Sabtu, 17 November 2018

Ada 4 Nama Berinisial M di Ponsel Roger Danuarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roger Danuarta saat memberikan keterangan kepada media perihal tertangkap dirinya di Polsek Pulo Gadung, Jakarta (17/02). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Roger Danuarta saat memberikan keterangan kepada media perihal tertangkap dirinya di Polsek Pulo Gadung, Jakarta (17/02). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polisi Sektor Pulo Gadung Komisaris Polisi Zulham Effendy mengatakan polisi tengah memeriksa telepon seluler milik Roger Danuarta, 33 tahun, pesinetron tersangka pengguna narkoba yang mendekam di ruang tahanan polsek sejak Senin, 17 Februari 2014. "Kami mendalami percakapan antara Roger dan pria berinisial M untuk mengungkap identitasnya," kata dia kepada wartawan di kantornya, Selasa, 18 Februari 2014.

    Pria berinisial M, diakui Roger merupakan kenalannya yang baru 3 kali ditemuinya. Namun dalam setiap pertemuan, keduanya kerap memakai narkoba bersama-sama. Minggu, 16 Februari 2014 lalu, Roger bertemu M di sebuah restoran di kawasan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sepulang dari sana, keduanya memakai heroin bersama-sama di dalam mobil. Pria berinisial M lah yang menyuntikkan heroin ke lengan kanan Roger. (Baca: Pengakuan Roger Danuarta Tentang Pria Misterius M)

    Setelah keduanya berpisah, pada malam itu Roger pulang, namun di Jalan Kayu Putih Tengah, Pulo Gadung, dia kehilangan kesadaran. Setelah dinyatakan positif memakai heroin, Roger ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan M, yang menurut Roger merupakan pemasok narkoba untuk dia, kini masih buron. Polisi telah menetapkan M ke dalam Daftar Pencarian Orang, karena diduga M merupakan pengedar narkoba.

    Pengacara Roger Danuarta, Jufry M Manus di kantor Polsek Pulo Gadung mengatakan Roger siap untuk terbuka kepada polisi perihal identitas M. "Tapi Roger juga bilang memang belum kenal lama jadi yang dia tahu tidak banyak," tuturnya. Adapun di telepon seluler Roger terdapat 4 kontak dengan inisial M. "M ini bisa jadi siapa saja, yang pasti Roger tidak akan menutup-nutupi."

    Terkait ancaman hukuman penjara yang ditimpakan kepada Roger, Jufry menyebutkan pihak keluarga Roger akan mengajukan proses rehabilitasi. "Tapi itu kan nanti di pengadilan," katanya. "Sekarang kami akan mengikuti proses pemeriksaan oleh polisi dan menjalankan sesuai prosedur."

    PRAGA UTAMA

    Terpopuler
    Risma Mau Mundur, Elite PDIP Terbang dan Merayu  
    Apel Pagi, Wali Kota Risma Setrap Dua PNS Baru  
    8 Kasus Plagiat yang Menghebohkan Indonesia
    Suku Dayak Tebar Beras Kuning, Polisi Mundur  
    BNN: Heroin Roger Danuarta Langka di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.