May Day 2015, Ini Rute Demo Hari Buruh di Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan buruh dari kawasan industri Jababeka Bekasi menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta, (12/07). Mereka menolak kebijakan pemerintah terkait upah dan outsourcing. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ribuan buruh dari kawasan industri Jababeka Bekasi menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta, (12/07). Mereka menolak kebijakan pemerintah terkait upah dan outsourcing. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta: Memperingati hari buruh yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2015, serikat-serikat buruh mulai mensosialisasikan kegiatan aksi unjuk rasa. Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Muhammad Rusdi, mengatakan semua buruh akan berkumpul di satu titik yang sama untuk orasi dan long march di pusat kota Jakarta.

    "Meeting point ada di Bundaran Hotel Indonesia," kata dia saat dihubungi Tempo, Rabu 29 April 2015.

    Menurut dia, massa buruh dari berbagai daerah, bergabung dengan 100 ribu massa KSPI akan berkumpul sejak pagi hari. Setelah itu, mereka bersama-sama akan long march dari Bundaran HI hingga Istana Negara sambil meneriakkan tuntutan. Salat Jumat bersama akan dilaksanakan di pelataran Monas.

    Setelah salat Jumat, massa akan bergerak menuju stadion Gelora Bung karno untuk melanjutkan perayaan May Day hingga pukul 17.00. Dalam acara May Day Fiesta ini, ada panggung besar yang akan menghibur para buruh sambil meneriakkan yel-yel masing-masing konfederasi.

    Adapun, Ketua Forum Buruh DKI, Muhammad Toha, mengatakan ada juga beberapa perkumpulan buruh yang memulai long march mereka dari Patung Kuda dekat Gedung Indosat. Di sana, mereka akan menunggu rombongan buruh dari Bunderan HI untuk berjalan bersama menuju Istana Negara.

    "Soal rute diserahkan kembali pada masing-masing serikat buruh," kata Toha.

    Adapun, Kepolisian Daerah Metro Jaya memperkirakan akan ada lebih dari 100 ribu buruh dari berbagai daerah datang ke Jakarta. Sebanyak 14.404 personel gabungan sudah disiapkan. Mereka terdiri dari terdiri dari 5.217 personel dari Polda Metro Jaya, 6.689 personel dari Polres, 1.597 personel dari Mabes Polri, 300 personel dari Mabes TNI, dan 601 personel dari Pemda DKI. Mereka tersebar di sejumlah titik.

    Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono mengatakan pengamanan dilakukan secara estafet mulai dari daerah para buruh berasal seperti dari Bogor, Purwakarta dan Cikampek. Kepolisian setempat akan mengawal para buruh yang bergerak ke Jakarta sampai daerah perbatasan wilayah Polda Metro Jaya. Dari situ, Unggung mengatakan anggotanya akan melanjutkan pengawalan.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA| NINIS CHAIRUNNISA

    VIDEO TERKAIT:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.