Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Proses Diversi Kasus Bullying di Binus School Serpong Gagal, Keluarga Korban Pilih Dilanjutkan ke Proses Hukum

Reporter

image-gnews
Suasana di depan sekolah internasional Binus School Serpong pasca viralnya berita  perundungan di antara siswanya di Tangerang, Banten, Rabu, 21 Februari 2024. Pihak sekolah memastikan seluruh siswa yang terlibat kasus perundungan oleh geng pelajar Binus sudah dikeluarkan dari sekolah. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Suasana di depan sekolah internasional Binus School Serpong pasca viralnya berita perundungan di antara siswanya di Tangerang, Banten, Rabu, 21 Februari 2024. Pihak sekolah memastikan seluruh siswa yang terlibat kasus perundungan oleh geng pelajar Binus sudah dikeluarkan dari sekolah. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Keluarga anak korban kasus bullying geng pelajar SMA Binus School Serpong enggan berdamai. Mereka tetap akan melanjutkan kasus ini hingga proses persidangan. 

Untuk diketahui pada Senin 18 Maret 2024 kemarin proses diversi dalam kasus ini telah dilakukan. Namun dalam proses itu tidak terdapat kesepakatan atau titik temu dalam perdamaian. 

Ibu anak korban, W, mengaku dirinya enggan berdamai dalam kasus anak yang menimpa putranya. "Tidak ditemukan tanda tanda perdamaian, berkas lanjutkan ke kejaksaan aja," katanya saat dihubungi TEMPO, Selasa 19 Maret 2024. 

Menurur dia apa yang telah dilakukan delapan orang anak berkonflik hukum (ABH) dan empat orang tersangka ini tidaklah dibenarkan. Apalagi kejadian tersebut menimpa anak yang masih bersekolah. 

"Mereka sudah melakukan perbuatan pidana dan harus mempertanggung jawabkannya secara hukum. Biarlah hukum akan berproses untuk mendapatkan keadilan, jalur diversi bukan pilihan kami pilihan kami adalah proses hukum," tukasnya. 

Melihat hal ini Pendamping Hukum dari Mitra PPA Kota Tangerang Selatan Rizki Firdaus mengatakan proses hukum akan terus berjalan ke tahapan berikutnya dalam Sistem Peradilan Anak atau SPA. 

"Berkas akan segera dilimpahkan yaitu P21. Tahap 1 dan tahap 2 namun kalau mengacu pada waktu diversi itu kan bisa 30 hari kalender," ujarnya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, kata Rizki untuk delapan orang ABH memang tidak dilakukan penahanan. 

"Berikutnya kemungkinan ditahan atau engga yang perlu di garis bawahi kita harus bedakan ABH dengan status tersangka. Kalau ABH pasal 32 UU SPA ketika orangtua menjamin maka dia tidak wajib sifatnya ditahan, sekalipun ditahan waktunya 8 plus 7 hari," ujarnya. 

Meski demikian pihaknya mempertanyakan lebih jauh ihwal empat orang lainnya yang berstatus sebagai tersangka namun belum dilakukan penahanan. Dirinya akan terus berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan

"Kalau status tersangka ini yang lagi kita FU terus karena kan sudah dewasa. Dan unsur dalam Pasal pidana sudah masuk dalam kategori penahanan apalagi jika di junto ke soal pelecehan seksualnya," ujarnya.

Pilihan Editor: Kuasa Hukum Korban Perundungan Geng Tai Binus School Serpong Minta 4 Pelaku Segera Ditahan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


50 Tahun Berkarya di Dunia Hiburan, Didik Nini Thowok akan Gelar 4 Malam Pertunjukan di Akhir Tahun Ini

3 hari lalu

Maestro Tari Indonesia, Didik Nini Thowok hadir di Mata Najwa on Stage yang digelar di ISI Solo, Jawa Tengah, Rabu malam, 10 Juli 2024. Foto: Istimewa.
50 Tahun Berkarya di Dunia Hiburan, Didik Nini Thowok akan Gelar 4 Malam Pertunjukan di Akhir Tahun Ini

Didik Nini Thowok berencana menggelar serangkaian acara dalam rangka memperingati 50 tahun berkarya di dunia hiburan dan tari pada Desember 2024.


Seulgi Red Velvet Minta Maaf Usai Dituduh Bullying Gegara Tukar Sepatu dengan Manajer

4 hari lalu

Seulgi Red Velvet. Instagram.com/@hi_sseulgi
Seulgi Red Velvet Minta Maaf Usai Dituduh Bullying Gegara Tukar Sepatu dengan Manajer

Seulgi Red Velvet menjelaskan tentang pertukaran sepatu dengan manajer saat sampai di Taiwan


Kontribusi BINUS University Atasi Masalah Pengangguran Gen Z

7 hari lalu

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU. saat memberikan sambutan di Wisuda 69 pada 10 dan 11 Juli 2024
Kontribusi BINUS University Atasi Masalah Pengangguran Gen Z

Sebanyak 80,1 persen lulusan wisuda 69 BINUS langsung berkarier


30 Kampus Terbaik di Jakarta Versi EduRank 2024, Binus Urutan Pertama

13 hari lalu

Ilustrasi Kampus Bina Nusantara atau Binus. Dok. Binus University
30 Kampus Terbaik di Jakarta Versi EduRank 2024, Binus Urutan Pertama

Daftar kampus terbaik di Jakarta versi EduRank 2024. Binus berada di urutan teratas.


Peringkat BINUS University Naik Signifikan dalam THE Impact Rankings 2024

34 hari lalu

BINUS University
Peringkat BINUS University Naik Signifikan dalam THE Impact Rankings 2024

BINUS University kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan menembus peringkat 401-600 dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2024


10 Kampus Indonesia Terbaik di Dunia Versi QS WUR 2025, Ada Unpad hingga Binus

39 hari lalu

Ilustrasi Kampus Bina Nusantara atau Binus. Dok. Binus University
10 Kampus Indonesia Terbaik di Dunia Versi QS WUR 2025, Ada Unpad hingga Binus

Daftar kampus terbaik di Indonesia yang masuk QS WUR 2025.


Pelajar SD di Depok Jadi Korban Bullying, Dipukuli Bergantian

43 hari lalu

Ilustrasi kekerasan pada anak. Pexels/Luana
Pelajar SD di Depok Jadi Korban Bullying, Dipukuli Bergantian

Video bullying terhadap siswi SD di Depok tersebar di sejumlah kalangan. Pelaku memukuli korban bergantian.


Siswa BINUS SCHOOL Simprug Sudah Diterima di Universitas Ivy League Amerika!

45 hari lalu

Siswa BINUS SCHOOL Simprug Sudah Diterima di Universitas Ivy League Amerika!

Jaewon Choi turut memberikan pesan setelah menimba berbagai ilmu di BINUS SCHOOL Simprug,


Periksa 14 Saksi Kasus Bullying SMP di Bojonggede, Polisi Ungkap Fakta Baru

59 hari lalu

Ilustrasi bullying/risak di tempat kerja. Shutterstock.com
Periksa 14 Saksi Kasus Bullying SMP di Bojonggede, Polisi Ungkap Fakta Baru

Setelah polisi melakukan pendalaman akhirnya terungkap penyebab utama bullying terhadap siswi SMP Al-Basyariah Bojonggede itu.


Polres Metro Depok Tahan Dua Anak Pelaku Perundungan Siswi SMP di Bojonggede

17 Mei 2024

Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana dikonfirmasi terkait perundungan siswi SMP di Mapolres Metro Depok, Jumat, 17 Mei 2024. Foto: TEMPO/Ricky Juliansyah
Polres Metro Depok Tahan Dua Anak Pelaku Perundungan Siswi SMP di Bojonggede

Peristiwa bullying atau perundungan siswi SMP ini viral di media sosial.