Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polri dan BSSN Diduga Impor Alat Sadap atau Spyware dari Israel, SAFENet Minta Transparansi

image-gnews
Ilustrasi penyadapan. Shutterstock
Ilustrasi penyadapan. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENet) Nenden Sekar Arum angkat bicara ihwal dugaan impor alat sadap atau spyware oleh Polri Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dari Israel. Menurut dia, Polri dan BSSN harus transparan dalam mengimpor spyware itu.

“Kita kan enggak tahu sejauh ini belum ada konfirmasi sebenarnya spyware ini digunakan untuk apa dan ditargetkan kepada siapa,” ujar Nenden saat dihubungi, Kamis, 9 Mei 2024.

Dengan nihilnya penjelasan tentang tujuan impor spyware, Nenden mengatakan wajar bila masyarakat bertanya-tanya dan merasa waswas. Ada kemungkinan spyware ini tidak menarget pelaku kriminalitas, tetapi memang untuk memata-matai seluruh warga. “Itu sangat wajar bicara seperti itu, karena tidak ada penjelasan dari pemerintah,” kata dia

Bila spyware digunakan untuk mengawasi masyarakat sipil, Nenden mengatakan itu merupakan praktik illegal surveillance atau pengawasan ilegal. Sebab, selama ini belum ada undang-undang yang secara spesifik mengatur tentang penyadapan. Adapun Rancangan Undang-Undang Penyadapan mandek di DPR sejak masuk Program Legislasi Nasional 2014–2019.

Dengan adanya kekhawatiran itu, Nenden mengatakan wajar bila dalam jangka panjang, masyarakat melakukan self-cencorship atau swasensor untuk membatasi diri dalam berpendapat. Bila berlarut-larut, dia mengatakan ketakutan itu akan memengaruhi kondisi demokrasi., “Mungkin tidak akan terlihat secara singkat dalam waktu dekat tapi kalu ini dibiarkan berlarut-larut dampaknya akan ke demokrasi,” kata dia.

Menurut laporan majalah Tempo edisi 5 Mei 2024, Amnesty International Security Lab mencatat ada 19 alat sadap yang dibelanjakan dan diantar ke kantor Staf Logistik Polri di Jakarta Timur pada 15 Juli 2021. Pengiriman dilakukan oleh ESW Systems PTE, perusahaan yang berkantor di Singapura. Nilai impor peralatan teknologi itu mencapai US$ 10,87 juta atau sekitar Rp 158 miliar sesuai kurs saat itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tempo telah berupaya mengonfirmasi soal pengadaan alat sadap ini kepada Markas Besar Polri dengan mengirimkan surat permohonan wawancara. Kemudian Mabes Polri mengirim jawaban tertulis melalui Kepala Biro Pengelolaan Informasi dan Data Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Tjahyono Saputro pada Jumat, 3 Mei 2024.

“Bahwa informasi yang diminta mengenai penggunaan teknologi surveilans pada Polri merupakan salah satu informasi yang dikecualikan di lingkungan Polri,” tulis Tjahyono.

Alat sadap bisa digunakan oleh aparat penegak hukum untuk penyelidikan dan penyidikan suatu tindak pidana. Namun penggunaannya pun mesti melalui izin ketua pengadilan negeri setempat. Pelaksanaan penyadapan oleh kepolisian juga diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2010 tentang Tata Cara Penyadapan pada Pusat Pemantauan Polri.

Pilihan Editor: Disebut Berbaur dengan Warga Saat Kontak Senjata, TPNPB OPM: Kami Kan Perang Gerilya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Israel Kembali Serbu Jalur Gaza setelah Serangan Mematikan di Al-Mawasi

5 jam lalu

Israel Kembali Serbu Jalur Gaza setelah Serangan Mematikan di Al-Mawasi

Militer Israel menyerbu Gaza tengah dan selatan setelah serangan mematikan pada akhir pekan di daerah Al-Mawasi, Gaza selatan menewaskan sedikitnya 90 orang.


Houthi Serang Kapal Israel di Teluk Aden dengan Rudal

7 jam lalu

Lokasi serangan Houthi terhadap sebuah kapal dagang di sekitar 130 kilometer barat daya Al Hudaydah, Yaman pada 15 Juli 2024. UKMTO Photo
Houthi Serang Kapal Israel di Teluk Aden dengan Rudal

Milisi Houthi di Yaman telah menembakkan rudal ke sebuah kapal Israel di Teluk Aden dan basis militer Israel di Eilat


Pemenang Hoegeng Awards 2024 Iptu Made Ambo, Sosok Polisi Sekaligus Guru di Pedalaman Papua

9 jam lalu

Minta tolong foto profil pemenang Hoegeng Awrads 2024:Sosok IPTU Made Ambo, Polisi Sekaligus Guru di Pedalaman Papua yang Menangkan Penghargaan Hoegeng Awards. Instagram/@Divhumaspolri
Pemenang Hoegeng Awards 2024 Iptu Made Ambo, Sosok Polisi Sekaligus Guru di Pedalaman Papua

Polisi yang memiliki nama lengkap Made Ambo Arjana berhasil memenangkan penghargaan polisi berdedikasi pada penghargaan Hoegeng Awards. Ini profilnya.


Evaluasi Penyidik Kasus Vina Cirebon, Polri Libatkan Propam Hingga Irwasum

9 jam lalu

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Wahyu Widada. Tempo/Febri Angga Palguna
Evaluasi Penyidik Kasus Vina Cirebon, Polri Libatkan Propam Hingga Irwasum

Proses evaluasi penyidik kasus Vina Cirebon dilakukan oleh Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.


5 Warga NU Bertemu Presiden Israel, Ketua Umum ABI: Melukai Hati dan Perasaan Umat Islam

9 jam lalu

Ketua Umum ABI, Zahir Yahya. (Foto: Dok. ABI).
5 Warga NU Bertemu Presiden Israel, Ketua Umum ABI: Melukai Hati dan Perasaan Umat Islam

Ketua Umum ABI menyesalkan sekelompok orang yang bertemu dengan Presiden Israel. Ia menanggapi 5 warga NU bertemu Isaac Herzog.


Sekjen PBNU soal Kadernya Temui Presiden Israel: Bila Ditemukan Pelanggaran Akan Diberhentikan

10 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
Sekjen PBNU soal Kadernya Temui Presiden Israel: Bila Ditemukan Pelanggaran Akan Diberhentikan

Saifullah mengatakan PBNU tidak pernah memberikan mandat kepada mereka.


Respons Para Petinggi PBNU soal Dugaan 5 Kadernya Temui Presiden Israel

11 jam lalu

Konferensi pers Pengurus Besar Nahdatul Ulma di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Kamis, 21 Maret 2024. TEMPO/Intan Setiawanty.
Respons Para Petinggi PBNU soal Dugaan 5 Kadernya Temui Presiden Israel

Para petinggi PBNU membenarkan bahwa lima orang yang bertemu Presiden Israel itu adalah warga Nahdliyin. Di antaranya juga ada pengurus.


5 Kadernya Temui Presiden Israel, PBNU: Kami Tidak Tahu Siapa yang Sponsori

12 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
5 Kadernya Temui Presiden Israel, PBNU: Kami Tidak Tahu Siapa yang Sponsori

Ketua PBNU Bidang Media, IT, dan Advokasi Savic Ali mengatakan tidak tahu siapa yang membiayai perjalanan kelimanya menemui Presiden Israel.


Fahrur Rozi soal 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel: Atas Kemauan Sendiri, Tak Ada Kaitan dengan PBNU

14 jam lalu

Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur). ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Fahrur Rozi soal 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel: Atas Kemauan Sendiri, Tak Ada Kaitan dengan PBNU

Ketua PBNU menyebut pertemuan 5 Nahdliyin dengan Presiden Israel atas kehendak pribadi mereka. PBNU tak pernah memberikan mandat


5 Nahdliyin Diduga Bertemu Presiden Israel, Savic Ali PBNU: Akan Kami Panggil saat Tiba di Indonesia

15 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
5 Nahdliyin Diduga Bertemu Presiden Israel, Savic Ali PBNU: Akan Kami Panggil saat Tiba di Indonesia

PBNU merespons foto yang diduga memperlihatkan lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel Isaac Herzog.