiban TPS yang ikut dalam perjalanan tersebut.

"Hari pertama perjalanan ditempuh dengan jalan kaki selama 12 jam dan hari kedua setelah bermalam, untuk menuju ke TPS ditempuh selama 14 jam berjalan kaki," ujarnya.

Upaya ini, klaim Turangan, bentuk komitmen Polres Parimo untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 agar berlangsung aman dan lancar, khususnya di wilayah Kabupaten Parimo apapun medan dan lokasi yang dituju.

Sementara itu, KPU Parigi Moutong mendistribusikan logistik pemilu ke setiap wilayah kecamatan, yang berlangsung selama empat hari pada 8 - 11 Februari 2024

Pilihan Editor: Mobil Berstiker Prabowo-Gibran Terparkir di Depan TPS Kalibata City

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Anwar Hafid Dinilai Layak Maju Bakal Calon Gubernur Sulawesi Tengah

4 jam lalu

Mantan Bupati Morowali, Anwar Hafid bakal maju di Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah di Pilkada 2024.
Anwar Hafid Dinilai Layak Maju Bakal Calon Gubernur Sulawesi Tengah

Anwar Hafid, bakal maju dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah di Pilkada 2024.


KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Pemilu 2024 Pasca Putusan MK Kamis Pekan Depan

5 jam lalu

Warga menggunakan hak pilihnya saat pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 15 Purus Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 13 Juli 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat melaksanakan PSU untuk calon anggota DPD RI di provinsi itu berdasarkan keputusan Mahkamah Konsititusi (MK) dengan jumlah DPT sebanyak 4.088.606 orang. ANTARA/Iggoy el Fitra
KPU Tetapkan Hasil Rekapitulasi Pemilu 2024 Pasca Putusan MK Kamis Pekan Depan

KPU telah menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di sejumlah daerah sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK).


Kronologi Perkelahian Maut 2 Pria di Jakarta Selatan, Berawal dari Cekcok Mulut

6 jam lalu

Ilustrasi perkelahian. Shutterstok
Kronologi Perkelahian Maut 2 Pria di Jakarta Selatan, Berawal dari Cekcok Mulut

Perkelahian yang dilakukan 2 pria berinisial I dan HR di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Juli 2024, berujung maut.


Segini Jumlah Caleg Terpilih yang Sudah Laporkan LHKPN ke KPK

13 jam lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Segini Jumlah Caleg Terpilih yang Sudah Laporkan LHKPN ke KPK

KPU menegaskan bahwa caleg terpilih hasil Pemilu 2024 yang belum menyerahkan LHKPN ke KPK terancam tidak dilantik.


Deretan Aksi Penembakan Kucing Memicu Reaksi Publik

1 hari lalu

Pelaku penembak kucing di Semarang dihadirkan saat pers rilis di Mapolrestabes Semarang, Selasa. (ANTARA/I.C. Senjaya)
Deretan Aksi Penembakan Kucing Memicu Reaksi Publik

Aksi penembakan kucing di Krobokan, Semarang Barat, terjadi pada Senin, 15 Juli 2024


Kuasa Hukum Ungkap Kondisi I Wayan Suparta Usai Disekap 3 Hari: Sangat Trauma

1 hari lalu

Perwakilan kuasa hukum I Wayan Suparta, Muhammad Yahya Ihyaroza, melaporkan dugaan tindak penyiksaan yang dilakukan oleh 10 anggota dari Polres Klungkung Bali ke Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Defara
Kuasa Hukum Ungkap Kondisi I Wayan Suparta Usai Disekap 3 Hari: Sangat Trauma

I Wayan Suparta sempat disekap selama 3 hari dan disiksa polisi hingga telinganya cacat permanen. Saat ini, dia disebut sangat trauma.


Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

2 hari lalu

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan pada 16 Juli 2024. Sumber: Reuters
Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan


6 Warga Asing Tewas di Thailand Diracun Sianida, Diduga Terkait Utang

2 hari lalu

Polisi berjalan di dalam hotel Grand Hyatt Erawan, yang diyakini sedikitnya 6 orang dilaporkan tewas, di Bangkok, Thailand, 16 Juli 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
6 Warga Asing Tewas di Thailand Diracun Sianida, Diduga Terkait Utang

Otopsi terhadap enam warga asing yang ditemukan tewas di sebuah hotel di Bangkok, Thailand telah menemukan jejak racun sianida.


Profil 4 Jenderal Polri yang Ikut Seleksi Calon Pimpinan KPK

2 hari lalu

Kolase foto dari Kiri ke kanan, Komjen Setyo Budiyanto, Komjen Panca Simanjuntak, Irjen Djoko Poerwanto, dan Irjen Didik Agung Widjanarko. FOTO/wikipediar.org/wikipedia.org/X/youtube
Profil 4 Jenderal Polri yang Ikut Seleksi Calon Pimpinan KPK

Empat jenderal polisi ikut seleksi calon pimpinan KPK, di antaranya Setyo Budiyanto dan Ridwan Zulkarnain


LPSK Masih Diskusi soal Keputusan Beri Perlindungan Keluarga Afif Maulana

2 hari lalu

Orangtua Afif Maulana, pelajar SMP yang tewas diduga dianiaya oknum polisi, menabur bunga di pusara anaknya di pemakaman umum (TPU) Tanah Sirah, Padang, Sumatera Barat, Rabu, 10 Juli 2024. Keluarga Afif Maulana bersama LBH Padang dan mahasiswa menggelar doa bersama dan tabur bunga bertepatan dengan 31 hari meninggalnya Afif Maulana dan keluarga berharap mendapatkan keadilan atas peristiwa itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
LPSK Masih Diskusi soal Keputusan Beri Perlindungan Keluarga Afif Maulana

LPSK belum mengabulkan permohonan perlindungan untuk keluarga Afif Maulana. Mereka masih diskusi.