Kapolri Dapat Kabar Bom Saat Tiba di Kedubes Indonesia di Iran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian seusai meninjau TKP ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat, 26 Mei 2017. Dari lima korban tewas, tiga di antaranya merupakan polisi yang sedang bertugas. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian seusai meninjau TKP ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat, 26 Mei 2017. Dari lima korban tewas, tiga di antaranya merupakan polisi yang sedang bertugas. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian mengunjungi lokasi tempat kejadian bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, sesaat setelah mendarat di Jakarta. "Saya baru mendarat dari luar negeri, kunjungan dari Iran," kata Tito saat menggelar konferensi pers di Terminal Kampung Melayu pada Jumat, 26 Mei 2017.

    Tito mengatakan bahwa ia seharusnya melakukan lawatan di tiga negara. Karena mendapat undangan dari kepala kepolisian Iran, Turki, dan Saudi Arabia. Namun Tito batal menghadiri tiga undangan tersebut karena mendengar kabar meledaknya bom bunuh diri di Kampung Melayu.

    Baca: Teror Bom Kampung Melayu, DPR Soroti Kapasitas Intelijen

    "Saat itu baru tiba di Kedutaan Besar Indonesia untuk Iran dan mendapat kabar terjadi bom," tutur dia. Dia kemudian bergegas balik ke Jakarta. Tito meminta jajarannya agar menghadiri undangan dari para kepolisian tiga negara itu.

    Setibanya di Jakarta, Tito kemudian menuju ke Terminal Kampung Melayu. Dia disambut Kapolres Jakarta Timur, Komisaris Besar Andry Wibowo dan sejumlah perwira di Mabes Polri. Selain itu ada puluhan pasukan dari Brimob yang juga melakukan pengawalan ketat.

    Di Kampung Melayu, Tito melihat titik ledakan bom bunuh diri. Tepatnya berada di samping toilet terminal. Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal M. Iriawan menjelaskan saat-saat kedua pelaku meledakkan diri. Tito mendengar penjelasan Iriawan dengan seksama.

    Baca: Bom Kampung Melayu, Jokowi: Kejar Pelaku Hingga ke Akarnya

    Sesaat kemudian ia menyampaikan duka atas meninggalnya tiga polisi akibat teror tersebut. Bagi dia, tiga anggota polisi yang gugur itu meninggal saat sedang bertugas. "Sehingga kami yakin mereka wafat dalam keadaan sahid."

    Tito juga menjenguk korban di Rumah Sakit Premiere Jatinegara. Setelah itu ia juga menjenguk korban di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

    AVIT HIDAYAT

    Video Terkait: Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu di Bandung




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.