Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Angka DBD di Tangerang Selatan Meroket pada 2024, 302 Kasus dalam 2 Bulan

image-gnews
Ilustrasi demam berdarah dengue atau DBD. Pexels/Tima Miroscheniko
Ilustrasi demam berdarah dengue atau DBD. Pexels/Tima Miroscheniko
Iklan

TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Dalam kurun dua bulan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mencatat 302 kasus demam berdarah dengue (DBD). Angka tersebut merupakan komulatif dari 1 Januari sampai 2 Maret 2024.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar menyebutkan angka tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Kata dia, pada 2023 dalam setahun hanyak terdapat 420 kasus. 

Menurut Allin, kenaikan signifikan terjadi pada Februari. Meski begitu, pada saat ini pihaknya mengklaim terjadi penurunan kasus hingga 50 persen. "Di Tangsel, pekan ini kita turun. Memang ada peningkatan pada Februari itu pekan ke-8. Tapi sekarang sudah turun lagi 50 persen. Februari itu per minggunya 43, satu minggu tuh. Kemarin kalau kita lihat dalam periode yang sama memang naik dari tahun lalu," ujarnya, Senin 25 Maret 2024. 

Kata Allin, Kota Tangsel merupakan daerah endemis sehingga, tidak bisa terlepas dari penyakit-penyakit diakibatkan oleh lingkungan seperti DBD ataupun chikungunya. Apalagi, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor masifnya penetasan telur nyamuk. 

"Sebetulnya kalau kita bilang si nyamuk ini kan dia menetas saat musim hujan. Itulah makanya kita mesti ngebersihin tiap minggu. Apalagi sekarang menuju ke musim hujan dari musim panas. Nah ini yang harus terus kita lakukan di masa menetasnya," katanya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Allin memprediksi, jika menyesuaikan dengan kondisi cuaca, bisa diperkirakan puncaknya hingga April. Namun, setelah ada penurunan nanti akan kembali naik pada Desember. "Ya mungkin sampai April. Nanti biasanya naik lagi di Desember dah mulai," katanya. 

Allin menegaskan, dalam memerangi DBD ini perlu adanya kesadaran bersama. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar dapat melakukan pencegahan dimulai dari rumah masing-masing. 

"Pesan kepada masyarakat pokoknya kita harus terus melaksanakan gerakan 3M plus. Kemudian juga yang paling penting adalah bagaimana setiap orang bisa menjadi juru pemantau jentik di rumah masing-masing. Jadi dilakukan ngebersihin tempat tempat penampungan air yang menjadi tempat bertelur nyamuk itu satu minggu sekali," ujarnya.

Pilihan Editor: Viral Kasus Perusakan Toko Laundry di Grogol Petamburan, Polisi Tangkap 1 Tersangka di Jambi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disebut Jadi Penyebab Terhambatnya Pembangunan IKN, Apa itu Madden-Julian Oscillation (MJO)?

1 hari lalu

Potret pembangunan infrastruktur inti di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin, 6 Mei 2024. TEMPO/Riri Rahayu
Disebut Jadi Penyebab Terhambatnya Pembangunan IKN, Apa itu Madden-Julian Oscillation (MJO)?

Cuaca hujan akibat Madden-Julian Oscillation (MJO) akhir-akhir ini disebut menjadi kendala terbesar pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN).


Viral Ojol Dipukuli Pengemudi Mobil Derek di Bintaro, Ini Kata Warga Sekitar

2 hari lalu

Ilustrasi Pemukulan. shutterstock.com
Viral Ojol Dipukuli Pengemudi Mobil Derek di Bintaro, Ini Kata Warga Sekitar

Dari keterangan pengendara ojol itu, pengemudi mobil towing itu sebelumnya berkendara secara ugal ugalan.


Tim Penyelamat Temukan 11 Jenazah Korban Tanah Longsor di Nepal

3 hari lalu

Anggota tim penyelamat mencari bus penumpang yang jatuh ke Sungai Trishuli setelah tanah longsor di daerah Simaltal di distrik Chitwan, Nepal 12 Juli 2024. REUTERS
Tim Penyelamat Temukan 11 Jenazah Korban Tanah Longsor di Nepal

Temuan 11 mayat itu berasal dari dua bus yang hanyut akibat tanah longsor pada Jumat pekan lalu.


3 Fase DBD yang Perlu Dipahami untuk Selamatkan Nyawa

3 hari lalu

Ilustrasi demam berdarah dengue atau DBD. Pexels/Pavel Danilyuk
3 Fase DBD yang Perlu Dipahami untuk Selamatkan Nyawa

Memahami tiga fase klinis DBD penting agar orang tua tidak terlambat membawa anak ke rumah sakit dan menurunkan angka kematian.


Pakai Motor Pinjaman, Ojol di Tangsel Jadi Sasaran Debt Collector

5 hari lalu

Ilustrasi debt collector. Dok.TEMPO /Aditya Herlambang Putra
Pakai Motor Pinjaman, Ojol di Tangsel Jadi Sasaran Debt Collector

Motor pinjaman yang dipakai ojol di Tangsel dirampas kawanan debt collector.


Prakiraan Cuaca BMKG: Bibit Siklon 99W dan 90W Picu Gelombang Tinggi dan Hujan Sedang hingga Lebat di Beberapa Wilayah

5 hari lalu

Bibit Siklon Tropis 99W dan 90W (BMKG)
Prakiraan Cuaca BMKG: Bibit Siklon 99W dan 90W Picu Gelombang Tinggi dan Hujan Sedang hingga Lebat di Beberapa Wilayah

Bibit siklon tropis 99W terpantau di Laut Cina Selatan dan bibit siklon tropis 90W terpantau di Laut Filipina.


Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

6 hari lalu

Foto aerial rumah yang terendam banjir di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

Hujan yang turun di Kota dan Kabupaten Gorontalo, serta Kabupaten Bone Bolango ibarat tak pernah jeda sepanjang awal Juli ini.


Prediksi Dasarian Kedua Juli, BMKG: Hujan di Seluruh Jawa Barat Tergolong Rendah

7 hari lalu

Ilustrasi hujan. Pexels/Bibhukalyan
Prediksi Dasarian Kedua Juli, BMKG: Hujan di Seluruh Jawa Barat Tergolong Rendah

Pada 11-20 Juli 2024, curah hujan di seluruh wilayah Jawa Barat diprakirakan hanya 0-50 milimeter.


Musim Hujan di Indonesia Tidak Lagi Bulan Berakhiran 'Ber-Ber', Ini Penjelasan BMKG

8 hari lalu

Ilustrasi hujan. Physicsworld.com
Musim Hujan di Indonesia Tidak Lagi Bulan Berakhiran 'Ber-Ber', Ini Penjelasan BMKG

Akibat perubahan cuaca ekstrem, musim hujan di Indonesia tidak lagi jatuh pada bulan berakhiran "ber-ber". BMKG tanggapi pergeseran cuaca ini.


ITB Bicara Skandal Guru Besar dan Tren Foto Lawas Jadi Video di Top 3 Tekno

8 hari lalu

Institut Teknologi Bandung. Istimewa
ITB Bicara Skandal Guru Besar dan Tren Foto Lawas Jadi Video di Top 3 Tekno

Forum Guru Besar di ITB blak blakan menyebut kalau beberapa tahun terakhir segala cara telah digunakan untuk mendapatkan jabatan profesor.