Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kasus BBM Campur Air di SPBU Bekasi, Ini Kronologi dan Motif Sopir Truk Tangki

image-gnews
Pelanggan SPBU di Bekasi menunjukkan BBM Pertalite bercampur air, Senin, 25 Maret 2024. Tempo/Adi Warsono
Pelanggan SPBU di Bekasi menunjukkan BBM Pertalite bercampur air, Senin, 25 Maret 2024. Tempo/Adi Warsono
Iklan

TEMPO.CO, Bekasi - Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bahan bakar minyak atau BBM campur air di SPBU 34.17106, Jalan Insinyur H. Juanda, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Akibat BBM jenis Pertalite dicampur air itu, banyak mobil dan motor mogok usai isi bahan bakar di SPBU itu.  

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, kasus BBM campur air ini bermula saat awak mobil tangki membawa BBM jenis Pertalite kapasitas 32 KL dengan menggunakan mobil tangki D 9538 YB dari Depot Pool Terminal Cikampek. Sebanyak 8 kiloliter kemudian didistribusikan ke SPBU 34.41341 Klari, Kabupaten Karawang. 

Setelah melakukan pengisian, kedua pelaku menawari sekuriti SPBU 34.41341 Karawang BBM jenis Pertalite sebanyak 1.800 liter dengan harga Rp7.500 per liter. Penawaran tersebut pun langsung diterima oleh petugas security itu.

“Pelaku kemudian menerima uang sebanyak Rp14 juta,” kata Firdaus kepada wartawan, Rabu, 27 Maret 2024.

Sebanyak 1.800 liter Pertalite itu kemudian dipindahkan pelaku dari mobil tangki ke ruang penyimpanan sementara di SPBU tersebut menggunakan selang lisong. Pelaku kemudian mengganti BBM yang dijualnya itu dengan air.

“Kedua pelaku mengisi air ke dalam kompartemen 4 yang nanti nya akan diturunkan di SPBU 3417107 (Kota Bekasi),” kata Firdaus.

Seorang teknisi menumpahkan isi tangki bensin motor yang mogok ke dalam ember usai mengisi di salah satu pom bensin di Jalan Ir Juanda, Bekasi, Jawa Barat, Selasa 26 Maret 2024. Menurut keterangan konsumen yang terdampak sebanyak puluhan kendaraan bermotor mogok usai isi bensin dan pihak dari pom bensin mengganti 100 persen biaya kerusakan kendaraan yang rusak. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

Beres melakukan transaksi ilegal itu, kedua pelaku kemudian mengirim sisa Pertalite itu ke SPBU 34-17107, Kota Bekasi. Di TKP, kedua pelaku kemudian menurunkan Pertalite yang telah tercampur air.

Setelah dilakukan pengisian BBM jenis Pertalite oleh kedua pelaku, SPBU 34-17107 Kota Bekasi tiba-tiba digeruduk oleh sejumlah pengendara motor dan mobil. Mereka mengeluhkan kendaraannya mogok mendadak setelah isi Pertalite di SPBU itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mendapati laporan kasus tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk pengungkapan kasus mogok mendadak itu. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan 4 dispenser BBM jenis Pertalite yang bercampur air di SPBU 34.17106. 

Dari hasil pemeriksaan di TKP, polisi tidak menemukan kebocoran pada tangki BBM di SPBU tersebut.

Dari sejumlah bukti yang ditemukan, polisi kemudian membawa 5 orang yang diduga terlibat insiden itu. Tiga di antaranya kini ditetapkan sebagai tersangka, yakni sopir truk tangki Nana Nasrudin, 31 tahun, kernet truk tangki Muhamad Apip, 26 tahun, dan security SPBU 34.41341 Karawang Engkos Kosasih, 52 tahun. Dua pegawai SPBU di Karawang masih berstatus sebagai saksi.

Kepada polisi, tersangka mengaku nekat mencampurkan BBM jenis Pertalite dengan air karena terlilit utang. “Motif mereka untuk bayar utang,” kata Firdaus.

Uang hasil penjualan itu untuk digunakan tersangka untuk melunasi utang rumah sakit Rp 6,5 juta setelah istrinya meninggal beberapa waktu yang lalu.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka kasus BBM campur air di SPBU Bekasi itu dijerat Pasal 40 angka 9 UU Nomor 6 tahun 2023 tentang peraturan pemerintah pengganti UU No2 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi UU perubahan atas Pasal 55 UU Nomor 2 tahun 2021 tentang migas dengan pidana 6 tahun penjara dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

ADI WARSONO 

Pilihan Editor: Top 3 Hukum: Daftar 41 Perguruan Tinggi yang Diduga Terlibat TPPO Lewat Ferienjob di Jerman, Profil Harvey Moeis

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Keluarga Ragu Pembunuhan Berencana di Bekasi Bermotif Ekonomi dan Restu Nikah

5 jam lalu

Ibu, anak, dan pacar anak yang menjadi tersangka pembunuh Asep Saepudin di Bekasi. Dokumen. Humas Polres Metro Bekasi
Keluarga Ragu Pembunuhan Berencana di Bekasi Bermotif Ekonomi dan Restu Nikah

Pembunuhan Asep Saepudin, 43 tahun, terungkap berdasarkan kecurigaan keluarga.


Motif dan Dalang Pembunuhan Berencana di Bekasi: Ekonomi hingga Sakit Hati karena Cinta Tak Direstui

12 jam lalu

Ilustrasi penganiayaan
Motif dan Dalang Pembunuhan Berencana di Bekasi: Ekonomi hingga Sakit Hati karena Cinta Tak Direstui

Polres Metro Bekasi membeberkan ada sejumlah motif yang melatarbelakangi pembunuhan terhadap Asep Saepudin Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.


Mulyanto Beri Syarat Dukung Peluncuran BBM Jenis Baru

12 jam lalu

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto. Foto : Dok/Andri
Mulyanto Beri Syarat Dukung Peluncuran BBM Jenis Baru

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyambut baik rencana Pemerintah yang akan meluncurkan BBM jenis baru yang rendah sulfur pada bulan Agustus 2024 mendatang.


Top 3 Hukum: Tabrakan Kereta dan Toyota Rush di Deli Serdang, Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang Dimakan Biawak

20 jam lalu

Personel polisi bersama masyarakat melakukan evakuasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Minggu 21 Juli 2024. ANTARA/HO-Polsek Lubuk Pakam
Top 3 Hukum: Tabrakan Kereta dan Toyota Rush di Deli Serdang, Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang Dimakan Biawak

Dalam kecelakaan tabrakan kereta dan Toyota Rush di Deli Serdang itu, enam orang tewas dan satu kritis serta mobil rusak parah.


Pria di Bekasi Tewas Ditangan Istri, Anak, dan Pacar Anaknya, Sudah 3 kali Dicoba Dibunuh

1 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Pria di Bekasi Tewas Ditangan Istri, Anak, dan Pacar Anaknya, Sudah 3 kali Dicoba Dibunuh

Seorang pria Bekasi dibunuh oleh istri, anak dan pacar anaknya. Tiga kali melakukan percobaan pembunuhan.


Pertamina Sedang Siapkan BBM Rendah Sulfur

1 hari lalu

Petugas melayani konsumen yang mengisi bahan bakar pada SPBU di Jakarta, Senin, 2 Oktober 2023. PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi pada 1 Oktober 2023 untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Green 95. Tempo/Tony Hartawan
Pertamina Sedang Siapkan BBM Rendah Sulfur

Pertamina tengah menyiapkan wacana emerintah soal bahan bakar minyak atau BBM rendah sulfur guna menekan polusi dikota-kota besar Indonesia, khususnya Jakarta.


Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

1 hari lalu

Ilustrasi seorang penjudi di tempat sabung ayam di Haiti. AP/Ricardo Arduengo
Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

Praktik judi sabung ayam ini dilakukan di tempat yang tersembunyi dan juga tertutup di Jatimekar, Bekasi.


Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang Dimakan Biawak, Ini Kata Tetangga

1 hari lalu

Lokasi ditemukannya Waryanto, pegawai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, yang ditemukan tewas dengan tangan terikat dan ditemukan di kolam. TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang Dimakan Biawak, Ini Kata Tetangga

Rumah kontrakan petugas TPST Bantargebang masih tersegel garis police line dan ada baju kerja yang masih dijemur.


Tulus hingga Dewa 19 Siap Guncang Bekasi di Soundsfest 2024, Catat Tanggalnya

3 hari lalu

Konferensi pers Soundsfest 2024. Dok. Soundsfest
Tulus hingga Dewa 19 Siap Guncang Bekasi di Soundsfest 2024, Catat Tanggalnya

Soundsfest 2024 akan dimeriahkan lebih dari 22 musisi ternama, termasuk Tulus, Raisa, Isyana Sarasvati, Maliq and D'Essential, hingga Dewa 19.


Daftar Kuliner Khas Bekasi, mulai Gabus Pucung sampai Kue Procot

3 hari lalu

Ilustrasi sayur Gabus Pucung. Dok.TEMPO/ Arif Fadillah
Daftar Kuliner Khas Bekasi, mulai Gabus Pucung sampai Kue Procot

Jika berkunjung ke Bekasi, sayang untuk melewatkan beragam kuliner yang nikmat, mulai gabus pucung, bandeng rorod, kue dongkal, sampai kue procot.