Jalur Alternatif Selama Pembangunan LRT Cawang-Dukuh Atas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melaju di samping deretan tiang konstruksi proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di samping jalan tol Jagorawi kawasan Cibubur, Jakarta, 7 Desember 2016. Terdapat pula Rute Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km. ANTARA/Andika Wahyu

    Sejumlah kendaraan melaju di samping deretan tiang konstruksi proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di samping jalan tol Jagorawi kawasan Cibubur, Jakarta, 7 Desember 2016. Terdapat pula Rute Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan pembangunan konstruksi kereta api ringan atau light rail transit (LRT) rute Cawang-Dukuh Atas akan menyebabkan terjadinya penyempitan badan jalan.

    "Untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalur tersebut, masyarakat dapat menggunakan jalur alternatif," kata Andri dalam keterangan resminya, Senin, 19 Desember 2016.

    Andri berujar, pengguna jalan dari utara atau Menteng yang akan menuju selatan atau Ragunan dapat melalui Jalan Galunggung atau Jalan Latuharhari-Jalan Sultan Agung-Jalan Minangkabau-Jalan Dr. Saharjo-Jalan Dr. Supomo-Jalan Pasar Minggu dan seterusnya. Pengguna jalan juga dapat melalui Jalan KH. Mas Mansyur-Jalan Prof. Dr. Satrio-Jalan Casablanca dan seterusnya.

    Sementara itu, menurut Andri, pengguna jalan dari Cawang yang akan menuju Semanggi dapat menggunakan Jalan D.I. Panjaitan-Jalan Basuki Rahmat-Jalan KH. Abdulah Syafei-Jalan Casablanca-Jalan Prof. Dr. Satrio dan seterusnya.

    Andri menuturkan, panjang lintasan LRT Cawang-Cukuh Atas nantinya mencapai 10,8 kilometer. Lintasan tersebut terdiri dari tujuh stasiun, yakni Cawang, Cikoko, Pancoran, Kuningan, Rasuna Said, Setiabudi, dan berakhir di Dukuh Atas.

    Menurut Andri, rute konstruksi akan melalui Cawang, tepatnya di Jalan MT. Haryono dan Jalan Gatot Subroto sisi selatan, yang menggunakan jalur pedestrian. Kemudian, rute konstruksi berbelok ke kanan di persimpangan Kuningan, tepatnya di Jalan HR. Rasuna Said sisi timur, yang menggunakan median cepat lambat atau bekas tiang monorail. Setelah itu, rute konstruksi berbelok ke kiri di Jalan Setiabudi-Jalan Galunggung-Jalan HM. Djoyohadikusumo.

    Adapun konstruksi LRT Cawang-Dukuh Atas akan dibangun secara bertahap mulai 13 Desember 2016 sampai Desember 2018. Zona 1 Cawang-Sungai Ciliwung akan dimulai pada 15 Januari 2017. Zona 2 PT Bumi Grafika Jaya-KASN yang merupakan lokasi awal pekerjaan akan dimulai pada 13 Desember 2016. Zona 3 Dinas Perindustrian-Gokart RNI dimulai pada 5 Maret 2017.

    Sementara itu, zona 4.1 Gokart RNI-FO Pancoran akan dimulai pada 17 Februari 2017, zona 4.2 FO Kuningan-Hotel JS Luwansa akan dimulai pada 5 Juli 2017, zona 5 Hotel JS Luwansa-Hotel Alianz akan dimulai pada 25 Februari 2017, dan zona 6 Hotel Alianz-Hotel Shangrila akan dimulai pada 25 Februari 2017.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H