Iklan Risak Bekasi, Indosat Akan Penuhi Permintaan Budayawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iklan Indosat.

    Iklan Indosat.

    TEMPO.COGili Trawangan - Perusahaan jasa telekomunikasi PT Indosat Tbk akan memenuhi permintaan yang diajukan budayawan Bekasi terkait kasus iklan viral bertema liburan ke Australia lebih gampang dibanding ke Bekasi.

    "Sampai saat ini masih on going negosiasi dengan pihak-pihak Bekasi. Alhamdulilah diskusinya juga sudah sangat positif, tapi juga sensible," kata Direktur Utama PT Indosat Tbk Alexander Rusli di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat sore, 24 April 2015.

    Alex mengatakan beberapa permintaan dari Komunitas Lintas Budaya Bekasi menguntungkan Indosat. "Yang diminta juga bukan macam-macam. Ada banyak hal yang menguntungkan Indosat. Jadi akan cari titik terang," kata Alex.

    Pekan ini Pengadilan Negeri Bekasi akan memutuskan gugatan yang diajukan budayawan Bekasi kepada PT Indosat Tbk.

    Sebelumnya, juru bicara Komunitas Lintas Budaya Bekasi Eko Prasetyo mengatakan poin-poin yang disepakati selama mediasi sejak sebulan lalu adalah pengobatan gratis, sunatan massal, dan silaturahmi akbar. Selain itu, Indosat juga akan memfasilitasi kegiatan kebudayaan.

    Pengobatan gratis difokuskan di delapan kecamatan di Kabupaten Bekasi yang dianggap sulit terjangkau instansi kesehatan, yaitu Bekasi Utara. Lalu silaturahmi akbar antara masyarakat Kabupaten Bekasi dengan PT Indosat.

    Terakhir, ujar Eko, pihak Indosat diminta memfasilitasi seluruh kegiatan kebudayaan di Kabupaten Bekasi. Menurut dia, titik kegiatan akan dipusatkan di Gedung Juang, Tambun.

    Lebih lanjut Alex mengatakan akan menghormati hasil keputusan. "Apa pun hasil putusannya kita akan jalin hubungan yang baik," kata Alex.

    Iklan viral bertema liburan ke Australia lebih mudah dibanding ke Bekasi pada awal Januari 2015 menuai protes dari warga Bekasi. Karena itu, budayawan Bekasi menggugat ke Pengadilan Negeri Bekasi ihwal iklan tersebut.

    Sementara itu, Alex mengatakan secara bisnis tidak ada penurunan yang berimbas akibat kasus ini. "Tapi dalam traffic jaringan tidak ada turun sama sekali. Jadi memang ada jalur kegiatan sendiri. Kita memang harus senantiasa mendekatkan diri ke daerah," kata Alex tersenyum.

    MARTHA WARTA SILABAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.