Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Berbagai Cara Pekerja Migran Tembus Negara Tujuan dengan Jalan Ilegal, dari Visa Turis Hingga Pakai Oknum

image-gnews
Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang ditemukan terdampar dievakuasi dan diamankan di Dermaga Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal)IV Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 21 Mei 2024. Satuan Kapal Patroli TNI AL mengevakuasi dan mengamankan sebanyak 16 orang PMI ilegal dari Malaysia yang dibuang ke laut oleh sindikat perdagangan orang dan ditemukan terdampar di pulau kosong Pulau Ngenang, Batam. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna
Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang ditemukan terdampar dievakuasi dan diamankan di Dermaga Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal)IV Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 21 Mei 2024. Satuan Kapal Patroli TNI AL mengevakuasi dan mengamankan sebanyak 16 orang PMI ilegal dari Malaysia yang dibuang ke laut oleh sindikat perdagangan orang dan ditemukan terdampar di pulau kosong Pulau Ngenang, Batam. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ada dua jalan yang umumnya ditempuh seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) unprosedural yang ingin bekerja di luar negri. Pertama, lewat jalur imigrasi resmi dan kedua lewat jalan tikus. Belakangan kasus pekerja ilegal kembali ramai, setelah  Revi Cahya Windi Sulihatun, WNI yang ditahan oleh Kejaksaan Distrik Osaka, Jepang pada 10 Juni 2024. Penangkapan itu terkait dugaan pekerja ilegal.

"Kalau lewat keimigrasian bisanya dia masuk tidak sesuai peruntukan, pakai turis," ujar Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha. Untuk jalur imigrasi modus yang digunakan juga beragam, dari mulai memakai visa turis, ziarah hingga umrah.  Modus ini termasuk pelanggaran keimigrasian.

Dan menurut Judha, kasus pelanggaran keimigrasian paling banyak ditemukan dari total kasus WNI yang mengalami masalah unprosedural di luar negeri.

Sumber Tempo di lingkungan Kemenlu yang mengetahui soal perlindungan pekerja migran mengatakan, ada berbagai cara yang dilakukan untuk menembus imigrasi, bahkan jika pekerja itu masuk dalam daftar blacklist.

Ia menyebut, untuk masuk via jalur resmi, orang yang masuk daftar blacklist pasti masuk menggunakan oknum imigrasi. Ia mencontohkan, kasus yang kerap terjadi pada WNI yang bekerja ilegal di Malaysia. Artinya,  seharusnya secara hukum ia tidak bisa masuk ke Malaysia. Untuk jalur Batam, Ia menyebut pekerja ilegal akan berkumpul di Batam Centre, salah satu terminal internasional yang bisa membawa WNI itu Ke Malaysia.

Mereka akan diangkut ke Pelabuhan Johor  Baru, Malaysia dengan menggunakan kapal lewat jalur imigrasi resmi. Sesampainya di Johor, sudah ada calo yang mengarahkan ke loket imigrasi tertentu.  "Dia masuk, finger printnya  muncul di mesin, dia masuk daftar blacklist. Tapi pura-pura dicap, dikasih paspor masuk dia ke Malaysia," ujar sumber tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, jika lewat jalur resmi, ada kode yang tertulis di paspor untuk mengetahui petugas siapa yang memasukkan orang tersebut. Maka, setelah orang itu  melewati bagian imigrasi, mereka akan dikumpulkan kembali dan lembaran paspor yang ada cap masuk Malaysia dirobek. Ini berguna untuk menyulitkan pelacakan  petugas yang memasukkan pekerja yang masuk daftar blacklist tersebut.

Modus lainnya lewat jalur imigrasi resmi ialah dengan memanfaatkan beberapa negara yang memperbolehkan konversi dari visa turis ke visa pekerja. Tapi hal ini tetap melanggar aturan di Indonesia. Sebab di Indonesia ia masuk undocumented, karena tidak tercatat dimana ia bekerja atau menetap. Modus ini, menggunakan visa jangka pendek pada saat keberangkatan  lalu setibanya di sana visa dikonversi ke visa pekerja. Salah-satu negara yang memperbolehkannya adalah Arab Saudi.

Namun, Pekerja Migran Indonesia  yang menggunakan cara ini tetap lemah di mata hukum. Sebab, legalisasi hanya ada di satu pihak. Di modus ini, pekerja akan melakukan kontrak kerja setelah sampai di Arab Saudi. "Posisi tawarnya lemah dan seringkali dia tidak memahami isi kontrak yang disodorkan," ujar dia.

Sementara, jika lewat jalan tikus, ia menyebut sindikat pekerja ilegal sering memanfaatkan jalur Parepare, Sulawesi Selatan  ke Nunukan Kalimantan Timur. Kemudian mereka diberangkatan ke Tawau, Malaysia lewat perairan. "Sialnya kadang yang jemput keduluan sama petugas, cuma selisih beberapa waktu," ujar dia. Dan untuk kasus pekerja ilegal lewat jalan tikus, seringkali WNI membawa serta satu keluarga. 

Pilihan Editor: Setiap Tahun, Jumlah Orang Indonesia yang ke Luar Negeri dengan Cara Ilegal Semakin Bertambah

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Indonesia Urutan Pertama Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN

1 hari lalu

Para pencari kerja antre menggunakan gawai untuk memasukkan lamaran kerja pada Pameran Bursa Kerja di Thamrin City, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2024. Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar bursa kerja yang diikuti 40 perusahaan nasional dengan 1.200 lowongan pekerjaan itu bertujuan untuk untuk mengurangi angka pengangguran di wilayah DKI Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan
Indonesia Urutan Pertama Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN

IMF menempatkan Indonesia urutan pertama tingkat pengangguran tertinggi di ASEAN pada April 2024.


Imigrasi Tangkap WNA Asal Rohingya Pelaku Pencabulan Anak di Makassar, Sempat Buron Setahun

1 hari lalu

Ilustrasi Ditangkap / Ditahan / Diborgol. shutterstock.com
Imigrasi Tangkap WNA Asal Rohingya Pelaku Pencabulan Anak di Makassar, Sempat Buron Setahun

Imigrasi memastikan WNA Rohingya yang berstatus pengungsi dari luar negeri di Indonesia tidak kebal hukum.


Kementerian Luar Negeri Pantau Situasi Keamanan di Bangladesh

1 hari lalu

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
Kementerian Luar Negeri Pantau Situasi Keamanan di Bangladesh

Kementerian Luar Negeri RI memastikan memantau situasi keamanan di Bangladesh selama berlangsungnya demonstrasi


Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

1 hari lalu

Bisnis dan institusi telah terganggu oleh pemadaman TI besar-besaran yang juga berdampak pada bandara-bandara di AS, Inggris, Spanyol, Belanda, Perancis, Jerman dan Malaysia [Tom Westbrook/Reuters]
Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

Keamanan Siber Nasional Australia mengatakan 'tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa pemadaman internet ini adalah insiden keamanan siber'.


Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

2 hari lalu

Ilustrasi pembuatan obat di pabrik. Shutterstock
Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan harga obat di Indonesia bisa lima kali lipat lebih mahal dari Malaysia.


Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit

2 hari lalu

Mahathir Mohamad, 16 Oktober 2020. REUTERS/Lim Huey Teng
Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit

Mahathir Mohamad kembali dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami batuk-batuk. Belum disampaikan detail penyakit Mahathir


Motif WNI Merampok Wanita di Jepang: Butuh Uang

2 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam pisau / klitih / perampokan. Shutterstock
Motif WNI Merampok Wanita di Jepang: Butuh Uang

WNI di Jepang merampok dan memukul wanita di Jepang. Tersangka mengambil uang korban sebesar 600 Yen atau sekitar Rp 62.000.


Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

2 hari lalu

Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

Malaysia menegaskan kembali komitmen untuk mencari keadilan bagi korban tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 satu dekade silam


Malaysia Punya Taman Dinosaurus di Gurun, Terbesar di Asia Tenggara

3 hari lalu

Dino Desert di Malaysia (Monkeys Canopy)
Malaysia Punya Taman Dinosaurus di Gurun, Terbesar di Asia Tenggara

Taman di Malaysia ini memiliki 144 dinosaurus animatronik raksasa dan aurora yang ajaib.


Cara Mendapatkan KITAS di Indonesia untuk WNA Beserta Syarat dan Biaya

3 hari lalu

Khusus WNA, ketahui cara mendapatkan KITAS di Indonesia. Foto: Canva
Cara Mendapatkan KITAS di Indonesia untuk WNA Beserta Syarat dan Biaya

Khusus WNA, ketahui cara mendapatkan KITAS di Indonesia. Berikut ini syarat dan rincian biaya yang harus dibayar untuk mendapatkan KITAS.