Pasca-Kebakaran, KRL Bogor-Jakarta Normal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang kereta listrik tujuan Bogor-Jakarta memadati atap gerbong dan bergelantungan di pintu kereta yang  melintas di kawasan Kalibata, Jakarta (12/13). Sistem Lub Line belum efektif memberikan kenyamanan pengguna kereta api. TEMPO/Subekti

    Penumpang kereta listrik tujuan Bogor-Jakarta memadati atap gerbong dan bergelantungan di pintu kereta yang melintas di kawasan Kalibata, Jakarta (12/13). Sistem Lub Line belum efektif memberikan kenyamanan pengguna kereta api. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasca-kebakaran yang melanda kios di dekat Stasiun Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Selasa dinihari tadi, 28 Februari 2012, perjalanan kereta rel listrik (KRL) dari Bogor ke Jakarta dan arah sebaliknya saat ini telah berjalan normal.

    Juru bicara PT Kereta Api Daerah Operasional 1 Jabodetabek, Mateta Rijalulhaq, mengatakan kebakaran kios terjadi di sekitar kilometer 43 +20. “Jaraknya sekitar 500 meter dari stasiun,” ujarnya.

    Mateta mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.45 pagi tadi. Lokasi kebakaran berjarak 3 meter dari rel, sehingga aliran listrik terpaksa dimatikan.

    Akibat listrik dimatikan, menurut Mateta, terjadi gangguan perjalanan KRL dari Jakarta ke Bogor dan arah sebaliknya. Namun, diakui Mateta, pada pukul 05.50, perjalanan dari Bogor ke Jakarta sudah normal. “Pukul 06.20 tadi sudah clear semuanya,” kata Mateta.

    Ia mengatakan saat ini jalur kereta dari arah Jakarta ke Bogor dan sebaliknya sudah normal kembali.

    MARIA YUNIAR



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.