Mau Donor Darah, Malah Kehilangan Xenia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daihatsu All New Xenia (Dok. ADM)

    Daihatsu All New Xenia (Dok. ADM)

    TEMPO.CO, Jakarta: Malang benar nasib Khalid Karin. Pria Jakarta ini datang ke rumah Wakil Ketua Umum Golkar, Agung Laksono, Senin 20 Agustus 2012 untuk mengikuti program donor darah, tapi malah kehilangan mobil Daihatsu Xenia-nya. “Kemalingannya sekitar pukul 10 pagi tadi,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Dian Perry.

    Mobil Daihatsu Xenia berwarna silver dengan nomor polisi B 1245 TKM  milik Khalid sebenarnya diparkir tak jauh dari kediaman Agung Laksono di  Jalan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur. “Tak sampai 50 meter dari rumah Pak Agung,” kata Dian. Tamu-tamu yang datang menghadiri acara donor darah yang dikoordinir DPP Kosgoro ini juga amat banyak, sehingga Khalid tak terpikir untuk memasang kunci tambahan di setir mobil.

    Setelah menyumbangkan darah, Khalid berniat pulang. Saat itulah, dia menyadari mobil kesayangannya sudah digondol maling.

    Polisi menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di hari-hari pertama pasca Lebaran. Gangguan keamanan dan kriminalitas biasanya meningkat ketika rumah dan mobil ditinggalkan pemiliknya yang mudik atau bepergian.

    “Tetap waspada, parkirlah kendaraan di tempat yang ada petugas parkirnya, dan kunci setir,” kata Dian. Menurutnya, mobil jenis Xenia dan Avanza bisa dibobol dalam hitungan menit. “Kalau tak dipasangi alat keamanan, mobil diparkir di kantor polisi saja bisa hilang,” kata Dian.

    SUNDARI

    Berita Terpopuler:
    Guru SD Unggah Foto Telanjang di Facebook

    Ketua Komisi Yudisial: Kartini dan Heru Bandit

    Spanduk di Kuburan, Panwaslu Akan Surati KPU

    Soal Simulatur SIM, Polri Bantah Pecah

    KPK Tahan Djoko Susilo Setelah Lebaran

    10 Polisi Serang Markas TNI di Kaimana

    Salat Ied di Shizuoka Diadakan Dua Kali

    Perkumpulan Muslim Shizuoka Akan Bangun Masjid

    Kisah Supir dan Satpam Yang Tak Bisa Lebaran

    Dicampakkan Inter, Pazzini Tunggu Pilihan Terbaik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.