Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Korban TPPO Ferienjob UNJ: Mahasiswa Dilarang Beli Tiket Sendiri

image-gnews
Kampus UNJ.  Foto : UNJ
Kampus UNJ. Foto : UNJ
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Achmad Muchlis tetap bertahan walau beban kerja yang dia rasakan cukup berat ketika mengikuti program ferienjob ke Jerman. Alasan ia bertahan karena membutuhkan duit untuk menggantikan uang orang tuanya.

Muchlis mengaku menghabiskan puluhan juta rupiah untuk pendaftaran, mengurus dokumen, biaya makan, dan transportasi. "Aku itu pakai uang pribadi. Dengan pinjam duit orang tua. Mau enggak mau aku harus mendapatkan kerja ini, dapat uang, dan ganti duit orang tua," kata Muchlis kepada Tempo melalui sambungan telepon, Kamis malam, 28 Maret 2024.

Muchlis—bukan nama sebenarnya—mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang mengikuti program ferienjob sejak Oktober-Desember 2023. Salah satu langkah yang diambil anak sulung dari tiga bersaudara untuk menghemat biaya, adalah menolak memakai dana talangan. Duit ini akan dipakai membeli tiket pergi-pulang Jakarta-Jerman.

Sehingga diam-diam dia membeli tiket di luar. Ia tidak mengikuti perintah kampus, yang mengarahkan mahasiswa ferienjob UNJ meminjam duit untuk pembelian tiket pesawat melalui sebuah travel yang ditentukan dosen UNJ. "Aku beli tiket sendiri Rp 12 juta. Itu pergi-pulang," tutur dia.

Muchlis bercerita mahasiswa yang membeli tiket melalui "pesanan UNJ"—ditagihkan biaya di atas Rp 20 juta. Padahal, kata dia, setelah ditelusuri biaya tiket Jakarta-Jerman cuma sekitar Rp 16-18 juta. "Ini menjadi salah satu keresahan saya waktu mau ikut ferienjob," tutur Muchlis.

Muchlis menjelaskan, AJ—kini tersangka dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ferienjob, salah satu yang memotori jalannya program perdagangan manusia ini. Termasuk menyusun program ini. "Dia yang kontak dengan agen travel untuk menyediakan tiket dengan harga sekian. Dengan menggunakan pembayaran pinjaman koperasi UNJ," kata dia.

Menurut Muchlis, travel yang berhubungan langsung dengan AJ, itu menyediakan tiket dengan harga lebih tinggi dari penjualan pada umumnya. "Seperti yang aku temuin lewat Tiket.com, Traveloka, Tokopedia, selisih harganya Rp 6 juta lebih mahal," ucapnya. Menurut dia, beberapa kali berkontak dengan AJ. "Aku curiga ada kerja sama (AJ) dengan travel Purnama."

Dalam percakapannya dengan AJ, Muchlis menanyakan selisih harga tiket di Purnama. Menurut dia, mahasiswa UNJ dilarang membeli tiket sendiri. Ketika percakapan soal tiket muncul, AJ merespons. "Mahasiswa UNJ dilarang beli tiket sendiri," kata Muchlis, menirukan ucapan AJ, pengajar Fakultas Teknik UNJ.

Syahdan, Muchlis memutuskan membeli tiket secara diam-diam. Belakangan dia ketahui teman lainnya, sekitar 10 mahasiswa melakukan hal serupa. Dia menjelaskan bahkan pernah menemui AJ maupun berkomunikasi melalui WhatsApp. "Apakah tidak ada opsi lain kami ikut ferienjob, tapi tak perlu bayar tiket pesawat semahal ini," kata dia kepada AJ.

Dia juga meminta pendapat AJ untuk memberikan alternatif pembelian tiket sendiri. Karena kata dia kepada AJ, harga yang dipatok terlalu tinggi. "Dia bilang enggak bisa. Ditakutkan ada masalah di Jerman dan di-reschudle tiket," tutur AJ, seperti ditirukan Muchlis. Padahal reschudle tiket itu bisa dilakukan sendiri oleh penumpang. "Saya sendiri pernah reschudle tiket. Jadi, alasan dia sampaikan beli dari travel Purnama ini bisa reschudle, itu sangat tidak masuk akal."

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dia menjelaskan, ada selisih harga tiket di Purnama dengan durasi satu jam. Dia bercerita, temannya membeli tiket dengan harga berbeda dari teman lain, yang baru dibeli satu jam berikutnya. Teman saya pesan tiket sebelumnya beda Rp 4 juta. "Satu jam kemudian selisih harga tiket Rp 1 juta dari harga di Tiket.com, Traveloka, atau Tokopedia," katanya.

Dalam pertemuan antara AJ dan Muchlis, dosen itu menyatakan tak mengambil keuntungan dari agenda ferienjob tersebut. "Berkali-kali dia ngomong setiap saya bertemu dia, saya tidak mengambil keuntungan dari kegiatan ini," ucapnya menirukan AJ. Menurut dia, sekitar 80-an mahasiswa UNJ menggunakan dana talangan.

Kepala media, Humas UNJ Syarifudin mengatakan AJ menolak diwawancarai. Dia menjelaskan pihak UNJ memberikan dana talangan kepada mahasiswa yang tidak punya biaya ke Jerman. "Perihal arahan membelikan tiket ke pihak travel itu tidak sesuai," kata dia, melalui sambungan telepon, Jumat, 29 Maret 2024. Dia membantah AJ menginstruksikan kepada penerima dana talangan membeli tiket di travel Purnama.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Djuhandhani Rahardji Puro, menjelaskan peran AJ. Dosen ini menjadi ketua pelaksana seleksi ferienjob, memfasilitasi mahasiswa mengikuti ferienjob, hingga mengarahkan mahasiwa menggunakan dana talangan dari koperasi ke universitas. “Membiarkan mahasiswa bekerja tidak sesuai MoU. Mengintervensi mahasiswa tetap bekerja di Jerman,” ucap Djuhandhani, Rabu, 27 Maret 2024.

Berikutnya, Muchlis berangkat. Dia membeli tiket di luar harga Rp 12 juta. Perjalanannya dari Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, Muchlis transit di Singapura. Setelah itu bertolak ke Bandara Frankfurt, Jerman, pada 3 Oktober 2023.

Tiba di Jerman, ia langsung ke Hamburg dengan kereta. Pada 4 Oktober malam agen RunTime, penyalur kerja ke peserta ferienjob menemui para mahasiswa. Mereka membahas kontrak kerja. Muchlis baru kerja di Dalsey, Hillblom and Lynn International GmbH, perusahaan logistik, pada 6 Oktober 2023. Perusahaan ini terletak di Rungedamm 37A, 21035 Hamburg.

Total duit yang dihabiskan dalam perjalanan mengikuti ferienjob ini memakan biaya sebesar 40 juta. Biaya pengurusan dokumen saja ia menghabiskan Rp 10 juta. Pembayaran 350 Euro ke PT CV-Gen. "Ada pembayaran 150 Euro, ditambah pengurusan visa," kata dia, menjelaskan biaya yang terkuras selama menyiapkan dokumen hingga perjalanan ke Jerman.

Muchlis baru bertolak dari Jerman ke Jakarta pada 30 Desember 2023. Ada sekitar 40 juta harus digantikan kepada orang tuanya. "Di Jerman saya harus makan hemat. Sehingga saya bisa ganti uang yang saya pinjam dari orang tua," ucap peserta ferienjob tersebut.

Pilihan Editor: Hasil Pungli di Rutan KPK Baru Dikembalikan Rp 270 Juta, Akan Disetor ke Kas Negara

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

10 menit lalu

Seorang anak Palestina digendong ibunya saat dirawat di koridor rumah sakit Nasser, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

Organisasi bantuan Jerman menuduh pemerintah memblokir bantuan medis yang sangat dibutuhkan bagi anak-anak yang terluka parah di Gaza


Suami Jadi Korban Perbudakan di Myanmar, 4 Ibu Laporkan Lembaga Pelatihan di Sukabumi ke Polda Jabar

18 jam lalu

Seorang personel militer berjaga, ketika 200 personel militer Myanmar mundur ke jembatan ke Thailand pada hari Kamis setelah serangan selama berhari-hari oleh perlawanan anti-junta, yang menyatakan mereka telah memenangkan kendali atas kota perbatasan Myawaddy yang penting, yang terbaru dalam sebuah serangkaian kemenangan pemberontak, dekat perbatasan Thailand-Myanmar di Mae Sot, provinsi Tak, Thailand, 11 April 2024. REUTERS/Soe Zeya Tun
Suami Jadi Korban Perbudakan di Myanmar, 4 Ibu Laporkan Lembaga Pelatihan di Sukabumi ke Polda Jabar

Empat ibu melaporkan lemaba pelatihan di Sukabumi yang merekrut suami dan kerabat mereka kerja di Myanmar. Jadi budak untuk melakukan penipuan.


New York University Abu Dhabi Dihujat karena Mahasiswa Bela Palestina Dideportasi

1 hari lalu

Aktivis iklim melakukan protes untuk mendukung warga Palestina di Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP28) di Dubai, Uni Emirat Arab, 3 Desember 2023. REUTERS/Thaier Al Sudani
New York University Abu Dhabi Dihujat karena Mahasiswa Bela Palestina Dideportasi

NYUAD banjir kritikan karena mahasiswa yang meneriakkan Free Palestina dideportasi dari Uni Emirat Arab.


Aksi Mahasiswa Aliansi BEM Solo Raya: Soroti Revisi UU Kontroversial hingga Narasi Pulangkan Jokowi

1 hari lalu

Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Solo Raya menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Aksi Mahasiswa Aliansi BEM Solo Raya: Soroti Revisi UU Kontroversial hingga Narasi Pulangkan Jokowi

Para mahasiswa dalam aliansi BEM Solo Raya itu juga menyampaikan tuntutan berkaitan beberapa rancangan undang-undang atau RUU yang problematis


Amerika Serikat akan Simpan Rudal Jarak Jauhnya di Jerman

1 hari lalu

Bendera Swedia dan Nato. TT News Agency/Fredrik Sandberg/via REUTERS
Amerika Serikat akan Simpan Rudal Jarak Jauhnya di Jerman

Sumber menyebut untuk menangkal ancaman Rusia, Amerika Serikat akan menempatkan rudal jarak jauhnya di Jerman.


Komisi Yudisial Pelajari Putusan Bebas Eks Bupati Langkat dalam Kasus TPPO

1 hari lalu

Terdakwa Bupati Nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 13 Juni 2022.  TEMPO/Imam Sukamto
Komisi Yudisial Pelajari Putusan Bebas Eks Bupati Langkat dalam Kasus TPPO

Kasus kerangkeng manusia ini terungkap setelah Bupati Langkat periode 2019-2022 Terbit Rencana Perangin Angin terlibat dalam skandal korupsi.


Menengok Sejarah Pembuatan Bir di Dortmund Jerman

2 hari lalu

Brewery-Museum Dortmund (dortmund.de)
Menengok Sejarah Pembuatan Bir di Dortmund Jerman

Sebagai jantung budaya wilayah Ruhr, Dortmund terkenal dengan batu bara, baja, dan tentu saja bir.


Komnas HAM Sesalkan Putusan Bebas Eks Bupati Langkat di Perkara TPPO

2 hari lalu

Suasana kerangkeng manusia yang berada di kediaman pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu, 26 Januari 2022. Dalam video yang diuggah di kanal YouTube milik istrinya, Tiorita Rencana pada 27 Maret 2021, Terbit  pernah menyebut sel yang ada di rumahnya itu digunakan untuk menampung para pengguna narkoba. Namun, kerangkeng itu diduga dipakai untuk mengurung pekerja perkebunan sawit milik Terbit. ANTARA FOTO/Dadong Abhiseka
Komnas HAM Sesalkan Putusan Bebas Eks Bupati Langkat di Perkara TPPO

Komnas HAM menyebut vonis bebas eks Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin itu tidak memenuhi hak atas keadilan bagi keluarga korban.


Perjalanan Kasus Kerangkeng Manusia Eks Bupati Langkat yang Divonis Bebas

2 hari lalu

Di sisi lain, Migrant Care melaporkan Terbit Rencana Peranginangin ke Komnas HAM dengan dugaan praktik perbudakan terkait temuan kerangkeng di rumahnya. Menurut temuan Migrant Care, kerangkeng berisi pekerja kebun kelapa sawit milik Terbit Rencana dan mengalami eksploitasi yang diduga kuat merupakan praktik perbudakan modern. Foto: Istimewa
Perjalanan Kasus Kerangkeng Manusia Eks Bupati Langkat yang Divonis Bebas

Eks Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin divonis bebas dalam perkara TPPO kerangkeng manusia di rumahnya.


Eks Bupati Langkat Bebas di Kasus Kerangkeng Manusia, Ini Profil Hakimnya

2 hari lalu

Majelis hakim PN Stabat yang diketuai Andriansyah menjatuhkan vonis bebas kepada bekas Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin karena tidak terbukti melakukan TPPO. Foto: Istimewa
Eks Bupati Langkat Bebas di Kasus Kerangkeng Manusia, Ini Profil Hakimnya

Profil Andriansyah, Hakim Ketua PN Stabat yang vonis bebas kepada eks Bupati Langkat