Kamis, 17 Agustus 2017

Stasiun Klender Kebakaran, dari Mana Api Muncul?

Jum'at, 19 Mei 2017 | 13:21 WIB
Kondisi Stasiun Klender usai dilahap si jago merah, 19 Mei 2017. Tempo/Avit Hidayat

Kondisi Stasiun Klender usai dilahap si jago merah, 19 Mei 2017. Tempo/Avit Hidayat.

TEMPO.CO, Jakarta - Stasiun Klender Jakarta Timur terbakar pada Jumat pagi, 19 Mei 2017. Insiden itu menyebabkan seluruh bangunan kantor ludes dilahap api. "Kami hanya bisa menyelamatkan beberapa dokumen dan barang penting," kata satpam PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Yusuf Fauzie, di lokasi kebakaran.

Yusuf menceritakan, awalnya api terlihat di gudang penyimpanan alat kebersihan sekitar pukul 07.30. Api menyebar dengan cepat ke seluruh ruangan stasiun. Diduga, percikan api itu muncul akibat korsleting listrik. Dugaan itu dibenarkan petugas cleaning service yang melihat api pertama kali.

Baca: Akibat Alami Kebakaran, Stasiun Klender Tak Layani Penumpang

Yusuf dan petugas lain masih sempat menyelamatkan beberapa barang penting sebelum seluruh gedung terbakar. Mereka menyelamatkan sejumlah berkas, komputer, alat cetak, televisi, dan lain-lain. Barang-barang itu dikumpulkan di sudut stasiun seberang rel.

Saat ini, api telah padam. Atap kantor stasiun telah ambruk. Rangka bangunan yang terbuat dari kayu tinggal arang, termasuk kusen, jendela, dan plafon. Hanya tersisa dinding batu bata. Itu pun beberapa bagiannya sudah gosong dan terkelupas karena panas.

Baca: Stasiun Klender Kebakaran, KRL Bekasi-Manggarai Sudah Normal

Api juga melahap gate way yang menjadi pintu keluar-masuk penumpang. Semua gedung stasiun rusak parah. PT KCJ pun menutup stasiun itu. "Untuk sementara waktu, Stasiun Klender tidak beroperasi,” kata Vice President Corcomm PT KCJ, Eva Chairunisa. Masyarakat yang biasa menggunakan kereta dari Stasiun Klender bisa beralih ke Stasiun Jatinegara atau Stasiun Buaran.

AVIT HIDAYAT 

Video Terkait:
Stasiun Klender, Jakarta Timur, Terbakar, Seluruh Bangunan Ludes











Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?