Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BAZNAS RI Setop Terima Donasi dari McDonalds Indonesia Usai Diprotes Masyarakat

Reporter

image-gnews
Perwakilan Baznas mendistribusikan makanan Ramadhan untuk warga Palestina di kamp pengungsi di Gaza. ANTARA/HO-Baznas
Perwakilan Baznas mendistribusikan makanan Ramadhan untuk warga Palestina di kamp pengungsi di Gaza. ANTARA/HO-Baznas
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyatakan tidak akan menerima lagi donasi dari McDonalds Indonesia. Hal ini berlaku pada bantuan untuk masyarakat Gaza, Palestina dan program bantuan lainnya.

Keputusan ini Baznas ambil usai mendengar masukan dari masyarakat. "Dengan memperhatikan secara seksama atas kritik dan penolakan dari berbagai elemen masyarakat atas bantuan yang diterima oleh BAZNAS dari McDonalds untuk Palestina,” kata Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 April 2024.

BAZNAS menyampaikan terima kasih mereka atas perhatian para penyalur zakat dan masyarakat selama ini. “Kami memohon maaf atas kekhawatiran masyarakat dan terus akan memperbaiki diri lebih baik ke depan" katanya.

Arifin menjelaskan BAZNAS bersama MUI terus menyalurkan sedekah dari masyarakat Indonesia untuk masyarakat Gaza, Palestina. Mereka mengklaim bantuan telah disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. 

Dalam penyalurannya, BAZNAS bekerja sama dengan tiga lembaga filantropi besar asal Mesir, yakni Mishr Al-Kheir, Bayt Zakat Wa As-Shadaqat, dan Egyptian Red Crescent Society (ERCS), untuk mempermudah penyaluran bantuan ke Gaza, Palestina.

"Dengan total nilai penyaluran sampai saat ini mencapai Rp 43,1 miliar, 56,7 ton natura, dengan penerima manfaat sebanyak 177.881 warga Palestina,” ucap dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Arifin menuturkan angka ini masih akan bertambah karena penyaluran bantuan terus dilakukan. “Terkini, BAZNAS RI bersama dengan Pemerintah RI dan pihak Yordania mengirimkan bantuan ke Gaza Palestina lewat jalur udara," ucap Arifin. 

Hingga 3 April 2024, BAZNAS telah sembilan kali mengirimkan bantuan ke Palestina dengan rincian 4 November 2023 sebanyak 51,5 ton, 20 November 2023 sebanyak 21,7 ton, 18 Januari 2024 sebanyak 60 ton, 4 Desember 2023 sebanyak 6 truk kontainer, dan 18 Desember 2024 sebanyak 10 truk container.

Selain itu pada 28 Desember 2023 sebanyak 3 truk kontainer, 19 Februari 2024 sebanyak 14 truk kontainer, dan 40 truk kontainer yang dibagi dalam dua perjalanan bantuan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu program Gaza dan bantuan lain dalam mengatasi kemiskinan lainnya melalui zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL),” ujar Arifin.

Pilihan Editor: Marak Lovebird Jadi Parcel Lebaran, Davina Veronica: Merampas Hak Hidup dan Kebebasan Hewan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


UNRWA: Gaza Berpotensi Kehilangan Generasi Anak-anak

8 menit lalu

Warga Palestina menyelamatkan seorang anak yang terluka dari bawah reruntuhan rumah keluarganya yang hancur akibat serangan udara Israel di kota Deir Al Balah selatan, Jalur Gaza selatan, 07 Maret 2024. Lebih dari 30.500 warga Palestina dan lebih dari 1.300 warga Israel tewas, menurut Kementerian Kesehatan Palestina dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sejak militan Hamas melancarkan serangan terhadap Israel dari Jalur Gaza pada 07 Oktober 2023, dan operasi Israel di Gaza dan Tepi Barat setelahnya. EPA-EFE/MOHAMMED SABRE
UNRWA: Gaza Berpotensi Kehilangan Generasi Anak-anak

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan bahwa Jalur Gaza berpotensi besar kehilangan seluruh generasi anak-anak akibat agresi Israel


Intelijen Amerika Serikat Beberkan Bukti Rudal Houthi Selundupan Iran

11 jam lalu

Komponen yang disita pasukan Amerika Serikat pada 11 Januari 2024 yang digunakan dalam sistem rudal balistik dan jelajah serta sistem pertahanan udara milik Houthi. US Centcom Photo
Intelijen Amerika Serikat Beberkan Bukti Rudal Houthi Selundupan Iran

Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat (DIA) membandingkan pecahan rudal yang dipakai Houthi dengan rudal Iran.


Erdogan: Turki Tolak Kerja Sama NATO dengan Israel

13 jam lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan menghadiri konferensi pers dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz (tidak dalam gambar) di Kanselir di Berlin, Jerman, 17 November 2023. REUTERS/Liesa Johannssen
Erdogan: Turki Tolak Kerja Sama NATO dengan Israel

Tidak mungkin bagi Israel untuk melanjutkan hubungan kemitraannya dengan NATO setelah serangan ke Gaza, kata Erdogan


60 Jasad Warga Palestina Ditemukan setelah Serangan Israel di Kota Gaza

14 jam lalu

Warga Palestina melintas di antara bangunan yang hancur setelah pasukan Israel mundur dari kawasan Shejaiya di tengah konflik Israel-Hamas, di bagian timur kota Gaza, 10 Juli 2024. REUTERS/Dawoud Abu Alkas
60 Jasad Warga Palestina Ditemukan setelah Serangan Israel di Kota Gaza

Hamas mengatakan serangan Israel di Kota Gaza telah menyebabkan "lebih dari 300 unit perumahan dan lebih dari 100 bisnis hancur".


Ribuan Ton Sampah Menumpuk di Gaza Mengancam Nyawa Pengungsi

17 jam lalu

Sampah-sampah di salah satu ruangan akibat sudah lama tidak terpakai di aula Red Crescent Society di kota Gaza, 25 Februari 2016. Warga Palestina di jalur Gaza menikmati malam pertama mereka menonton di bioskop sejak ketegangan politik selama 20 tahun yang lalu di wilayah ini. REUTERS/Mohammed Salem
Ribuan Ton Sampah Menumpuk di Gaza Mengancam Nyawa Pengungsi

Polusi lingkungan dan ribuan ton sampah yang menumpuk di Jalur Gaza, mengancam nyawa warga Palestina, termasuk puluhan ribu anak-anak yang kelaparan


Israel Semakin Sengit Jatuhkan Bom ke Seluruh Wilayah Gaza

19 jam lalu

Seorang warga Palestina memeriksa sebuah rumah yang hancur akibat serangan Israel, di tengah konflik Israel-Hamas, di kamp pengungsi Nusairat, di Jalur Gaza tengah, 9 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Israel Semakin Sengit Jatuhkan Bom ke Seluruh Wilayah Gaza

Israel selama sepekan ini menghujani Gaza dengan bom yang digambarkan warga Gaza sebagai kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya.


2 Rumah Sakit di Gaza Beroperasi Kembali Setelah Tutup 2 Hari

21 jam lalu

Ghaneyma Joma asal Palestina menggendong anaknya Younis Joma yang mengalami kekuarangan gizi di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
2 Rumah Sakit di Gaza Beroperasi Kembali Setelah Tutup 2 Hari

Rumah sakit Al-Ahli Baptist dan Public Aid terpaksa berhenti sementara pada Selasa, 9 Juli 2024, menyusul perintah evakuasi oleh militer Israel


Dua Rumah Sakit di Gaza Kembali Beroperasi Setelah Perintah Evakuasi Israel

23 jam lalu

Tangkapan layar dari sebuah video menunjukkan para dokter di Rumah Sakit al-Shifa membuat pernyataan pers di antara mayat-mayat setelah korban luka dan tewas dibawa ke sana menyusul serangan Israel di Rumah Sakit Baptis Al-Ahli Gaza, di Kota Gaza, Gaza pada 17 Oktober 2023. aa.com.tr
Dua Rumah Sakit di Gaza Kembali Beroperasi Setelah Perintah Evakuasi Israel

Dua rumah sakit melanjutkan operasinya di Kota Gaza pada Kamis setelah terpaksa berhenti beroperasi akibat serangan Israel


PM Spanyol Ajak Anggota NATO Tunjukkan Dukungan Sama untuk Gaza dan Ukraina

1 hari lalu

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. REUTERS/Andrew Kelly
PM Spanyol Ajak Anggota NATO Tunjukkan Dukungan Sama untuk Gaza dan Ukraina

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mendesak anggota NATO tunjukkan dukungan yang sama terhadap Gaza seperti terhadap Ukraina


Top 3 Dunia: Korban Tewas di Gaza hingga Suplai Senjata ke Ukraina

1 hari lalu

Seorang anak duduk di tengah reruntuhan ketika warga Palestina memeriksa sebuah rumah yang hancur akibat serangan Israel, di tengah konflik Israel-Hamas, di kamp pengungsi Nusairat, di Jalur Gaza tengah, 9 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Top 3 Dunia: Korban Tewas di Gaza hingga Suplai Senjata ke Ukraina

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 11 Juli 2024 diawali oleh pasukan Israel membunuh 52 warga Palestina lagi dalam serangan di Jalur Gaza