Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Terbaru Sindir Speaker Masjid, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah

image-gnews
Momen Gus Miftah membagikan uang. Foto: Istimewa
Momen Gus Miftah membagikan uang. Foto: Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah kini tengah menjadi sorotan publik. Saat berdakwah di Bangsri, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu, dia mengkritisi soal larangan penggunaan pengeras suara atau speaker masjid untuk tadarus Alquran di bulan Ramadan. 

Dia membandingkan penggunaan pengeras suara di masjid itu dengan dangdutan yang disebutnya tidak dilarang bahkan sampai dengan dini hari. Potongan video ceramah yang diunggah warganet itu pun viral di sejumlah media sosial. 

Selain protes terkait larangan penggunaan speaker masjid yang diatur Kementerian Agama (Kemenag) melalui Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala, Gus Miftah juga tercatat beberapa kali melakukan kontroversi. Apa sajakah itu? 

Bagi-bagi Uang di Pamekasan

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Gus Miftah terlihat membagi-bagikan uang di sebuah gudang di daerah Pamekasan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Dia sendiri dikenal sebagai pendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. 

Dia pun menampik jika pembagian uang itu adalah salah satu bentuk kampanye. Dia menyatakan bahwa dirinya saat itu sedang diundang oleh seorang pengusaha tembakau, Haji Her. Menurut dia, Haji Her terbiasa bersedekah setiap hari bahkan membangun seribu rumah sederhana untuk masyarakat miskin. 

“Kebetulan saya dapat undangan bertepatan dengan jadwal bagi-bagi duit. Saya diminta ikut bagi duit, masa saya tolak, kan minimal saya dapat pahalanya, ikut bagi-bagi,” kata Gus Miftah. 

Sebut PKS Wahabi

Dalam ceramahnya di Lapangan Cipta Karya, Kalianda, Lampung Selatan, Jumat, 12 November 2023 lalu, Gus Miftah pernah mengatakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) identik dengan Wahabi. 

“Dakwah yang menyenangkan itu ada di ahlussunnah wal jama’ah, yang jamaahnya disebut Nahdlatul Ulama (NU). Sementara sebaliknya yang menakut-nakuti dan banyak memberi peringatan di Indonesia itu identik dengan Wahabi. Wahabi itu identik dengan PKS, makanya saya tidak yakin kalau orang NU bisa maju bersama PKS,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Lampung. 

Adapun menurut Syekh Idram dalam Buku “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi”, Wahabi merupakan suatu paham agama Islam yang diperkenalkan Muhammad bin Abdul Wahab bin Sulaiman at-Tamimi sebagai evolusi di tanah suci Arab Saudi. Wahabisme menginginkan kembalinya kehidupan persis seperti zaman Nabi Muhammad. 

Ceramah di Kelab Malam

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Video Gus Miftah berdakwah di lokasi dunia malam sempat viral di jagat maya. Dia dikenal sering mengisi pengajian dengan jamaah yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, politisi, artis, hingga pekerja seks komersial (PSK). Bahkan saat milad Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji yang keenam di Purwomartani, Kalasan, Sleman beberapa waktu lalu, ada rombongan dua bus dari lokalisasi Pasar Kembang Yogyakarta. 

Dia bercerita, ada jamaahnya yang seorang peminum minuman keras. Meskipun pemabuk, menurutnya, jamaahnya itu tetap setia ikut Gus Miftah hingga akhirnya perlahan sadar dan rajin salat. 

“Saya mengimami, setelah fatihah, bukannya bilang amin, tetapi malah hoiik (suara orang bersendawa akibat konsumsi minuman keras),” ucapnya. 

Orasi di Gereja

Gus Miftah diketahui datang memberikan Orasi Kebangsaan dalam peresmian renovasi Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung, Penjaringan, Jakarta Utara, pada 30 April 2021 lalu. Video orasinya yang tersebar di dunia maya pun membuatnya panen hujatan, hingga dicap kafir oleh sejumlah warganet. 

Dia membantah kehadirannya saat itu bersama Anies Baswedan yang masih berstatus sebagai Gubernur DKI Jakarta, bukan untuk beribadah. Dia menegaskan kedatangannya di sana semata untuk memenuhi undangan panitia dan memberikan orasi kebangsaan. 

“Saya hanya berpikir, orang seperti saya yang dikasih Allah untuk membimbing sekian ratus orang untuk bersyahadat menjadi mualaf, hanya karena video itu saya dikatakan kafir, luar biasa. Itu dakwah zaman sekarang. Kalau dakwah zaman dulu tugasnya mengislamkan orang kafir, dakwah hari ini mengkafir-kafirkan orang Islam,” ujar Gus Miftah. 

MELYNDA DWI PUSPITA 

Pilihan Editor: MAKI Ungkap Alasan Gugat Praperadilan atas Belum Ditahannya Firli Bahuri

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Presiden PKS Ajak Cak Imin Dukung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, Ungkit Dukungan Saat Cawapres

53 menit lalu

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat bertemu di DPP PKB, Senen, Jakarta Pusat, Kamis, 25 April 2024. Pertemuan petinggi PKB dan PKS dalam rank silahturahmi perubahan yang telah dijalin kedua partai dalam pemilu 2024. PKB, PKS dan Nasdem diketahui pernah berkoalisi untuk mengusung pasangan Anies-Imin di Pilpres 2024. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Presiden PKS Ajak Cak Imin Dukung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, Ungkit Dukungan Saat Cawapres

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengajak Cak Imin untuk mendukung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta 2024. Ungkit dukungan saat Cak Imin jadi cawapres.


Puji Kepemimpinan Cak Imin, Dasco Ajak PKB Dukung Pemerintahan Prabowo

2 jam lalu

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberi keterangan di kediaman Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan pada Rabu, 10 April 2024. Tempo/Yohanes Maharso
Puji Kepemimpinan Cak Imin, Dasco Ajak PKB Dukung Pemerintahan Prabowo

Di hadapan para kader PKB, Dasco memuji kepemimpinan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.


Tak Hadiri Harlah PKB, Prabowo Kirim Ucapan Lewat Video

2 jam lalu

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (ketiga kanan) bersama dengan Wakil Ketua Umum PKB bidang Ideologi dan Kaderisasi Hanif Dhakiri (ketiga kiri), Wakil Ketua Umum PKB bidang Kesra dan Perekonomian Ida Fauziyah (kedua kiri), Wakil Ketua Umum PKB Pemenangan Pemilu Jazilul Fawaiddan (kiri), Sekjen PKB M Hasanuddin Wahid (ketdua kanan) dan jajaran pengurus PKB dalam pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2024. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dengan mengangkat tema
Tak Hadiri Harlah PKB, Prabowo Kirim Ucapan Lewat Video

Prabowo tak bisa hadir langsung dalam perayaan harlah PKB ke-26.


Sikap PDIP setelah Gerindra Usung Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng

2 jam lalu

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi ANTARA/ I.C.Senjaya
Sikap PDIP setelah Gerindra Usung Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng

PDIP tidak ingin tergesa-gesa dalam mengusung bakal calon kepala daerah di Pilkada 2024.


CORE Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2024 Melambat jadi 5 Persen: Tak Banyak Berubah 10 Tahun Terakhir

4 jam lalu

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. TEMPO/Tony Hartawan
CORE Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2024 Melambat jadi 5 Persen: Tak Banyak Berubah 10 Tahun Terakhir

CORE memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 secara keseluruhan hanya 4,9 sampai 5 persen. Tak banyak berubah sepuluh tahun terakhir.


Terkini: Kata BPOM Dugaan Roti Aoka dan Okko Mengandung Pengawet Kosmetik, Beda Sikap Luhut dan Sri Mulyani soal Family Office

5 jam lalu

Ilustrasi adonan roti. Tabloidbintang
Terkini: Kata BPOM Dugaan Roti Aoka dan Okko Mengandung Pengawet Kosmetik, Beda Sikap Luhut dan Sri Mulyani soal Family Office

Heboh soal dugaan roti Aoka dan roti Okko menggunakan bahan pengawet kosmetik, zat sodium dehydroacetate, terus menjadi perbincangan publik.


Muhaimin Bandingkan Presiden Jokowi dan Soeharto

6 jam lalu

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-26 sekaligus pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Selasa, 23 Juli 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Muhaimin Bandingkan Presiden Jokowi dan Soeharto

Muhaimin menyebut Presiden Soeharto mengangkat anaknya, Tutut Soeharto, jadi menteri. Kini, anak Presiden Jokowi, Gibran, jadi wakil presiden terpilih


Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus 6 sampai 7 Persen untuk Keluar dari Middle Income Trap

7 jam lalu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Juni 2024. Rapat tersebut membahas  rencana kerja anggaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RAPBN tahun anggaran 2025. TEMPO/M Taufan Rengganis
Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus 6 sampai 7 Persen untuk Keluar dari Middle Income Trap

Menko Airlangga memaparkan pertumbuhan ekonomi Indonesia harus 6-7 persen jika ingin keluar dari kategori negara middle income trap. Pertumbuhan Ekonomi selama ini stagnak di kisaran 5 persen


Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

7 jam lalu

Bella Hadid tampil di Billboard Adidas/Foto: Instagram/The Debut Fashion
Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

Meskipun mendapat reaksi keras, Adidas tidak membatalkan keputusannya untuk mencoret Bella Hadid, berpotensi membahayakan sebagian pendapatannya


Burhanuddin Abdullah, Andi Arief, dan Orang Dekat Prabowo Jabat Komisaris di BUMN, Budi Arie: Politik Memang Seperti Itu

7 jam lalu

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief menyapa wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 15 Mei 2023. KPK memeriksa politisi Partai Demokrat itu sebagai saksi terkait kasus dugaan suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp200 miliar yang menjerat tersangka Bupati nonaktif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Burhanuddin Abdullah, Andi Arief, dan Orang Dekat Prabowo Jabat Komisaris di BUMN, Budi Arie: Politik Memang Seperti Itu

Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dan politkus Partai Demokrat Andi Arief ditunjuk menjadi Komisaris Utama dan Komisaris PT PLN (Persero).