Ditemukan Daging Sapi 'Jadi-jadian' di Kebayoran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daging Sapi. ANTARA/Zabur Karuru

    Daging Sapi. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Mumammad Nurdin menyatakan menemukan daging babi yang dijual sebagai daging sapi di Pasar Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. “Dijualnya di tempat penggilingan daging untuk bakso,” ujar Nurdin, Ahad 9 Desember 2012.

    Nurdin menuturkan, temuan itu bermula pada 29 November lalu. Saat itu, ada seorang penjual daging yang menjadi anggota APDI di pasar itu merasa curiga. Sebab, ada pedagang yang menjual daging sapi seharga Rp 45 ribu per kilogram. Sementara, saat itu, harga daging sapi masih Rp 95 ribu per kilogram.

    Si pedagang yang namanya dirahasiakan itu kemudian membeli 2 kilogram daging mencurigakan tersebut dan membawanya ke laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) milik Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan. “Hasilnya itu dipastikan daging babi, bukan sapi,” kata Nurdin.

    APDI kemudian melaporkan temuan itu pada Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan pada Senin 3 Desember lalu. “Tapi belum ada hasilnya,” ujarnya.

    Nurdin menduga, kecurangan itu dilakukan sebab harga daging sapi terlalu mahal. “Pedagang nakal itu ambil untuk dengan menjual daging babi dengan label daging sapi, jadi untung,” ujarnya. Ia menambahkan, “Kalau sudah digiling untuk bahan bakso itu kan sulit dibedakan.”

    Nurdin khawatir, jika harga daging sapi tak kunjung turun, perdagangan daging babi yang diakui sebagai daging sapi ini akan terus berlangsung. Sebab, ia menyebut, di DKI Jakarta saja ada sekitar 300 ekor babi yang dipotong setiap hari. “Kalau daging-daging ini dijual sebagai daging sapi kan merugikan konsumen, terutama muslim.”

    Sementara, saat dikonvirmasi mengenai hal ini, Kepala seksi Penertiban Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan Nurhasan mengakuinya. “Kami sudah selidiki,” ujarnya. Hanya saja, menurutnya penyelidikan ini memang membutuhkan waktu. “Mereka ini gesit, sementara biar kuat untuk pembuktian kan harus ditangkap tangan.”

    PINGIT ARIA

    Berita terpopuler lainnya:
    Andi Mallarangeng Terkenal Kikir  

    Apa Untungnya Kalau Rhoma Irama Jadi Presiden

    Jasad Perawat Kate Middleton Akan Dibawa ke India 

    Bupati Aceng Nikahi Shinta, Pestanya Meriah 

    Abraham Sebut Andi Mallarangeng Kesatria Bugis 

    Saldanha Bunuh Diri, Penyiar Radio 2Day FM Menyesal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.