Polisi Selidiki Kasus Genset Maut di Klinik Bekasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga meliat petugas saat mengevakuasi empat jenazah yang meninggal saat banjir menggenangi rumahnya di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara, (19/1). Empat jenazah tersebut diduga meninggal karena keracunan gas Jenset. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Warga meliat petugas saat mengevakuasi empat jenazah yang meninggal saat banjir menggenangi rumahnya di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara, (19/1). Empat jenazah tersebut diduga meninggal karena keracunan gas Jenset. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Bekasi - Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Klinik Sapta Mitra, lokasi sembilan orang keracunan gas genset—lima orang di antaranya tewas. “Puslabfor masih menyelidikinya,” kata Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Timur Komisaris Suyud, Selasa, 11 Februari 2014.

    Puslabfor menyelidiki untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. Karena itu, Suyud belum bisa memastikan penyebab sampai korban meninggal akibat keracunan tersebut. “Belum bisa disimpulkan, karena masih diselidiki, racun yang membuat korban meninggal dunia,” katanya.

    Suyud menambahkan, berdasarkan hasil analisis sementara, tak ada ventilasi di klinik tersebut. Sedangkan genset diletakkan di dalam ruang resepsionis. Adapun korban ditemukan tewas di dalam kamar lantai dua klinik tersebut. “Genset sudah jadi barang bukti, bagaimana sampai menyebabkan orang meninggal, kami masih menyelidiki,” ia kembali menegaskan.

    Sebelumnya, sembilan orang keracunan. Adapun empat orang yang masih dirawat di rumah sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur adalah Santi Siwi, 20 tahun, Siti Nurjanah (21), Hendra Rukwanto (17), dan Ifa Riana Dewi (20). Sedangkan korban tewas adalah Ani Dwi Pastiwi (23), M. Zamroni (19), dr Friska (26), Desi Purwono (21), dan Slamet Afriana (21).

    ADI WARSONO

    Berita lain:
    Dana Haji Diduga Dipakai Beli Mobil Pejabat
    Mengapa Bos Sritex Lukminto Masuk Islam?
    Pembuatan Akta Lahir, KTP, dan KK Kini Gratis
    Reaksi Anggito Saat Dilapori Korupsi Dana Haji



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.