Hujan Seharian, Jalan di Jakarta Pusat Tergenang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas membatu warga untuk meninggalkan sementara tempat tinggalnya saat dilanda banjir di bantaran kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, 27 Desember 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Petugas membatu warga untuk meninggalkan sementara tempat tinggalnya saat dilanda banjir di bantaran kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, 27 Desember 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat pada Sabtu, 27 Desember 2014 tergenang air setinggi sekitar 30-50 cm. Hal ini disebabkan saluran air yang mampet, setelah seharian Jakarta diguyur hujan deras sejak pagi hingga siang hari.

    Genangan air terlihat di Jalan Raya Cikini, dekat Rumah Sakit ibu dan anak Cikini. Genangan air menutupi jalan sepanjang hampir 100 meter dengan kedalaman sekitar 30 centimeter. "Gotnya mampet," kata Achdiat, petugas keamanan salah satu hotel di lokasi. "Setiap hujan deras pasti begini," ujarnya.

    Genangan menutupi jalan selama hampir 1 jam dari mulai sekitar pukul 11.00 hingga pukul 12.00. Akibat genangan ini, arus lalu lintas di Jalan Cikini dari arah Menteng menuju Tugu Tani terhambat. Adapun tampak 3 buah sepeda motor mogok karena memaksa menerobos genangan.(Baca : Hujan Deras, di Mana Saja Titik Banjir Jakarta ... - Tempo.co)

    Sementara itu, genangan sedalam sekitar 50 cm juga tampak di depan ITC Mangga Dua, Jalan Mangga Dua Raya. Hujan yang mengguyur kawasan ini sejak Sabtu pagi hingga siang membuat got tak mampu menampung limpasan air. Akibatnya air meluap dan menggenangi jalan. Meski tidak sampai memasuki area pertokoan, tapi arus lalu lintas dari dan menuju Gunung Sahari macet.

    Adapun di Pintu Air Maanggarai, pada Sabtu sore ketinggian air mulai kembali normal. Setelah pada Sabtu pagi ketinggian air mencapai 860 cm atau berstatus siaga II, pada sekitar pukul 15.00, ketinggian air di pintu ini turun ke 760 cm. "Statusnya kembali diturunkan ke siaga II," kata Adi Widodo, penjaga pintu air Manggarai di lokasi.

    Menurut dia, ketinggian air dan curah hujan di wilayah hulu atau Katulampa, Bogor, dan Depok sudah berkurang. "Jadi debit air Ciliwung dari hulu juga menurun." Namun meski demikian pada malam hari nanti diperkirakan hujan kembali turun. "Tetap kami pantau, kalau ada peningkatan pasti segera ada pemberitahuan."

    PRAGA UTAMA

    Berita Terpopuler
    Siaga, Begini Banjir Kiriman ke Jakarta Pagi Ini
    WN Cina Diperkosa, Bandara Rawan Kejahatan?
    Hujan Deras, di Mana Saja Titik Banjir Jakarta? 
    Hujan Deras, Waspada Banjir di Akhir Pekan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.