Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Advisor PT Timah Diduga Terkait Kasus Timah Ilegal, Manajemen Perusahaan Bilang Begini

Reporter

image-gnews
Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menggeledah sejumlah tempat terkait kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk pada 2015-2022./Dok. Kejagung RI
Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menggeledah sejumlah tempat terkait kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk pada 2015-2022./Dok. Kejagung RI
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen PT Timah Tbk membantah memiliki hubungan dengan pengusaha Bangka Belitung Edi Kodri yang saat ini sedang diusut oleh pihak kepolisian karena diduga terkait kasus tambang timah ilegal.

Nama Edi Kodri alias Buyung yang disebut-sebut turut memegang jabatan Advisor Direktur Utama PT Timah itu mencuat setelah kepolisian menggeledah dan melakukan penyitaan pasir timah di kediamannya yang terletak di Jalan Mualim II Desa Air Merbau Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, Selasa Malam, 19 Maret 2024, sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Bidang Komunikasi PT Timah TBK Anggi Siahaan mengatakan manajemen perusahaan dengan tegas membantah telah memiliki keterikatan atau hubungan kerja dengan Edi Kodri.

"Perusahaan tidak pernah memiliki hubungan professional hiring atau hubungan kerja apapun dalam konteks fungsi advisor, konsultan, staff ahli atau penasihat dengan saudara Edi Kodri," ujar Anggi kepada Tempo, Jumat, 22 Maret 2024.

Terkait Edi Kodri yang mengaku dan disebut sebagai Advisor PT Timah, Anggi menuturkan bahwa perusahaan perlu meluruskan informasi yang saat ini telah berkembang ditengah masyarakat dan di kalangan industri timah.

"Informasi soal yang bersangkutan sebagai Advisor atau penasihat Direktur Utama PT Timah ini harus diluruskan karena masalah ini sudah berlarut-larut dan dikhawatirkan dapat menjadi informasi yang menimbulkan pemahaman kurang tepat dimata publik," ujar dia.

Menurut Anggi, perusahaan menyampaikan keprihatinan terkait peristiwa pengungkapan kasus tambang timah ilegal yang ditangani pihak kepolisian. Sebagai bagian dari elemen negara, kata dia, semua pihak harus tunduk terhadap konstitusi.

"Terkait penggeledahan yang dilakukan pihak Polres Belitung di kediaman Edi Kodri, Kami melihat ini sebagai dukungan terhadap perbaikan tata kelola pertimahan kedepan. Untuk itu kita mengapresiasi langkah-langkah yang dilaksanakan oleh kepolisian dan kita percaya bahwa dalam konteks konsekuensi, setiap tindakan dan akibatnya harus didasarkan atas hukum," ujar dia.

Penanganan kasus yang terjadi di kediaman Edi Kodri tersebut belakangan mendapat sorotan dari masyarakat setelah nama Edi Kodri tenggelam dan hanya satu orang yang dijadikan tersangka yakni Albet Arizona alias Aloi warga Jalan Sijuk Desa Air Seru Kecamatan Sijuk Belitung. Edi Kodri sendiri dikenal dekat dengan banyak petinggi aparat penegak hukum.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Jojo Sutarjo mengatakan kasus tersebut sementara ini baru satu orang tersangka yakni Albet Arizona alias Aloi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Tersangka sudah dilakukan penahanan dengan barang bukti yang diamankan pasir timah 319 kilogram, satu unit mobil Triton warna silver, timbangan hingga drum untuk penggorengan timah," ujar dia.

Jojo menuturkan dugaan pelanggaran kasus tersebut karena menampung dan mengolah hasil tambang timah yang dilakukan dari luar Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.

"Saat diamankan, tersangka (Diduga anak buah Edi Kodri) baru saja selesai melakukan penggorengan pasir timah dengan drum besi belah," ujar dia.

Edi Kodri saat ini belum dapat dilakukan konfirmasi terkait penggeledahan dan penyitaan pasir timah ilegal di kediamannya. Upaya konfirmasi di tiga nomor handphone miliknya tidak terhubung.

Namun informasi yang diterima Tempo dari sumber internal PT Timah, kasus yang melibatkan Edi Kodri dilaporkan oleh pihak perusahaan kelapa sawit PT Rebinmas Jaya yang menemukan adanya aktivitas penambangan timah di wilayah perusahaan yang dikerjakan oleh CV Elhana Mulia.

Perusahaan ini diketahui mitra kerja resmi PT Timah TBK karena telah memiliki izin dan Surat Perintah Kerja (SPK) nomor 032.UPB/TBK/SPK-3110/24-S2 dan harus bekerja di wilayah Kacang Butor Kecamatan Badau Kabupaten Belitung.

"CV Elhana merupakan mitra resmi. Namun mereka bekerja diluar wilayah IUP (Izin Usaha Pertambangan) PT Timah, atau di dalam kawasan PT Rebinmas Jaya. Yang ngatur Bang Buyung (Edi Kodri). Tambang ini yang melaporkan ke polisi Pak Santo dari PT Rebinmas Jaya," ujar sumber tersebut.

Pilihan Editor: Modus Korupsi Timah Ilegal Babel: Tutup Alat Berat dengan Pohon Sawit dan Pasang Ranjau Paku di Jalan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sidang Obstruction of Justice Kasus Timah, Ahli Pidana Penasihat Kapolri Tuding Jaksa Bertindak Arogan

15 jam lalu

Ahli hukum pidana yang juga penasehat Kapolri, Chairul Huda menyebut penyidik Kejagung bertindak arogan saat menjadi saksi dalam persidangan kasus perintangan penyidikan kasus timah di PN Pangkalpinang, Rabu, 24 Juli 2024. TEMPO/Servio Maranda
Sidang Obstruction of Justice Kasus Timah, Ahli Pidana Penasihat Kapolri Tuding Jaksa Bertindak Arogan

Ahli pidana sekaligus penasihat Kapolri itu mengklaim perusakan HP oleh Toni Tamsil bukan termasuk obstruction of justice perkara timah.


Eks Direktur Operasi PT Timah Alwin Albar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Rugikan Negara Rp 29,2 Miliar

17 jam lalu

Eks Direktur Operasi Produksi PT Timah Tbk Alwin Albar terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Washing Plant menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Rabu, 24 Juli 2024. Tempo/Servio Maranda
Eks Direktur Operasi PT Timah Alwin Albar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Rugikan Negara Rp 29,2 Miliar

Jaksa mengatakan perbuatan yang dilakukan eks Direktur Operasi Produksi PT Timah Alwin Albar membuat negara dirugikan sebesar Rp 29,2 miliar.


Kasus Korupsi Washing Plant, Pejabat PT Timah TBK Ichwan Azwardi Lubis Dituntut 13,6 Tahun Penjara

2 hari lalu

Pejabat PT Timah TBK yang menjadi terdakwa kasus korupsi proyek Washing Plant Tanjung Gunung Ichwan Azwardi Lubis (Kemeja Biru) Dituntut 13,6 tahun penjara oleh jaksa dalam sidang yang digelar di PN Pangkalpinang, Senin, 22 Juli 2024. TEMPO/servio maranda
Kasus Korupsi Washing Plant, Pejabat PT Timah TBK Ichwan Azwardi Lubis Dituntut 13,6 Tahun Penjara

Jaksa menilai eks Kepala Divisi Perencanaan dan Pengendalian Produksi PT Timah 2017-2019 itu terbukti bersalah dan merugikan negara Rp 29,2 miliar.


Kompolnas Awasi Kasus Pencabulan Anak Panti Asuhan oleh Polisi di Belitung

2 hari lalu

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Kompolnas Awasi Kasus Pencabulan Anak Panti Asuhan oleh Polisi di Belitung

Kompolnas minta klarifikasi kepada Polda Kepulauan Bangka Belitung.


Daftar Aset Harvey Moeis dan Helena Lim yang Jadi Barang Bukti Kasus Korupsi Timah

3 hari lalu

Petugas kejagung berada di dekat barang bukti berupa mobil  mewah saat pelimpahan tahap dua kasus dugaan korupsi Timah di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin, 22 Juli 2024. Kejaksaan Agung melakukan pelimpahan tahap II kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022, dengan tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim serta barang bukti sejumlah unit/bidang tanah dan bangunan, sejumlah mobil mewah, tas branded, perhiasan dan logam mulia, uang miliaran rupiah, jutaan dollar Singapura dan ratusan Dollar AS. TEMPO/M Taufan Rengganis
Daftar Aset Harvey Moeis dan Helena Lim yang Jadi Barang Bukti Kasus Korupsi Timah

Aset Harvey Moeis dan Helena Lim yang jadi barang bukti, dari Ferari, tas branded hingga logam mulia


Jenguk Pekerja Tambang Timah Ilegal yang Ditahan Polisi, Warga: Hasil Tambang untuk Bangun Masjid

3 hari lalu

Puluhan warga Romodong Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka mendatangi Mako Ditpolairud Polda Bangka Belitung buntut penangkapan 9 warga yang menambang timah untuk pembangunan masjid, Senin, 22 Juli 2024. (servio maranda)
Jenguk Pekerja Tambang Timah Ilegal yang Ditahan Polisi, Warga: Hasil Tambang untuk Bangun Masjid

Puluhan warga Kelurahan Romodong Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka menjenguk tetangga dan teman mereka yang ditahan karena menambang timah ilegal.


Sri Mulyani Sebut Simbara Tingkatkan PNBP Minerba, Tahun Lalu 18 Persen di Atas Target

3 hari lalu

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (tengah), Menteri ESDM Arifin Tasrif (kedua kanan), Menkeu Sri Mulyani (kedua kiri), Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (kanan) berfoto bersama usai peluncuran dan sosialisasi implementasi komoditas nikel dan timah melalui Sistem Informasi Mineral dan Batubara antara Kementerian dan Lembaga (Simbara) di Jakarta, Senin 22 Juli 2024. Pemerintah resmi meluncurkan implementasi nikel dan timah melalui Simbara untuk mendongkrak perekonomian nasional yang berasal dari melimpahnya cadangan dua komoditas tersebut. TEMPO/Tony Hartawan
Sri Mulyani Sebut Simbara Tingkatkan PNBP Minerba, Tahun Lalu 18 Persen di Atas Target

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan keberadaan Simbara meningkatkan penerimaan negara bukan pajak batu , tahun lalu mencapai 18 persen di atas target. Tahun ini Simbara diluncurkan untuk nikel dan timah


Barang Bukti Kasus Korupsi Timah Harvey Moeis dan Helena Lim, Tumpukan Uang hingga Mobil Mewah

3 hari lalu

Petugas Kejaksaan melihat barang bukti berupa uang Rupiah, Dollar Singapura dan tas branded saat pelimpahan tahap dua kasus dugaan korupsi Timah di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin, 22 Juli 2024. Kejaksaan Agung melakukan pelimpahan tahap II kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022, dengan tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim serta barang bukti sejumlah unit/bidang tanah dan bangunan, sejumlah mobil mewah, tas branded, perhiasan dan logam mulia, uang miliaran rupiah, jutaan dollar Singapura dan ratusan Dollar AS. TEMPO/M Taufan Rengganis
Barang Bukti Kasus Korupsi Timah Harvey Moeis dan Helena Lim, Tumpukan Uang hingga Mobil Mewah

Kejagung menunjukkan barang bukti kasus dugaan korupsi timah milik tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim.


Kasus Korupsi Timah Harvey Moeis dan Helena Lim Segera Disidangkan

3 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar (kedua kiri) bersama Kepala Kejari Jakarta Selatan Haryoko Ari Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers saat pelimpahan tahap dua kasus dugaan korupsi Timah di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin, 22 Juli 2024. Kejaksaan Agung melakukan pelimpahan tahap II kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022, dengan tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim serta barang bukti sejumlah unit/bidang tanah dan bangunan, sejumlah mobil mewah, tas branded, perhiasan dan logam mulia, uang miliaran rupiah, jutaan dollar Singapura dan ratusan Dollar AS. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kasus Korupsi Timah Harvey Moeis dan Helena Lim Segera Disidangkan

Hal ini ditandai dengan penyerahan tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim, beserta barang bukti oleh penyidik Jampidsus ke penuntut Kejari Jaksel.


Kejagung Limpahkan 2 Tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim di Kasus Korupsi Timah Hari Ini

3 hari lalu

Suami dari aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis (kiri) mengenakan rompi tahanan berwarna pink setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai 2022, di Gedung Kejagung, Rabu, 27 Maret 2024.  Humas Kejagung
Kejagung Limpahkan 2 Tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim di Kasus Korupsi Timah Hari Ini

Harvey Moeis dan Helena Lim turun dari kendaraan dan memasuki gedung Kejaksaan Negeri Selatan, pada Senin pagi.