Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aktivis Sarankan Polisi Minta Testimoni Mahasiswa Korban Ferienjob untuk Kumpulkan Data

image-gnews
Mahasiswa Universitas Halu Uleo foto bersama di Bandara Soekarno-Harta saat akan berangkat ferienjob ke Jerman. Istimewa
Mahasiswa Universitas Halu Uleo foto bersama di Bandara Soekarno-Harta saat akan berangkat ferienjob ke Jerman. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Aktivis pekerja migran di Indonesia meminta polisi menuntaskan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO berkedok magang mahasiswa ke Jerman atau ferienjob.

Direktur Eksekutif Institute of Resource Governance and Social Change (IRGSC), Elcid Li, mempertanyakan latar belakang terjadinya narasi ferienjob dimasukkan dalam program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Hal ini membuat kampus-kampus dan mahasiswa tertarik terbang ke Jerman.

Elcid menyoroti sikap kementerian terkait dan para intelektual kampus yang menjabat posisi struktural, tetapi juga terjebak dalam logika yang keliru secara masif.

“Polri perlu tegas membuka aktor-aktor yang terlibat dalam kasus ferienjob ini. Perlu diselidiki secara serius karena menyangkut kebijakan publik,” kata Elcid dalam jumpa pers daring oleh Perkumpulan JalaStoria Indonesia pada Jumat, 5 April 2024.

Elcid mengatakan Polri harus mengumpulkan bukti secara menyeluruh dari para korban berupa testimoni korban yang dikumpulkan satu-persatu sehingga penanganan masalah berbasis pada data dan fakta hukum, dan harus dibuka ke publik.

“Negara harus memberikan kompensasi kepada korban yang misalnya memiliki utang karena harus mengeluarkan biaya untuk pergi magang ke Jerman. Itu bentuk tanggung jawab atas kebijakan publik yang keliru,” ujar Elcid.

Menurut dia, para pihak yang terlibat, khususnya pejabat negara, harus meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat. Apalagi Kedutaan Jerman telah membantah program magang ferienjob itu.

Elcid mengatakan, klaim bahwa Indonesia itu ‘bangsa kuli’ saat ini sedang terjadi dan pejabat negara tak bisa sekadar menutup mata.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Para pihak yang terlibat harus meminta maaf. Bahwa adanya kasus ini bentuk kekeliruan secara personal dan kekeliruan dalam posisi pejabat negara. Jadi seorang pejabat negara berbicara secara lugas apa yang benar apa yang salah di hadapan publik,” ujarnya. 

Di kesempatan yang sama, Aktivis HAM dari Batam, Kepulauan Riau, Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus alias Romo Paschal, mengatakan perdagangan orang dalam kasus ferienjob merupakan kejahatan serius karena masif dan sistematis.

“Ini memalukan menurut kami, karena perlakuan perdagangan orang sebuah pengkhianatan bagi kemanusiaan, seharusnya tak terjadi di negara ini,” katanya.

Ia minta polisi benar-benar menuntaskan perdagangan orang berkedok magang mahasiswa itu agar di kemudian hari tak ada lagi mahasiswa yang sedang belajar masuk dalam perangkap perdagangan orang.

“Tak ada kompromi bagi siapapun yang terlibat. Ini masalah kemanusiaan yang sekali lagi tak pernah boleh diperdagangkan,” katanya.

Bareskrim telah menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Enik Rutita alias Enik Waldkonig dan Amsulistiani Ench, WNI yang berada di Jerman; Sihol Situngkir, guru besar Universitas Jambi; dan MZ serta AJ, dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). 

Pilihan Editor: Bareskrim Tetapkan 2 Tersangka WNI di Jerman Sebagai DPO Kasus TPPO Berkedok Magang Mahasiswa

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

10 jam lalu

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan pada 16 Juli 2024. Sumber: Reuters
Unjuk Rasa mahasiswa, Seluruh Universitas di Bangladesh Tutup Sementara

Gelombang unjuk rasa mahasiswa menolak sistem quota memakan korban jiwa, seluruh universitas diminta tutup sementara demi keamanan


Mantan Model asal Brasil Dihukum 8 Tahun Penjara karena Kasus Perdagangan Orang dan Perbudakan

1 hari lalu

Ilustrasi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking. REUTERS/Maxim Shemetov
Mantan Model asal Brasil Dihukum 8 Tahun Penjara karena Kasus Perdagangan Orang dan Perbudakan

Mantan model Kat Torres dijatuhi hukuman penjara delapan tahun atas tuduhan perdagangan orang dan perbudakan pada perempuan


KJRI Frankfurt Akan Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Pembunuhan di Jerman

1 hari lalu

Ilustrasi peti jenazah. deathandtaxesmag.com
KJRI Frankfurt Akan Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Pembunuhan di Jerman

Seorang WNI berusia 34 tahun diduga merupakan korban pembunuhan setelah ditemukan tewas di kediamannya di Jerman.


1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

2 hari lalu

Ilustrasi kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). FOTO/ISTIMEWA
1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

Proses verifikasi mahasiswa angkatan 2024 yang mengajukan KIP Kuliah akan tertunda penyelesaiannya secara keseluruhan.


WNI di Jerman Tewas dengan 30 Luka Tusukan, Diduga Dibunuh Sang Suami

2 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan dengan senjata tajam. news18.com
WNI di Jerman Tewas dengan 30 Luka Tusukan, Diduga Dibunuh Sang Suami

KJRI Frankfurt mengatakan akan memfasilitasi pemulangan jenazah YCH, seorang WNI yang ditemukan tewas di Jerman.


Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

4 hari lalu

Seorang anak Palestina digendong ibunya saat dirawat di koridor rumah sakit Nasser, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

Organisasi bantuan Jerman menuduh pemerintah memblokir bantuan medis yang sangat dibutuhkan bagi anak-anak yang terluka parah di Gaza


New York University Abu Dhabi Dihujat karena Mahasiswa Bela Palestina Dideportasi

6 hari lalu

Aktivis iklim melakukan protes untuk mendukung warga Palestina di Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP28) di Dubai, Uni Emirat Arab, 3 Desember 2023. REUTERS/Thaier Al Sudani
New York University Abu Dhabi Dihujat karena Mahasiswa Bela Palestina Dideportasi

NYUAD banjir kritikan karena mahasiswa yang meneriakkan Free Palestina dideportasi dari Uni Emirat Arab.


Aksi Mahasiswa Aliansi BEM Solo Raya: Soroti Revisi UU Kontroversial hingga Narasi Pulangkan Jokowi

6 hari lalu

Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Solo Raya menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Aksi Mahasiswa Aliansi BEM Solo Raya: Soroti Revisi UU Kontroversial hingga Narasi Pulangkan Jokowi

Para mahasiswa dalam aliansi BEM Solo Raya itu juga menyampaikan tuntutan berkaitan beberapa rancangan undang-undang atau RUU yang problematis


Amerika Serikat akan Simpan Rudal Jarak Jauhnya di Jerman

6 hari lalu

Bendera Swedia dan Nato. TT News Agency/Fredrik Sandberg/via REUTERS
Amerika Serikat akan Simpan Rudal Jarak Jauhnya di Jerman

Sumber menyebut untuk menangkal ancaman Rusia, Amerika Serikat akan menempatkan rudal jarak jauhnya di Jerman.


Komisi Yudisial Pelajari Putusan Bebas Eks Bupati Langkat dalam Kasus TPPO

6 hari lalu

Terdakwa Bupati Nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 13 Juni 2022.  TEMPO/Imam Sukamto
Komisi Yudisial Pelajari Putusan Bebas Eks Bupati Langkat dalam Kasus TPPO

Kasus kerangkeng manusia ini terungkap setelah Bupati Langkat periode 2019-2022 Terbit Rencana Perangin Angin terlibat dalam skandal korupsi.