Hilang 9 Bulan, Asisten Cantik Presdir XL Ternyata Dibunuh!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil milik korban pembunuhan Hayriantira (37), seorang karyawati yang dilaporkan menghilang sejak November 2014. Polda Metro Jaya

    Mobil milik korban pembunuhan Hayriantira (37), seorang karyawati yang dilaporkan menghilang sejak November 2014. Polda Metro Jaya

    Dari keterangan itu, polisi melakukan penelusuran terkait mobil korban dan menemukan fakta bahwa Andi memalsukan tandatangan korban saat melakukan proses balik nama kepemilikan mobil. "Mulanya dia adalah tersangka kasus pemalsuan dokumen," kata Khrisna. Sejak 9 Juli 2015, Andi ditahan atas tuduhan tersebut. Saat itu, belum ada bukti cukup yang menunjukkan bahwa Andi melakukan pembunuhan.

    Hayriantira (37), seorang karyawati yang dilaporkan menghilang sejak November 2014. twitter.com

    Sebulan dalam tahanan, Rabu pagi Andi mengakui dia melakukan pembunuhan terhadap Rian. Hal ini diperkuat dengan temuan penyidik dari rekaman CCTV di hotel di Garut. Kini, Andi masih menjalani pemeriksaan di penyidik di Polda Metro Jaya terkait pembunuhan yang dilakukannya. Kamis, 6 Agustus 2015, penyidik menuju Garut untuk melakukan pendalaman kasus ini.

    Baca juga:Gadis Go-Jek Cantik Ternyata Punya Rahasia, Ini Pengakuannya

    Juru bciara PT XL Axiata, Tri Wahyuningsih, membenarkan Hairyantira atau Rian, 37 tahun, pernah bekerja di perusahaan seluler tersebut. "Benar, jabatan terakhirnya sebagai asisten pribadi direktur," kata dia kepada Tempo, Rabu, 5 Agustus 2015. Sebelum diketahui dibunuh, Tri mengakui, keluarga Rian melaporkan kehilangan. "Kepada kami juga keluarga melaporkan kehilangan Rian."

    NINIS CHAIRUNNISA

    Baca juga:

    Cak Dul, Pembantai Anak-Isterinya, Pendiam Tapi Taat Ibadah
    Gadis Ini Kirim Surat ke Mendiang Ayah, dan Dapat Balasan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.