Todongkan Pistol, Dua Perampok Akhirnya Dibekuk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi perampokan. dailyexaminer.com.au

    ilustrasi perampokan. dailyexaminer.com.au

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Besar Ahmad Subarta mengatakan telah menangkap dua pelaku perampokan di Jalan Raya Legong, Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok. “Kami telah mengamankan 2 pelaku pada pukul 17.00 WIB,” ujarnya kepada Tempo melalui pesan pendek, Kamis, 29 Januari 2015.

    Ahmad menjelaskan, kedua pelaku yang telah ditangkap bernama Zuhair, 24 tahun, warga Wisma Sudirman, Babakan Madang, Bogor. Satu tersangka lain adalah Muhmel Ayup Muhamad, 36 tahun, warga Kalibata Selatan, Jakarta Selatan.

    Dia menuturkan, penangkapan berawal dari pengejaran warga terhadap mobil CRV milik pelaku. Mobil berwarna putih dengan nomor polisi B-888-SAW keluar dari Perumahan Jatijajar menuju Jalan Simpangan melaju dengan kecepatan tinggi.

    Warga yang mengejar mobil pelaku berteriak “maling”. Pelaku yang sadar tengah dikejar kemudian mengarahkan kendaraannya menuju Jalan Tole Iskandar dan melalui Jalan Bahagia.

    Saksi, Ahmad berujar, sempat memberhentikan mobil tersebut di depan Polsek Sukmajaya. Namun pelaku kemudian menodongkan senjata, sehingga berhasil kabur kembali. “Kami dan saksi kemudian berhasil memberhentikan mobil dan meringkus pelaku,” ucapnya.

    Dari penangkapan tersebut, kata Ahmad, polisi menyita senjata api jenis FN, 3 magasin, 2 pucuk senapan gas, 3 kaleng mimis, 2 tas senapan gas, 1 pen gun, 2 butir peluru 22 mm, 1 tabung gas, 2 senapan gas, 3 peredam senjata, 4 bilah sangkur, 7 lembar stiker bendera Palestina, 2 buku pemilikan senjata api dari Mabes Polri, 1 buku rekening Bank BCA atas nama Muhwiel Ayub, 2 buah telepon seluler, STNK mobil Nisan, dan 5 tas kecil. “Di dalam mobil juga kami temukan 2 amplop ganja dan sebuah bong,” tuturnya. Sedangkan korban, Ahmad menambahkan, saat ini tengah didata oleh lembaganya.

    GANGSAR PARIKESIT

    Baca juga:
    Kenapa Surya Paloh Ngotot Budi Gunawan Dilantik?
    Jokowi Bisa Game Over? Begini Reaksi Kader PDIP
    Jika Lantik BG, Denny Indrayana: Jokowi Blunder
    Terdampar di Chechnya, Wanita Ini Ditolak Jadi WNI
    100 Hari Jokowi, Ada Investasi Rp 924,3 Triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.