Camat Sawah Besar Ajak Tahun Baruan di Ciliwung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (kiri) melambaikan tangan sebelum menyusuri Sungai Ciliwung pada acara Festival Ciliwung di aliran Sungai Ciliwung di kawasan Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (31/12). ANTARA/Widodo S

    Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (kiri) melambaikan tangan sebelum menyusuri Sungai Ciliwung pada acara Festival Ciliwung di aliran Sungai Ciliwung di kawasan Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (31/12). ANTARA/Widodo S

    TEMPO.CO, Jakarta - Camat Sawah Besar Marsigit mengundang masyarakat agar ikut merayakan malam pergantian tahun di Kali Ciliwung, di Jalan Antara, Pasar Baru, Jakarta Pusat. “Nanti malam ada pesta kembang api di sini,” ujar Marsigit saat ditemui Tempo, Sabtu, 31 Desember 2011.

    Selama ini massa merayakan tahun baru di Monas, Jakarta Pusat, dan Ancol, Jakarta Utara.
    Marsigit yang berada di Ciliwung bersama jajaran aparat pemerintahan di tingkat kecamatan serta kelurahan berharap agar beban Ancol dan Monas malam nanti bisa dikurangi.

    Di Jalan Antara, masyakat bisa menyaksikan berbagai hiburan sejak pagi hingga tengah malam nanti. Ini pertama kali dilakukan. Acara dimulai dengan kerja bakti massal yang diikuti oleh masyarakat dengan bantuan TNI dan Polri. Untuk meramaikan festival itu, Marsigit mengundang lima kelurahan. Di pagi hari, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Fauzi Bowo, dengan didampingi Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah, sempat datang untuk meninjau kegiatan yang berlangsung.
    “Harapan saya, warga tergugah untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan Kali Ciliwung.”

    Hingga saat ini masyarakat masih berkerumun di sekitar panggung untuk menikmati hiburan seperti musik marawis. Beberapa orang naik perahu hias. Kegiatan dilanjutkan dengan lomba dayung serta lomba perahu hias. Demi hajatan ini, Jalan Antara ditutup sementara.

    MARIA YUNIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.