Kamis, 21 September 2017

BNN: PCC Tidak Mirip Flakka dan Bukan Narkotika

Kamis, 14 September 2017 | 17:46 WIB
Seorang pasien terbaring di ruang isolasi Rumah Sakit Jiwa Kendari dalam kondisi tak sadarkan diri usai mengkonsumsi obat jenis somadril dan tramadol berlebihan di Kendari, Sulawesi Tenggara, 14 September 2017. ANTARA FOTO

Seorang pasien terbaring di ruang isolasi Rumah Sakit Jiwa Kendari dalam kondisi tak sadarkan diri usai mengkonsumsi obat jenis somadril dan tramadol berlebihan di Kendari, Sulawesi Tenggara, 14 September 2017. ANTARA FOTO.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Jolan Tedjokusumo mengatakan PCC atau paracetamol caffeine carisoprodol bukan narkotika. PCC adalah obat dokter yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan melemaskan otot. "Jadi bukan zat (narkotika) jenis baru seperti Flakka," kata Jolan melalui telepon, Kamis, 14 September 2017.

Flakka adalah narkoba yang beberapa tahun terakhir berjangkit di Amerika Serikat dan Eropa. Narkotika ini mirip kokain tapi telah dimodifikasi agar harganya lebih murah. Pengguna Flakka cenderung melakukan tindakan hiperaktif seperti orang hilang akal, layaknya zombi.

Baca: Mengenal Flakka, Narkoba yang Bikin Pemakainya Jadi Zombi

Menurut Jolan, karena PCC bukan narkotika maka pengawasannya menjadi kewenangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), bukan BNN. Namun obat ini memang sering disalahgunakan. Dalam peredarannya, obat ini lebih dikenal dengan sebutan somadril.

Jolan menjelaskan, penggunaan PCC yang tidak sesuai dapat berdampak serius pada syaraf dan otak. "Akan mengganggu fungsi otak, penurunan kesadaran, dan fungsi syaraf lainnya," katanya.

Baca: 30 Pelajar Kendari Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Akibat Narkoba  

PCC ramai diperbincangkan setelah puluhan pelajar di Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami kejang-kejang dan berhalusinasi karena menenggak obat ini. Para pelajar tersebut dirawat di Rumah Sakit Jiwa Kendari, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Abunawas, Rumah Sakit Ismoyo, dan Rumah Sakit Bahteramas.
 
M. YUSUF MANURUNG


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.