Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sidang Perintangan Kasus Korupsi Timah, Jaksa Hadirkan Istri Toni Tamsil dan Politikus Golkar Anggota DPRD

Reporter

image-gnews
Kakak kandung Toni Tamsil, Tasmin Tamsil alias Hasan sekaligus politisi Golkar dan anggota DPRD Bangka Tengah (Baju Biru Dongker) dihadirkan dalam sidang perkara perintangan kasus timah yang digelar di PN Pangkalpinang, Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/ Servio Maranda
Kakak kandung Toni Tamsil, Tasmin Tamsil alias Hasan sekaligus politisi Golkar dan anggota DPRD Bangka Tengah (Baju Biru Dongker) dihadirkan dalam sidang perkara perintangan kasus timah yang digelar di PN Pangkalpinang, Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/ Servio Maranda
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan lima orang saksi dalam lanjutan sidang perkara perintangan kasus korupsi timah dengan terdakwa Toni Tamsil yang digelar di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Rabu, 3 Juli 2024. 

Kelima saksi yang dihadirkan JPU tersebut adalah Andewi istri terdakwa Toni Tamsil, Tasmin Tamsil alias Hasan kakak kandung Toni Tamsil sekaligus politisi Partai Golkar dan anggota DPRD Bangka Tengah, Yuliana Fransiska dan Gustini alias Weni keduanya karyawati perkebunan kelapa sawit milik Tamron Tamsil CV Mutiara Alam Lestari serta Wilson Pasaribu Ketua RT di kediaman Toni Tamsil.

Saksi Andewi mengatakan keberadaan suaminya Toni Tamsil sempat tidak diketahui saat penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Agung pada 24 Januari 2024 sekitar pukul 09.00 WIB disebabkan ketakutan.

"Saya kenal suami saya. Dia orangnya penakut dan tidak pernah mau berhubungan dengan aparat penegak hukum. Mungkin dia tidak datang saat penyidik datang karena bingung atau mungkin juga mencari perlindungan," ujar Andewi.

Menurut Andewi, saat penyidik datang suaminya tidak berada di rumah karena sedang di toko. Dia mengaku sempat menghubungi suaminya melalui telepon WhatsApp untuk meminta pulang karena penyidik mau melakukan penggeledahan.

"Penyidik sempat menggeledah rumah bahkan masuk ke kamar dan menemukan brankas. Mereka meminta untuk dibongkar. Tapi saya tidak mau karena saya hanya mau membuka jika suami saya ada," ujar dia.

Saat disinggung Hakim Sulistianto terkait mobil Swift, Porche dan sejumlah uang serta dokumen, Andewi mengatakan tidak tahu menahu.

"Mobil Swift itu sudah ada sejak awal Januari. Memang sering kerabat atau teman menitipkan mobil mereka. Kalau mobil Porsche merah itu punya Rudi (Rudi Chandra anak Tamron Tamsil)," ujar dia.

Andewi mengaku menyimpan uang sebanyak Rp 1 miliar yang dia temukan didalam rumah dan melihat kertas-kertas didalam mobil Swift.

"Soal uang itu saya tanya suami saya milik Taskin (Kakak Toni Tamsil). Kalau kertas-kertas didalam mobil saya tidak tahu isinya apa. Tapi melihat karena kaca mobil bening dan siapa pun bisa melihat ada kertas-kertas didalamnya," ujar dia.

Andewi turut menyinggung uang pribadi keluarganya didalam brankas yang ikut disita oleh penyidik Kejaksaan Agung. Meski sempat protes, Andewi menyebutkan pasrah karena tidak bisa membuktikan mana uang milik mereka dengan uang yang dititipkan.

"Ada juga yang kita. Pecahan lima ribu dan 10 ribu juga ada. Tapi semuanya dibawa oleh penyidik. Memang uang yang dibilang milik Taskin saya masukan didalam brankas juga," ujar dia.

Saksi Tasmin Tamsil mengatakan penggeledahan yang dilakukan penyidik Kejaksaan baru diketahui dia usai mendapat telepon dari rekannya yang memberi tahu ada keramaian di toko. Tidak lama kemudian, kata dia, teman Toni yang bernama Jauhari menelpon dan dia berbicara dengan Toni yang memberitahukan ada penggeledahan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Saya bilang sabar saja. Kemudian saya datang ke toko atas inisiatif sendiri dan tidak melihat keberadaan Toni. Karena penyidik minta supaya Toni dihadirkan, saya kemudian menelpon Toni ke nomor Jauhari dan memintanya segera pulang. Barulah kemudian Toni datang," ujar dia.

Tasmin menuturkan toko kelontongan Toni Tamsil yang digeledah penyidik Kejagung merupakan usaha keluarganya turun temurun.

"Dari tahun 80-an saya yang mengelola toko itu. Kemudian pada tahun 2005 saya serahkan ke Toni untuk mengelolanya," ujar dia.

Saksi Wilson Pasaribu mengatakan kedatangannya di lokasi penggeledahan karena diminta oleh perwakilan dari Kejksaan Negeri Koba Bangka Tengah. Namun dia mengaku tidak diperlihatkan adanya surat perintah penggeledahan atau pun surat penyitaan.

"Saya hanya dihubungi untuk hadir dalam penggeledahan rumah Toni. Saya tidak ada ditunjukkan surat perintah penggeledahan atau ikut melihat saat penyidik mengekstrak file CCTV. Saya juga tidak tahu saat penyidik meminta handphone milik Toni," ujar dia.

Kuasa Hukum Toni Tamsil, Jhohan Adhi Ferdian mengatakan saksi yang dihadirkan oleh JPU banyak mengungkap fakta bahwa kliennya tidak melakukan tindak pidana yang dituduhkan oleh penyidik.

"Saksi fakta justru menjawab bahwa tidak ada niat menghalangi yang dilakukan terdakwa. Tidak ada perintah pengrusakan handphone dan ruko yang digeledah tidak seperti yang dinarasikan penyidik dalam tuntutannya," ujar dia.

Menurut Jhohan, keterangan saksi-saksi tersebut justru dianggap meringankan dan membuktikan bahwa Toni Tamsil tidak melakukan perintangan saat tim Kejagung melakukan penyelidikan.

"Intinya terdakwa dititipkan mobil dan tidak tahu isi didalamnya. Dokumen apa juga tidak tahu. Kunci mobil bukan terdakwa atau istrinya yang pegang. Tapi ditaruh begitu saja oleh saksi dari perwakilan CV MAL tadi," ujar dia.

Jhohan menambahkan Toni Tamsil tidak pernah membuka atau melakukan pemeriksaan selama mobil yang dititipkan tersebut ada di rumahnya.

"Wajar dokumen ada di mobil dan wajar juga seorang kakak menitipkan mobil di rumah adiknya. Namun soal penyidik tidak menunjukkan surat perintah penggeledahan dan penyitaan itu jadi poin. Saksi dari Ketua RT sudah mengakui hanya hadir usai dihubungi secara lisan dan tidak pernah ditunjukkan surat perintah penggeledahan dan penyitaan," ujar dia.

Pilihan Editor: Sidang Korupsi Timah, Faktor Keamanan Jadi Alasan JPU Tidak Dihadirkan Toni Tamsil ke Persidangan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kejati Jatim Geledah Kantor PT INKA di Madiun, Sita Ratusan Dokumen

1 hari lalu

Ilustrasi korupsi. Shutterstock
Kejati Jatim Geledah Kantor PT INKA di Madiun, Sita Ratusan Dokumen

Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menggeledah kantor PT INKA di Madiun. Ratusan dokumen disita.


Pengacara Sebut Aset Harvey Moeis Atas Nama Sandra Dewi Hanya Mini Cooper

6 hari lalu

Mobil Mini Cooper S Countryman F 60 dan 1 unit mobil Rolls Royce milik Harvey Moeis terparkir di halaman Kejaksaan Agung RI, Selasa, 2 April 2024. Kejaksaan Agung menyita dua mobil mewah dari kediaman Harvey Moeis, suami dari Sandra Dewi, yang jadi tersangka tindak pidana korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Pengacara Sebut Aset Harvey Moeis Atas Nama Sandra Dewi Hanya Mini Cooper

Pengacara Sandra Dewi, Harris Arthur Hedar, membantah kliennya menguasai banyak aset milik Harvey Moeis.


Pengacara Sebut Sandra Dewi Beli Apartemen Harvey Moeis, Dicicil Pakai Uang Bulanan

7 hari lalu

Artis Sandra Dewi bergegas meninggalkan gedung usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. Sandra Dewi menjalani pemeriksaan kurang lebih selama 9 jam sebagai saksi terkait kasus suaminya Harvey Moeis atas dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022. ANTARA/Galih Pradipta
Pengacara Sebut Sandra Dewi Beli Apartemen Harvey Moeis, Dicicil Pakai Uang Bulanan

Kuasa hukum Sandra Dewi, Harris Arthur Hedar, membantah kliennya menikmati hasil dugaan korupsi timah.


Kejari Jaksel Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Korupsi Timah, Satu Orang Jadi Tahanan Kota di Sungailiat

8 hari lalu

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan. Haryoko Ari Prabowo menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap 2) dalam perkara timah di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 4 Juni 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kejari Jaksel Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Korupsi Timah, Satu Orang Jadi Tahanan Kota di Sungailiat

Kejari Jaksel melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi timah AS dan SW di Rutan Salemba.


Daftar Aset Tanah dan Mobil Mewah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Timah

9 hari lalu

Harvey Moeis. antaranews.com
Daftar Aset Tanah dan Mobil Mewah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Timah

Kejaksaan Agung telah menyita sejumlah aset tanah dan mobil mewah milik Harvey Moeis, tersangka kasus korupsi timah.


Kata Kejaksaan Agung soal Rencana Pemanggilan Robert Bonosusatya di Kasus Korupsi Timah

9 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Harli Siregar memberikan keterangan saat konferensi pers pengembangan kasus korupsi Timah yang merugikan negara keuangan negara sebesar 300 triliun di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 13 Juni 2024. Kejakssaan Negeri Jakarta Selatan menerima pelimpahan tahap 2 perkara dugan korupsi pengelolahan tata niaga timah yang melibatkan 10 tersangka dan sejumlah barang bukti. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kata Kejaksaan Agung soal Rencana Pemanggilan Robert Bonosusatya di Kasus Korupsi Timah

Majalah Tempo edisi 28 April 2024 menyebut, sebagian besar tersangka korupsi timah merupakan teman dekat Robert Bonosusatya.


Saat Hakim Ungkit Kedermawanan Bos Timah Tamron, Singgung Soal Sangu dan Setoran ke Pejabat

10 hari lalu

Ketua majelis hakim Sulistiyanto Budiharto menyinggung kedermawanan bos timah Tamron alias Aon dalam sidang menghalangi penyidikan kasus timah dengan terdakwa Toni Tamsil di PN Pangkalpinang, Rabu, 10 Juli 2024. TEMPO/Servio Maranda
Saat Hakim Ungkit Kedermawanan Bos Timah Tamron, Singgung Soal Sangu dan Setoran ke Pejabat

Sidang kasus perintangan penyidikan korupsi timah di PN Pangkalpinang menghadirkan pemilik perusahaan timah, Tamron alian Aon.


Daftar 5 Aset Tanah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejaksaan Agung

11 hari lalu

Smelter Timah milik Harvey Moeis, PT Refined Bangka Tin (RBT) yang terletak di Kawasan Industri Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. TEMPO/servio maranda
Daftar 5 Aset Tanah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejaksaan Agung

Harvey Moeis diduga menjadi perpanjangan tangan atau pihak perwakilan dari PT RBT yang terjerat kasus ini pada 2018-2019.


Kejagung Akan Hadirkan Tamron alias Aon di Sidang Menghalangi Penyidikan Kasus Timah Toni Tamsil

11 hari lalu

Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi tata niaga timah Tamron Tamsil alias Aon akan dihadirkan jaksa dalam lanjutan sidang perintangan kasus timah dengan terdakwa Toni Tamsil alias Akhi yang akan digelar di PN Pangkalpinang, Rabu Besok, 10 Juli 2024. Tempo/Servio Maranda
Kejagung Akan Hadirkan Tamron alias Aon di Sidang Menghalangi Penyidikan Kasus Timah Toni Tamsil

Kejagung memastikan akan menghadirkan tersangka kasus korupsi tata niaga timah Tamron alias Aon dalam persidangan dengan terdakwa Toni Tamsil.


Bos Sriwijaya Air Hendry Lie Tak Kunjung Ditahan, Kejagung Klaim Punya Alasan Kuat

12 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Harli Siregar memberikan keterangan saat konferensi pers pengembangan kasus korupsi Timah yang merugikan negara keuangan negara sebesar 300 triliun di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 13 Juni 2024. Kejakssaan Negeri Jakarta Selatan menerima pelimpahan tahap 2 perkara dugan korupsi pengelolahan tata niaga timah yang melibatkan 10 tersangka dan sejumlah barnag bukti. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Bos Sriwijaya Air Hendry Lie Tak Kunjung Ditahan, Kejagung Klaim Punya Alasan Kuat

Hendry Lie diketahui telah mangkir dua kali dari panggilan penyidik Jampidsus Kejagung.