Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ribuan Mahasiswa jadi Korban TPPO Berkedok Magang Ferienjob Jerman, Pakar: Kampus Tak Hati-Hati

image-gnews
Mahasiswa Universitas Halu Uleo foto bersama di Bandara Soekarno-Harta saat akan berangkat ferienjob ke Jerman. Istimewa
Mahasiswa Universitas Halu Uleo foto bersama di Bandara Soekarno-Harta saat akan berangkat ferienjob ke Jerman. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -  Pakar pendidikan, Bukik Setiawan, menilai dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok program magang ferienjob di Jerman terjadi karena kampus-kampus di Indonesia tidak berhati-hati. Hal ini membuat ribuan peserta magang diduga menjadi korban

Menurut Ketua Yayasan Guru Belajar ini, ferienjob merupakan kasus yang memprihatinkan. "Kampus sebagai lembaga tidak hati-hati melakukan kerja sama sehingga membuat mahasiswanya menjadi korban," kata Bukik kepada Tempo, melalui aplikasi perpesanan, Selasa, 26 Maret 2024.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap setidaknya ada 33 kampus yang terseret dugaan perdagangan orang. Sementara mahasiswa yang berangkat ke Jerman untuk mengikut program ini mencapai 1.047 orang.

Tempo mewawancarai beberapa mahasiswa yang menjadi korban. Pengakuan mereka hampir seragam, pekerjaan tak sesuai jurusan di kampus, pemutusan kerja sepihak, dan pemotongan gaji.

Ferienjob merupakan kerja paruh waktu selama tiga bulan yang biasa diikuti mahasiswa di Jerman saat musim libur. Jenis pekerjaan yang dilakukan umumnya yang mengandalkan tenaga fisik atau kerja kasar yang tidak linier dengan program studi mahasiswa pesertanya.

Polisi telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini, yaitu Sihol Situngkir, guru besar Universitas Jambi; AJ (52 tahun) dan MZ (60 tahun)—keduanya dosen Universitas Negeri Jakarta; dan dua WNI yang berada di Jerman, yaitu Direktur PT SHB, Enik Waldkonig (39 tahun); serta pemilik PT CVGEN, A alias AE (37 tahun).

Kisruh program magang ini berawal saat puluhan kampus menjalin kerja sama dengan perusahaan agensi, PT SHB dan PT CVGEN. Dalam sosialisasi ke sejumlah kampus dua perusahaan ini menggandeng Sihol untuk bicara soal program magang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kampus yang mengirim mahasiswanya ke Jerman, misalnya UNJ, tertarik dengan program ini karena disebut masuk dalam bagian MBKM dan bisa dikonversi menjadi 21 SKS. Pihak UNJ diduga percaya karena disampaikan oleh Sihol.

Kepada Tempo, Sihol mengatakan kedatangannya ke kampus-kampus hanya sebagai narasumber untuk menjelaskan program MBKM yang sejalan dengan kebijakan pemerintah.

Ia membantah jika selama sosialisasi mengenai program magang ferienjob pernah mengatakan bisa dikonversikan menjadi 21 SKS. Ia mengklaim putusan itu hanya dilakukan oleh pihak dari Universitas itu sendiri. “Saya tidak punya hak memberikan jaminan, saya tidak mencampuri seperti apa bobot SKS yang mereka buat,” jelas dosen Universitas Jambi itu. 

Menurut Bukik, kasus Ferienjob menunjukkan banyak kampus memiliki kelemahan dalam proses pengambilan keputusan. Pertama, halo effect, kecenderungan mengambil keputusan berdasarkan pesona seorang tokoh yang sebenarnya tidak menguasai urusan yang diputuskan.

Kedua, overconfidence bias, kecenderungan memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri yang terlalu berlebihan, sehingga mengurangi upaya melakukan verifikasi. Ketiga, groupthink, kecenderungan berpikir seragam dalam mengambil keputusan. "Bila keputusan sudah diputuskan oleh seseorang terutama pemimpin pasti akan diikuti oleh anggota lain," ucap Bukik.

Pilihan Editor: Ferienjob Program Resmi di Jerman, Bareskrim Ungkap Kejanggalannya Saat Ditawarkan ke Universitas di Indonesia

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

10 jam lalu

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan pada 16 Juli 2024. Sumber: Reuters
Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan


33 Kampus dengan Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia Versi SIR 2024

11 jam lalu

Fakultas Teknik UI. Istimewa
33 Kampus dengan Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia Versi SIR 2024

Daftar kampus jurusan teknik terbaik di PTN dan PTS Indonesia versi SIR 2024.


823 Warga Indonesia jadi Korban Online Scam Jaringan Dubai

17 jam lalu

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji memberikan keterangan saat konferensi pers kasus manipulasi data email, Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2024. Dalam kasus tersebut polisi menangkap 5 tersangka 2 diantaranya warga Nigeria yang terlibat membuat email dan rekening palsu sejumlah perusahaan ternama dengan mengganti posisi huruf alfabet sehingga menyerupai aslinya dan merugikan korban sebesar 32 miliar. TEMPO/ Febri Angga Palguna
823 Warga Indonesia jadi Korban Online Scam Jaringan Dubai

Dalam periode 2022-2024, jaringan online scam internasional yang berpusat di Dubai telah menipu 823 WNI dengan modus tawaran pekerjaan paruh waktu.


USAID dan USINDO Menyelenggarakan Pameran Pendidikan untuk Pascasarjana di Amerika Serikat

1 hari lalu

Universitas New York, Amerika Serikat. Sumber: Instagram/asiaone.com/nyuniversity
USAID dan USINDO Menyelenggarakan Pameran Pendidikan untuk Pascasarjana di Amerika Serikat

Pameran pendidikan ini bertujuan menginformasikan pada calon mahasiswa S2 cara untuk menembus universitas-universitas terkemuka dunia di AS.


Polisi Tangkap 3 Tersangka Jaringan Internasional Online Scam di Dubai

1 hari lalu

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji memberikan keterangan saat konferensi pers kasus manipulasi data email, Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2024. Dalam kasus tersebut polisi menangkap 5 tersangka 2 diantaranya warga Nigeria yang terlibat membuat email dan rekening palsu sejumlah perusahaan ternama dengan mengganti posisi huruf alfabet sehingga menyerupai aslinya dan merugikan korban sebesar 32 miliar. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Polisi Tangkap 3 Tersangka Jaringan Internasional Online Scam di Dubai

Jaringan ini merekrut orang Indonesia untuk bekerja di Dubai dengan janji sebagai operator komputer. Ternyata dipekerjakan sebagai online scam.


Riset AI di Dunia Pendidikan, Mayoritas Jawaban ChatGPT Tak Terdeteksi oleh Penguji

1 hari lalu

Ilustrasi kecerdasan buatan atau AI. Dok. Shutterstock
Riset AI di Dunia Pendidikan, Mayoritas Jawaban ChatGPT Tak Terdeteksi oleh Penguji

Riset University of Reading, Inggris, menunjukkan mayoritas ujian yang dikerjakan AI tak terdeteksi penguji. Nilai jawaban ChatGPT lebih tinggi.


1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

2 hari lalu

Ilustrasi kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). FOTO/ISTIMEWA
1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

Proses verifikasi mahasiswa angkatan 2024 yang mengajukan KIP Kuliah akan tertunda penyelesaiannya secara keseluruhan.


Terbit Rencana Perangin Angin Bebas, Hak Korban TPPO Terabaikan

3 hari lalu

Majelis hakim PN Stabat yang diketuai Andriansyah menjatuhkan vonis bebas kepada bekas Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin karena tidak terbukti melakukan TPPO. Foto: Istimewa
Terbit Rencana Perangin Angin Bebas, Hak Korban TPPO Terabaikan

Ketua PBHI, Julius Ibrani mengatakan, dengan diputusnya bebas Terbit Rencana Perangin Angin. Hal itu menunjukkan sistem peradilan di Indonesia hanya berfokus pada eksekutor dan abai dengan otak pelaku, khussnya bagi mereka yang memiliki kuasa. Sebab empat orang lainnya divonis bersalah.


Bamsoet Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Jurnal Ilmiah Dalam Negeri

5 hari lalu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima cendaramata Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI), di Jakarta, Kamis 11 Juli 2024.
Bamsoet Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Jurnal Ilmiah Dalam Negeri

Bamsoet menerima aspirasi Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) agar pemerintah dan parlemen mengembangkan jurnal yang diterbitkan oleh berbagai kampus ataupun berbagai organisasi di Indonesia


Suami Jadi Korban Perbudakan di Myanmar, 4 Ibu Laporkan Lembaga Pelatihan di Sukabumi ke Polda Jabar

5 hari lalu

Seorang personel militer berjaga, ketika 200 personel militer Myanmar mundur ke jembatan ke Thailand pada hari Kamis setelah serangan selama berhari-hari oleh perlawanan anti-junta, yang menyatakan mereka telah memenangkan kendali atas kota perbatasan Myawaddy yang penting, yang terbaru dalam sebuah serangkaian kemenangan pemberontak, dekat perbatasan Thailand-Myanmar di Mae Sot, provinsi Tak, Thailand, 11 April 2024. REUTERS/Soe Zeya Tun
Suami Jadi Korban Perbudakan di Myanmar, 4 Ibu Laporkan Lembaga Pelatihan di Sukabumi ke Polda Jabar

Empat ibu melaporkan lemaba pelatihan di Sukabumi yang merekrut suami dan kerabat mereka kerja di Myanmar. Jadi budak untuk melakukan penipuan.