Begal Beringas, Ini Cara Polres Jakarta Timur Menangkalnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukan tiga tersangka pelaku begal motor IS (18), D (18), dan ADP (18) berikut barang bukti yang berhasil ditangkap  di Mapolresta Depok, Jawa Barat, 1 Februari 2015.  ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Polisi menunjukan tiga tersangka pelaku begal motor IS (18), D (18), dan ADP (18) berikut barang bukti yang berhasil ditangkap di Mapolresta Depok, Jawa Barat, 1 Februari 2015. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.COJakarta - Pembegalan yang masih meresahkan warga DKI Jakarta membuat Polda Metro Jaya mengerahkan pasukan untuk razia wilayah-wilayah rawan pembegalan di Ibu Kota. Atas arahan ini, Kepolisian Resor Jakarta Timur menggelar Operasi Cipta.

    "Target sasaran razia adalah pengendara sepeda motor, orang nongkrong, pengamen, dan ‘pak ogah’," kata Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Timur Komisaris Sri Bhayakari kepada Tempo, Kamis, 26 Februari 2015.

    Menurut Sri, operasi ini dilaksanakan dengan sepuluh kepolisian sektor di Jakarta Timur, yang digawangi langsung oleh Kepala Bagian Operasi AKBP Sumarman. Razia dilakukan di jalan-jalan raya yang sepi, sekitar terminal, dan tempat nongkrong di Jakarta Timur.

    Berikut ini hasil temuan operasi semalam:
    1. Operasi Kepolisian Resor Jakarta Timur yang dipimpin langsung oleh AKBP Sumarman menurunkan 96 aparat untuk razia pengendara sepeda motor serta warga yang nongkrong di depan LP Cipinang dan GOR Otista. Hasil razia: 1 linting ganja, 1 senjata tajam, dan 7 kendaraan roda dua tanpa surat.
    2. Operasi Polsek Pulogadung dipimpin langsung oleh Kapolsek Komisaris Nasir dengan 20 anggota yang melakukan razia di Jalan Pemuda Raya. Hasil razia: 4 bungkus miras, 18 kendaraan roda dua tanpa surat, dan 1 pelaku penganiayaan.
    3. Operasi Polsek Matraman dipimpin Kapolsek Komisaris U.A. Triyono dengan 24 polisi. Hasilnya: 1 senjata tajam, 6 bungkus miras, 1 senjata api, 1/2 jeriken miras oplosan, dan 10 kendaraan roda dua tanpa surat.
    4. Operasi Polsek Cakung dipimpin Komisaris Lili Irianto dengan menyertakan 26 polisi. Razia dilakukan di Jalan Raya Penggilingan. Hasilnya: 2 galon miras oplosan dan 5 kendaraan roda dua tanpa surat.
    5. Operasi Polsek Duren Sawit dilakukan Kapolsek Komisaris Yohanes Kandaeng dan 25 anggotanya di Terminal Pondok Kopi. Hasil: 1 paket ganja dan 8 kendaraan roda dua tanpa surat.
    6. Polsek Makassar mengadakan razia di daerah Cipinang Melayu. Operasi dipimpin Kapolsek Komisaris Sutarjo dengan membawa 22 aparat. Hasilnya: 4 kendaraan roda dua tanpa surat dan 1 kendaraan roda empat tanpa surat.
    7. Polsek Cipayung melakukan razia di Pondok Ranggon, dipimpin Kapolsek Komisaris Cecep dengan membawa 21 polisi. Hasilnya: 12 kendaraan roda dua tanpa surat.
    8. Polsek Pasar Rebo melakukan razia di Jana T.B. Simatupang, dipimpin Kapolsek Komisaris Didik Haryadi dengan dibantu 25 polisi. Hasilnya: 50 bungkus miras oplosan dan 13 kendaraan roda dua tanpa surat.
    9. Kapolsek Ciracas Komisaris Jitu membawa 28 anggota merazia di Jalan Raya Bogor. Hasilnya: 6 kendaraan roda dua tanpa surat.
    10. Kapolsek Kramat Jati Komisaris Handini membawa 30 anak buahnya untuk merazia di Jalan Letjen Sutoyo. Hasilnya: 1 senjata tajam.
    11. Kapolsek Jatinegara Komisaris Dasril membawa 25 polisi untuk melakukan razia di Prumpung. Hasilnya: 2 kendaraan roda dua tanpa surat.

    Sri menuturkan warga yang kedapatan membawa senjata tajam dan narkoba langsung dibawa ke kantor polisi. Selain itu, kendaraan bermotor tanpa surat ikut disita. Pengemudi bisa mengambil kembali kendaraannya dengan menunjukkan bukti asli surat kepemilikan kendaraan.

    "Razia ini akan terus rutin diadakan agar wilayah tak kecolongan aksi begal," kata Sri.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.