Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Prihatin Kekerasan Terhadap Mahasiswa Universitas Pamulang yang Menggelar Doa Rosario, Dirjen HAM: Perlu Dialog

Reporter

image-gnews
Polisi tetapkan empat orang warga sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan saat mahasiswa Unpam gelar doa rosario, Selasa 7 Mei 2024. (TEMPO/Muhammad Iqbal)
Polisi tetapkan empat orang warga sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan saat mahasiswa Unpam gelar doa rosario, Selasa 7 Mei 2024. (TEMPO/Muhammad Iqbal)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Dhahana Putra menyesalkan kasus kekerasan yang menimpa sejumlah mahasiswa katolik Universitas Pamulang (Unpam) kala menggelar ibadah doa rosario di Tangerang Selatan. Menurutnya, kasus kekerasan semacam ini sepatutnya tidak boleh terjadi di Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila.

"Jika ada ketidaksepahaman terkait pelaksanaan ibadah, maka perlu dialog dengan mengedepankan semangat toleransi dan hak asasi manusia (HAM), bukan menggunakan kekerasan," ujar Dhahana di Jakarta, Selasa, 6 Mei 2024.

Direktur Jenderal HAM berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan, aparat penegak hukum,  FKUB, dan para pemangku kepentingan setempat bersinergi untuk mencegah munculnya aksi-aksi kekerasan. Ia berharap mereka dapat menengahi permasalahan ini dengan arif dan bijaksana. "Jika memang ada kendala dalam pelaksanaan ibadah, mudah-mudahan ini dapat dibantu untuk difasilitasi sehingga hak beribadah yang dijamin oleh konstitusi dapat terakomodasi dengan baik dan tentunya tertib," kata Dhahana.

Sebagaimana  Peraturan  Presiden  Nomor  58  tahun  2023  tentang  Penguatan  Moderasi  Beragama  bahwa keragaman  agama  dan  keyakinan  merupakan  anugerah Tuhan  kepada  Bangsa  Indonesia  yang  mendasari perilaku warga negara dan negara yang menempati posisi penting dan strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegaradi Indonesia berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. Dhahana memandang persoalan berkaitan dengan toleransi antar-umat beragama perlu perhatian mendalam.

Dalam rakor kepala daerah dan forkopimda di Sentul tahun lalu, kata dia, Presiden Jokowi menekankan pentingnya melindungi hak beribadah yang menjadi amanat konstitusi. "Tentu  pernyataan Bapak  Presiden  Jokowi  dalam  rakor di  Sentul  tahun  lalu  perlu  menjadi pertimbangan  seksama  para  kepala daerah  dalam  menghadapi  persoalan atau isu seputar  kebebasan beragama," ujar Dhahana.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dhahana mengatakan upaya membangun pemahaman seputar isu toleransi antar-umat  beragama merupakan pekerjaan yang tidak sederhana.  Di  samping  aspek  regulasi  dan  penegakan  hukum,  Dhahana meyakini diseminasi HAM yang berkesinambungan dan melibatkan pelbagai pihak menjadi keharusan. 

Dengan demikian, ia berharap ada peningkatan pemahaman publik terkait toleransi secara gradual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. "Dalam upaya membangun kesadaran pentingnya toleransi dan kebebasan beragama, kami telah berkolaborasi bersama  mitra-mitra kerja sama untuk melakukan diseminasi HAM dengan mengedepankan pendekatan martabat manusia," ujar Dhahana.

Bersama salah satu mitra kerja sama, Leimena Institute, Direktorat Jenderal HAM tengah mematangkan sejumlah agenda diseminasi HAM terkait isu toleransi dan kebebasan beragama di sejumlah daerah. Acara tersebut nantinya akan melibatkan pelbagai pemangku kepentingan dan masyarakat umum.

Pilihan Editor:  4 Warga jadi Tersangka di Kasus Pembubaran Ibadah Mahasiswa Katolik Universitas Pamulang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


3 Saksi LBH Padang Ungkap Bekas Kekerasan di Tubuh Afif Maulana

5 jam lalu

Orangtua Afif Maulana, pelajar SMP yang tewas diduga dianiaya oknum polisi, menabur bunga di pusara anaknya di pemakaman umum (TPU) Tanah Sirah, Padang, Sumatera Barat, Rabu, 10 Juli 2024. Keluarga Afif Maulana bersama LBH Padang dan mahasiswa menggelar doa bersama dan tabur bunga bertepatan dengan 31 hari meninggalnya Afif Maulana dan keluarga berharap mendapatkan keadilan atas peristiwa itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
3 Saksi LBH Padang Ungkap Bekas Kekerasan di Tubuh Afif Maulana

Ketiga saksi ini merupakan orang yang memandikan jenazah Afif Maulana.


1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

7 jam lalu

Ilustrasi kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). FOTO/ISTIMEWA
1.234 Calon Mahasiswa Baru ITB Ajukan KIP Kuliah, Jatah Pemerintah 787 Orang

Proses verifikasi mahasiswa angkatan 2024 yang mengajukan KIP Kuliah akan tertunda penyelesaiannya secara keseluruhan.


5 Film Terkenal Tentang Hooligan Inggris

13 jam lalu

Seorang pemuda lokal setempat terjatuh saat terlibat bentrok dengan suporter timnas Inggris yag tengah saling ejek dengan suporter Rusia di ajang perhelatan Piala Eropa 2016 di Marseille, Perancis, 10 Juni 2016. Pada Piala Dunia 1998, para penggemar Inggris berjulukan
5 Film Terkenal Tentang Hooligan Inggris

Fenomena fanatisme suporter Inggris dan hooliganisme pernah diangkat ke layar lebar. Ini beberapa film yang terkenal.


Pakai Motor Pinjaman, Ojol di Tangsel Jadi Sasaran Debt Collector

1 hari lalu

Ilustrasi debt collector. Dok.TEMPO /Aditya Herlambang Putra
Pakai Motor Pinjaman, Ojol di Tangsel Jadi Sasaran Debt Collector

Motor pinjaman yang dipakai ojol di Tangsel dirampas kawanan debt collector.


Pemkot Bontang Menggelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tenaga Pendidik

3 hari lalu

Wakil Wali Kota Bontang, Hj. Najirah,  membuka kegiatan pelatihan manajemen kasus untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi Satuan Pendidikan, di Gedung Auditorium 3D Kota Bontang, Rabu 10.Juli 2024. Dok. Pemkot Bontang.
Pemkot Bontang Menggelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tenaga Pendidik

Pemkot Bontang terus berupaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.


New York University Abu Dhabi Dihujat karena Mahasiswa Bela Palestina Dideportasi

4 hari lalu

Aktivis iklim melakukan protes untuk mendukung warga Palestina di Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP28) di Dubai, Uni Emirat Arab, 3 Desember 2023. REUTERS/Thaier Al Sudani
New York University Abu Dhabi Dihujat karena Mahasiswa Bela Palestina Dideportasi

NYUAD banjir kritikan karena mahasiswa yang meneriakkan Free Palestina dideportasi dari Uni Emirat Arab.


Aksi Mahasiswa Aliansi BEM Solo Raya: Soroti Revisi UU Kontroversial hingga Narasi Pulangkan Jokowi

4 hari lalu

Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Solo Raya menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Aksi Mahasiswa Aliansi BEM Solo Raya: Soroti Revisi UU Kontroversial hingga Narasi Pulangkan Jokowi

Para mahasiswa dalam aliansi BEM Solo Raya itu juga menyampaikan tuntutan berkaitan beberapa rancangan undang-undang atau RUU yang problematis


Seorang Wanita di BSD Jadi Korban Penipuan Diduga Polisi Gadungan, Dituduh Berbuat Mesum

5 hari lalu

Ilustrasi Polisi gadungan. Dok.Tempo/Marifka Wahyu Hidayat
Seorang Wanita di BSD Jadi Korban Penipuan Diduga Polisi Gadungan, Dituduh Berbuat Mesum

Korban penipuan itu menduga komplotan yang memerasnya di BSD, Tangsel, adalah polisi gadungan.


Komnas HAM: Jakarta Tidak Ramah HAM tapi Dapat Penghargaan HAM dari Kemenkumham

7 hari lalu

Ilustrasi Monas (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Komnas HAM: Jakarta Tidak Ramah HAM tapi Dapat Penghargaan HAM dari Kemenkumham

Menurut Komnas HAM, Jakarta merupakan provinsi yang selama lima tahun berturut-turut sebagai wilayah tertinggi dalam pengaduan dugaan pelanggaran HAM.


Soal Skema Pinjol untuk Bayar UKT, Pengamat Pendidikan: Amerika Saja Gagal

7 hari lalu

Juru bicara Koalisi Pendidikan Jakarta dan Indonesia yang Berkeadilan (KOPAJA) Ubaid Matraji, saat melakukan orasi di depan massa aksi JALAN SANTAI KAMPANYE #SEKOLAH BEBAS BIAYA, di kawasan CFD Bundaran HI, pada Minggu, 7 Juli 2024. Foto: TEMPO/ Mochamad Firly Fajrian
Soal Skema Pinjol untuk Bayar UKT, Pengamat Pendidikan: Amerika Saja Gagal

Pinjol menjadi salah satu alternatif solusi yang ditawarkan mahasiswa untuk membayar UKT.