Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sebelum Judi Online, Pemerintah Pernah Legalkan Judi Porkas dan SDSB yang Dikelola Robby Sumampow dan Robby Tjahyadi

image-gnews
Besama Robby Tjahyadi, Robby Sumampow dipercaya Yayasan Dana Bakti Kesejahteraan Sosial sebagai pengelola Sumbangan Dana Sosial Berhadiah (SDSB) pada zaman Orde Baru. SDSB merupakan kupon lotere yang memiliki unsur perjudian, yang kemudian dihapuskan karena desakan masyarakat. Istimewa
Besama Robby Tjahyadi, Robby Sumampow dipercaya Yayasan Dana Bakti Kesejahteraan Sosial sebagai pengelola Sumbangan Dana Sosial Berhadiah (SDSB) pada zaman Orde Baru. SDSB merupakan kupon lotere yang memiliki unsur perjudian, yang kemudian dihapuskan karena desakan masyarakat. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dewasa ini judi online kian marak di Indonesia kendati dilarang pemerintah. Ternyata, sebelum menjadi ilegal, judi pernah dibolehkan di era Orde Lama dan Orde Baru. Salah satu yang disokong oleh pemerintah adalah Pekan Olah Raga dan Ketangkasan atau Porkas dan Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah atau SDSB. Pengelolanya Robby Sumampow dan Robby Tjahyadi.

Jejak judi legal di Indonesia bermula dari lotre Undian Harapan yang dikelola oleh pemerintah di bawah tanggung jawab Yayasan Rehabilitasi Sosial. Hasil dari penarikan lotre ini digunakan untuk pembiayaan permasalahan sosial. Bahkan regulasinya diatur dalam Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomer: B.A. 5-4-76/169 tentang Penyelenggaraan Undian Harapan.

Undian Harapan kemudian ditutup. Judi legal tersebut diprotes masyarakat dan tidak mampu menggalang dana lebih untuk kepentingan sosial. Kendati ditutup, judi legal tetap diupayakan dan diganti dengan Sumbangan Sosial Berhadiah atau SSB. Dalam sosialisasinya, pemerintah menyampaikan hal tersebut bukanlah judi, melainkan suatu sumbangan.

Setelahnya, SSB diganti dengan Kupon Sumbangan Sosial Berhadiah atau KSSB yang diberlakukan sejak 1979 dan dicetak dan diundi sebanyak 4 juta lembar. Peredaran KSSB saat itu diikuti dengan beredarnya Porkas dan berganti menjadi KSOB pada 1987. Keberadaan KSOB sama halnya dengan Porkas, hanya berlangsung singkat.

KSOB dan KSSB selanjutnya digantikan oleh SDSB. Namun SDSB juga tak bertahan lama. Penolakan dan protes dari berbagai kalangan, termasuk aksi mahasiswa dan fatwa dari MUI yang mengharamkan SDSB, membuat pemerintah mencabut izin judi legal tersebut pada 1993. Sejak itu, berakhirlah era judi legal di Tanah Air.

Seluk-beluk SDSB

Peneliti Bidang Ekonomi Syariah Aswaja NU Center PWNU Jatim, Muhammad Syamsudin dalam tulisannya di laman NU Online menceritakan kembali seluk-beluk SDSB. Dulu, SDSB marak diperjualbelikan dalam bentuk kupon antara 1989-an sampai media 1990-an. Bentuk fisiknya memang kupon, yaitu secarik kertas. Siapa yang memberikan sumbangan Rp 1.000 rupiah, akan diberi kupon undian bernomor.

Era itu seribu rupiah sama dengan 2 sampai 3 kilogram beras. Tentu khalayak berpikir dua kali untuk memberikan sumbangan. Namun, karena diberi kupon undian yang mana masyarakat diiming-imingi hadiah bila beruntung, SDSB pun ramai dibeli. Apalagi disponsori oleh Presiden Soeharto di bawah pengawasan Menteri Koordinator Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Soedomo.

Karena dilegalkan, banyak masyarakat yang terkelabui SDSB ini. Kepercayaan akan hal mistik membuat masyarakat melakukan hal-hal tidak lazim. Banyak orang yang sampai rela tidur di kuburan, punden, atau nyepi di tepi sungai di tengah malam. Tujuannya? Agar nomor undian berhadiah SDSB-nya jatuh kepada dirinya.

“Jadi, membeli kupon SDSB, adalah sama dengan membeli kupon taruhan. Masyarakat tidak pernah tahu, apa yang ditaruhkan. Yang jelas, pasti sebuah kegiatan semacam kasino perjudian yang akbar. Mengapa? Sebab, pejabat sekelas Menteri Koordinator Bidang Keamanan selama beberapa generasi Kabinet Pembangunan Lima Tahun (Pelita) justru yang merupakan komandan utamanya totohan tersebut. Dan Presiden Soeharto selaku Kepala Negara tidak berbuat apa-apa,” tulis Syamsudin.

Sosok di balik Porkas dan SDSB

Robby Sumampow disebut-sebut sebagai orang di balik Porkas dan SDSB. Bersama Robby Tjahjadi, mafia penyelundup mobil mewah era 1970-an, seperti halnya SDSB, dia mengelola Porkas di bawah naungan Yayasan Dana Bakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS). Kala itu, untuk merealisasikan Porkas, Soeharto disebut menugaskan Menteri Sosial dengan dibiayai Robby untuk studi banding ke Inggris.

Studi banding tersebut bertujuan untuk mempelajari dan menciptkan model undian judi berkedok. Dalam Managing National Lottery Distribution Fund Balances, terbitan lembaga resmi Inggris, perhitungan lotre di negara itu bukan semata-mata tebakan. Tetapi semacam permainan berhitung yang rumit. Pemerintah Indonesia kala itu mencoba melakukan hal yang sama.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dua tahun studi banding dan penelitian dirasa cukup, pemerintah lalu meresmikan Porkas pada 1985 melalui Surat Keputusan Menteri Sosial nomor BBS-10-12/85. Judi ilegal Porkas beroperasi selama delapan tahun sebelum akhirnya diprotes Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga kelompok masyarakat sipil. Porkas dituding tak lain dari perjudian terselubung.

Kala itu massa aksi sampai membakar sejumlah gerai penjualan kupon Porkas. Pengunjuk rasa geram lantaran pemerintah terkesan lamban melakukan tindakan. Padahal ekses-ekses buruk terkait Porkas sudah terpampang nyata. Peredaran kupon Porkas, SDSB dan berbagai judi legal akhirnya dihentikan pada November 1993 ketika Menteri Sosial Endang Kusuma InteN Soeweno menghapus izin undian berhadiah tersebut.

Profil Robby Sumampow

Robby Sumampow dikenal sebagai seorang pebisnis yang memulai usahanya di Solo dalam bidang jual beli motor. Dia kemudian hijrah ke Jakarta untuk berbisnis kain. Bisnis tersebut semakin berkibar sehingga dia mampu membuka pabrik tekstil.

Robby merupakan keturunan Tiongkok. Nama lahirnya ialah Le Kian Tiong. Ia kemudian diadopsi oleh seorang polisi kelahiran Menado yang memiliki Fam Sumampow. Ketika warga China diharuskan memiliki nama Indonesia, ia kemudian menggunakan nama Robby Sumampow.

Moncernya bisnis Robby tidak lepas dari kedekatannya terhadap penguasa pada waktu itu. Dia bahkan mendapat keistimewaan untuk mengembangkan bisnis di Timor Timur, menjadi salah satu dari segelintir pengusaha yang berani membuka usaha di daerah yang mala itu masih dilanda konflik.

Dari sanalah Robby kemudian menjadi sangat dekat dengan Keluarga Cendana, sebutan keluarga Soeharto. Sehingga ia punya keistimewaan untuk mengembangkan bisnis ke berbagai lini. Salah satunya bisnis perjudian kasino di Pulau Chrismast, Australia di lepas pantai Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Bisnisnya itu tak tersentuh hukum lantaran legal.

Bahkan Robby, yang juga dijuluki sebagai Raja Judi, kemudian membiayai studi banding Kementerian Sosial ke Inggris untuk meneliti penerapan judi legal. Studi banding itulah yang kemudian melahirkan Porkas maupun SDSB. Sebuah judi ala pemerintah berkedok undian sumbangan.

Selain mengelola porkas melalui YDBKS, Robby juga mengelola sejumlah grup usaha lain. Mulai dari deretan hotel di Solo, klub hingga hotel Haila Executive Club di Ancol Jakarta Utara. Dia juga menjadi salah satu pemegang saham di Perusahaan pengelola jalan tol swasta pertama di Indonesia PT. Citra Marga Nusaphala (CMNP) bersama putri sulung Soeharto, Siti Hardiyati Rukmana.

Pada Agustus 2013, Robby masuk Islam dan menjadi mualaf setelah dibimbing oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bertepatan dengan 27 Ramadan. Dia meninggal pada 11 Oktober 2020 di Singapura. Menurut Heru Notonegoro, sahabat sekaligus pengacara mendiang, pengusaha yang dekat dengan tokoh-tokoh orde baru itu memang sering sakit selama beberapa tahun terakhir. “Sudah cukup tua, usianya 76 tahun,” kata dia.

HENDRIK KHOIRUL MUHID  | NI KADEK TRISNA CINTYA DEWI | AHMAD RAFIQ | NU ONLINE

Pilihan Editor: Jauh Sebelum Judi Online, Indonesia Pernah Legalkan Judi, Masih Ingat SDSB dan KSSB?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polres Jakarta Barat Bongkar Sindikat Judi Online dengan Modus Meretas Situs Pemerintah dan Kampus

17 jam lalu

Polisi gerebek markas judi online di apartemen wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Tujuh orang ditangkap dalam kasus ini beserta sejumlah alat elektronik disita. Sumber: Humas Polres Metro Jakarta Barat
Polres Jakarta Barat Bongkar Sindikat Judi Online dengan Modus Meretas Situs Pemerintah dan Kampus

Polres Jakarta Barat membongkar sindikat yang mengubah ratusan situs pemerintahan dan kampu menjadi situs judi online.


Pembakaran Rumah Wartawan Tribrata TV, LBH Medan Pertanyakan Dugaan Keterlibatan Anggota TNI

1 hari lalu

Eva Meliani Pasaribu, anak wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu bersama Direktur LBH Medan Irvan Sahputra melaporkan kasus kebakaran yang menewaskan keluarganya ke Polda Sumut. TEMPO/Mei Leandha
Pembakaran Rumah Wartawan Tribrata TV, LBH Medan Pertanyakan Dugaan Keterlibatan Anggota TNI

LBH Medan melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap wartawan Tribrata TV dan keluarganya itu ke Polda Sumut.


Polisi Grebek Markas Judi Online di Grogol Petamburan

1 hari lalu

Polisi gerebek markas judi online di apartemen wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Tujuh orang ditangkap dalam kasus ini beserta sejumlah alat elektronik disita. Sumber: Humas Polres Metro Jakarta Barat
Polisi Grebek Markas Judi Online di Grogol Petamburan

Pelaku termasuk dalam jaringan judi online Kamboja. Mereka mengincar situs dengan domain go.id dan ac.id yang memiliki keamanan lemah.


Pj Wali Kota Padang Tindak Tegas ASN yang Terlibat Judi Online

1 hari lalu

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar
Pj Wali Kota Padang Tindak Tegas ASN yang Terlibat Judi Online

Pj Wali Kota Padang, Andree Algamar mengeluarkan surat edaran tentang larangan kegiatan judi online bagi pegawai aparatur sipil negara atau ASN dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Padang.


Sejak Januari 2023, BNI Blokir 214 Rekening yang Terindikasi Judi Online

1 hari lalu

Suasana pelayanan perbankan Bank BNI Cabang Mega Kuningan, Jakarta, Selasa 27 Februari 2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bank umum telah meraup laba Rp243,32 triliun sepanjang 2023, tumbuh 20,56% secara tahunan (year on year/yoy) ditopang kinerja moncer bank jumbo. Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia, kinerja laba industri perbankan di Indonesia terdorong oleh raupan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang mencapai Rp529,66 triliun pada 2023, naik 8,57% yoy di tengah tantangan tren suku bunga acuan tinggi. TEMPO/Tony Hartawan
Sejak Januari 2023, BNI Blokir 214 Rekening yang Terindikasi Judi Online

BNI telah memblokir 214 rekening yang terindikasi terlibat aktivitas judi online dalam waktu 1,5 tahun terakhir.


8 Pegawai KPK Main Judi Online, Total Deposit Rp 16,8 Juta

1 hari lalu

Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Juru Bicara KPK yang baru saat sesi perkenalan dengan awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024. KPK resmi menunjuk mantan Penyidik berasal dari institusi Polri, Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Jubir KPK menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh oleh Ali Fikri. Selain itu, Tessa Mahardhika juga pernah mengikuti seleksi untuk jabatan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK pada 2020 dan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I pada 2023.  TEMPO/Imam Sukamto
8 Pegawai KPK Main Judi Online, Total Deposit Rp 16,8 Juta

Jubir KPK mengungkap data transaksi delapan pegawai KPK yang ketahuan main judi online.


Puan Maharani Desak Pemerintah Selesaikan Polemik Tapera hingga Starlink

1 hari lalu

Ketua DPR RI Puan Maharani, mengucapkan selamat merayakan Idul Adha 1445 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia, Senin 17 Juni 2024.
Puan Maharani Desak Pemerintah Selesaikan Polemik Tapera hingga Starlink

Ketua DPR Puan Maharani menyoroti sejumlah polemik yang terjadi di masyarakat mulai dari penyelenggaraan haji, Tapera, hingga judi online.


Polres Jakarta Barat Gerebek Markas Judi Online Tangkap 7 Orang

2 hari lalu

Ilustrasi pemain judi online. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Polres Jakarta Barat Gerebek Markas Judi Online Tangkap 7 Orang

Polres Metro Jakarta Barat membongkar markas judi online yang berlokasi di salah satu unit di apartemen kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.


8 Pegawai KPK Diduga Terlibat Judi Online, Siapa Saja?

2 hari lalu

Ilustrasi pemain judi online. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie akan mengumumkan karyawan dari Kementerian Kominfo yang bermain judi online, pada Kamis, 27 Juni 2024 mendatang. TEMPO/ Febri Angga Palguna
8 Pegawai KPK Diduga Terlibat Judi Online, Siapa Saja?

Frekuensi terbanyak transaksi judi online pegawai KPK sampai lebih dari 300 kali deposit atau masuk dalam kategori pecandu.


BCA Pastikan Blokir dan Laporkan Rekening yang Terlibat Judi Online

2 hari lalu

Nasabah perlu tahu jam operasional Bank BCA di kantor cabang utama maupun kantor cabang pembantu. Foto: Canva
BCA Pastikan Blokir dan Laporkan Rekening yang Terlibat Judi Online

BCA menegaskan akan memblokir rekening nasabah yang terlibat dalam transaksi judi online dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum.