Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polres Tangsel Tangkap Pelaku Tawuran di Alam Sutera yang Tewaskan Pelajar SMP

image-gnews
Tempat Kejadian Perkara (TKP) tawuran remaja yang menewaskan seorang pelajar asal Kota Tangerang pada Kamis 23 Mei 2024 malam. TEMPO/Muhammad Iqbal
Tempat Kejadian Perkara (TKP) tawuran remaja yang menewaskan seorang pelajar asal Kota Tangerang pada Kamis 23 Mei 2024 malam. TEMPO/Muhammad Iqbal
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Tangerang Selatan menangkap A, terduga pelaku tawuran dan pengeroyokan yang menyebabkan MAY, 14 tahun, pelajar salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Serpong Utara tewas.

MAY tewas dalam tawuran antara geng Enjoy Ponser 131 dan Gubuk Reyot pada Kamis, 23 Mei 2024 sekitar pukul 3.30 WIB. A bagian dari kelompok Enjoy Ponser 131 dan korban anggota kelompok Gubuk Reyot.

Kepala seksi Humas Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Polisi Agil menyatakan pihaknya masih memburu pelaku tawuran lain yang mengakibatkan MAY tewas.

"Tawuran itu berawal pada saat kelompok Enjoy Ponser 131 versus kelompok Gubuk Reyot janjian tawuran di Bunderan Living World melalui media sosial," kata Agil kepada Tempo Sabtu, 25 Mei 2024.

Korban merupakan warga Jalan Gempol Raya, Pinang, Kota Tangerang. MAY mengalami luka tusukan benda tajam di bagian dada. Ia tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Ashobirin.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sementara A berhasil ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi yang dipimpin Kapolsek Serpong Komisaris Andika Muslim dan Kanit Reskrim Inspektur Satu Diondi Asidio Manik. "Kami masih  melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut,"kata Agil.

Seorang saksi mata bernama Dodi menyebutkan MAY mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian dada sebelah kanan dan pundak. Bagian dada kanan bolong dan pundaknya berdarah.

Pilihan Editor: Ayah Pelaku Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa Disidang Rabu Besok, Simak Kilas Balik Kasusnya

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pakai Motor Pinjaman, Ojol di Tangsel Jadi Sasaran Debt Collector

6 jam lalu

Ilustrasi debt collector. Dok.TEMPO /Aditya Herlambang Putra
Pakai Motor Pinjaman, Ojol di Tangsel Jadi Sasaran Debt Collector

Motor pinjaman yang dipakai ojol di Tangsel dirampas kawanan debt collector.


Seorang Wanita di BSD Jadi Korban Penipuan Diduga Polisi Gadungan, Dituduh Berbuat Mesum

4 hari lalu

Ilustrasi Polisi gadungan. Dok.Tempo/Marifka Wahyu Hidayat
Seorang Wanita di BSD Jadi Korban Penipuan Diduga Polisi Gadungan, Dituduh Berbuat Mesum

Korban penipuan itu menduga komplotan yang memerasnya di BSD, Tangsel, adalah polisi gadungan.


Komunitas Lansia Dukung Airin Maju di Pilkada Banten

9 hari lalu

Komunitas Kebugaran Lansia dan Pra Lansia Indonesia (KLPI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendukung Airin menjadi Gubernur Banten. Jumat 5 Juli 2024. Dok. Pemkot Tangsel.
Komunitas Lansia Dukung Airin Maju di Pilkada Banten

Dukungan untuk bakal calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany di Pilkada Banten 2024 terus mengalir.


Seniman Lukis Harapan untuk Airin Melalui Karya

10 hari lalu

Bakal calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany Menerima Lukisan istimewa dari seniman lokal Sasongko, saat
bersilaturahmi di Kota Tangerang, Rabu 3 Juli 2024.
Seniman Lukis Harapan untuk Airin Melalui Karya

Lukisan yang dibuat oleh salah satu warga yang juga merupakan seniman lokal, Sasongko, menampilkan sosok Airin dengan ekspresi wajah yang tenang dan penuh ketulusan. Matanya yang bersinar memancarkan aura kebaikan dan kasih sayang


Puan Maharani MInta Polda Sumatera Barat Terus Usut Kematian Bocah AM di Padang

10 hari lalu

Ketua DPR RI Puan Maharani saat diwawancarai pewarta di Jakarta. Foto: Dok/vel
Puan Maharani MInta Polda Sumatera Barat Terus Usut Kematian Bocah AM di Padang

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta polisi tetap mengusut kematian bocah AM di Padang


LBH Padang dan Keluarga Yakin Afif Maulana Tewas Karena Disiksa, Bukan Melompat dari Jembatan Kuranji

12 hari lalu

Keluarga Afif Maulana, turut hadir dalam aksi  Serbu Polda Sumbar yang diadakan LBH Padang dan mahasiswa di depan Polda Sumbar pada Rabu 26 Juni 2024. TEMPO/Tiara Juwita
LBH Padang dan Keluarga Yakin Afif Maulana Tewas Karena Disiksa, Bukan Melompat dari Jembatan Kuranji

Keluarga Afif Maulana berkeyakinan bahwa bocah 13 tahun itu mengalami penyiksaan oleh polisi dan bukan karena melompat dari Jembatan Kuranji.


Cerita Keseharian Afif Maulana, Bocah yang Diduga Tewas Disiksa Polisi

12 hari lalu

Tim LBH Padang dan orang tua Afif Maulana datang ke Komnas HAM untuk memberikan keterangan kematian Afif Maulana yang diduga kuat akibat disiksa anggota polisi Polda Sumatera Barat, Senin, 1 Juli 2024. TEMPO/Istimewa
Cerita Keseharian Afif Maulana, Bocah yang Diduga Tewas Disiksa Polisi

Afif Maulana diduga tewas akibat penyiksaan oleh polisi. Keluarganya yakin dia tidak terlibat tawuran.


Kasus Penggelapan Mobil Rental Burhanis di Pati Naik ke Tahap Penyidikan

12 hari lalu

Petugas Polres Jakarta Timur melihat kondisi mobil milik bos rental, Burhanis, yang disita di Mapolres Metro Jaktim, Rabu, 19 Juni 2024. Burhanis tewas dikeroyok di Desa Sumbersoko, Sukolilo, Pati usai diteriaki maling. Foto: ANTARA/Syaiful Hakim
Kasus Penggelapan Mobil Rental Burhanis di Pati Naik ke Tahap Penyidikan

Terlapor kasus penggelapan mobil rental Burhanis, yaitu seorang pria berinisial RP, masih belum diketahui keberadaannya.


Korban Penganiayaan oleh Pacarnya Dilaporkan Balik, UPTD PPA Tangsel Beri Pendampingan Hukum

13 hari lalu

Korban Penganiayaan oleh Pacarnya Dilaporkan Balik, UPTD PPA Tangsel Beri Pendampingan Hukum

Pihak keluarga Imam Supandi melaporkan balik korban penganiayaan, Marwah bersama adiknya, R yang masih berusia 15 tahun.


Kapolda Sumbar Jelaskan Ada 2 TKP Penanganan Tawuran, Dugaan Penyiksaan Terjadi di Kantor Polsek

13 hari lalu

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono saat Konferensi Pers pada Minggu 23 Juni 2024 terkait kematian Afit Maulana bocah 13 tahun. TEMPO/Fachri Hamzah.
Kapolda Sumbar Jelaskan Ada 2 TKP Penanganan Tawuran, Dugaan Penyiksaan Terjadi di Kantor Polsek

Kapolda Sumbar mengatakan dugaan penyiksaan terjadi di kantor Polsek Kuranji oleh 17 anggotanya. Adapun Afif Maulana tidak berada di kantor polsek.