Tidak Tewas, Korban Pengeroyokan Brimob Kini di Tahanan Polda

Sabtu, 25 Mei 2019 07:04 WIB

Sejumlah Korps Brimob beraktivitas di depan gedung Bawaslu pascakerusuhan di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis 23 Mei 2019. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Andri Bibir, 30, saat ini berada di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Andri Bibir viral di media sosial disebut sebagai remaja yang menjadi korban tewas setelah dipukuli personel Brimob di Kampung Bali, Tanah Abang, saat kerusuhan terjadi.

Baca:
Video Aparat Brimob Pukuli Remaja, Ini Kata Imam Masjid di Lokasi

Keberadaan dan identitas Andri Bibir disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi Sabtu, 25 Mei 2019. Menurut Dedi, Andri diringkus Kamis pagi, 23 Mei 2019, atas tuduhan menyiapkan sejumlah batu untuk para perusuh.

Dedi menerangkan, Andri juga menyediakan jeriken berisi air untuk para demonstran yang terkena tembakan gas air mata. Tujuannya, kata Dedi, agar kerusuhan berlanjut. "Demo (demo 22 Mei) ini tidak spontan, artinya by setting untuk menciptakan kerusuhan," ucap Dedi.

Situasi Musala Al Huda dan lahan kosong milik Smart Services Parking di Kampung Bali, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Mei 2019. TEMPO/M Yusuf Manurung.

Advertising
Advertising

Dia menyesalkan viralnya video berkonten dan narasi yang menyebutkan aksi pemukulan oleh polisi menimpa korban tak bersalah dan korban akhirnya meninggal akibat tindakan aparat. "Ternyata pada kenyataannya orang yang dalam video tersebut adalah pelaku perusuh yang sudah kami amankan atas nama A alias Andri Bibir," ujar Dedi.

Baca:
Cerita Warga Soal Video Viral Brimob Brutal Pasca Demo 22 Mei

Sebuah video yang menunjukkan seorang seperti remaja dipukul, ditendang dan diseret oleh beberapa pria berseragam hitam kemarin memang viral di media sosial. Jumlah pria berseragam polisi tampak lebih dari 10 dan berpencar. Penelusuran Tempo menemukan lokasi itu berada di area Masjid Al Huda, Jalan Kampung Bali XXXIII, Tanah Abang.

Imam Masjid Al Huda, Tajudin, membenarkan ada tiga orang yang sempat dibawa aparat Brimob pada Kamis pagi. Ketiganya terdiri dari supervisor layanan smart parking di lokasi dan dua orang lainnya. Tajudin mengaku tak mengenal dua orang lainnya itu selain sebagai juru parkir. "Dia bukan ngumpet, itu orang (juru) parkir," kata Tajudin saat ditemui wartawan, Jumat 24 Mei 2019

Berita terkait

Seleb TikTok Galih Loss Tampak Gundul Setelah Jadi Tahanan, Adakah Aturan Menggunduli Tahanan?

3 jam lalu

Seleb TikTok Galih Loss Tampak Gundul Setelah Jadi Tahanan, Adakah Aturan Menggunduli Tahanan?

Setelah ditangkap karena kasus penistaan agama, seleb TikTok Galih Loss tampak tampil gundul. Bagaimana aturan menggunduli tahanan?

Baca Selengkapnya

IM57 Nilai Tak Ada Lagi Alasan Penyidik Polda Metro Jaya Tidak Menahan Firli Bahuri

1 hari lalu

IM57 Nilai Tak Ada Lagi Alasan Penyidik Polda Metro Jaya Tidak Menahan Firli Bahuri

Sebaiknya, kata IM57, persidangan SYL dan Firli Bahuri itu berjalan bersamaan sehingga masalah pemerasan ini bisa saling terkonfirmasi.

Baca Selengkapnya

Setelah Laporkan Kapolres Tangsel ke Divisi Propam Polri, Pengusaha ini ke LPSK Bawa Bukti Penembakan Kantornya

1 hari lalu

Setelah Laporkan Kapolres Tangsel ke Divisi Propam Polri, Pengusaha ini ke LPSK Bawa Bukti Penembakan Kantornya

Budi meminta perlindungan LPSK. Lawan pengusaha importir mesin itu diduga dibekingi jenderal.

Baca Selengkapnya

Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Penemuan Mayat dalam Koper di Bekasi

1 hari lalu

Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Penemuan Mayat dalam Koper di Bekasi

Polda Metro Jaya mendalami dugaan pembunuhan dalam kasus penemuan mayat dalam koper yang ditemukan di Bekasi.

Baca Selengkapnya

Puluhan Miliaran Digelapkan Mafia Tanah Bekas ART, Nirina Zubir Ungkap Pernah Mau Dicicil Rp 2 Juta per Bulan

1 hari lalu

Puluhan Miliaran Digelapkan Mafia Tanah Bekas ART, Nirina Zubir Ungkap Pernah Mau Dicicil Rp 2 Juta per Bulan

Bekas asisten Cut Indria Marzuki, Riri Khasmita, sempat berkelit telah menggelapkan surat berharga dan harta sebanyak miliaran rupiah dari ibunda Nirina Zubir.

Baca Selengkapnya

Galih Loss Mengaku Buat Konten yang Diduga Menistakan Agama untuk Menghibur

1 hari lalu

Galih Loss Mengaku Buat Konten yang Diduga Menistakan Agama untuk Menghibur

Niat itu kini berujung penahanan Galih Loss di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Baca Selengkapnya

Cerita Warga Depok Sering Lihat Pria Tak Dikenal Kunjungi Rumah Polisi Pesta Narkoba

1 hari lalu

Cerita Warga Depok Sering Lihat Pria Tak Dikenal Kunjungi Rumah Polisi Pesta Narkoba

Cerita penangkapan lima anggota polisi pesta narkoba mulai terendus warga Kampung Palsigunung, Depok, Jawa Barat.

Baca Selengkapnya

Jadi Tersangka Penistaan Agama, Galih Loss Minta Maaf ke Umat Muslim

1 hari lalu

Jadi Tersangka Penistaan Agama, Galih Loss Minta Maaf ke Umat Muslim

Konten kreator TikTok Galih Loss meminta maaf atas konten video tebak-tebakannya dengan seorang anak kecil yang dianggap menistakan agama.

Baca Selengkapnya

Deretan Kasus Polisi Pesta Narkoba, Terbaru di Depok

1 hari lalu

Deretan Kasus Polisi Pesta Narkoba, Terbaru di Depok

Lima orang polisi pesta narkoba ditangkap di Kampung Palsigunung, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Baca Selengkapnya

Beroperasi Sejak 2021, 4 Tersangka Judi Online di Depok Raup Omzet Rp 30 Miliar

1 hari lalu

Beroperasi Sejak 2021, 4 Tersangka Judi Online di Depok Raup Omzet Rp 30 Miliar

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap 4 tersangka judi online di sebuah rumah di kawasan Tapos, Cimanggis, Depok, 23 April 2024.

Baca Selengkapnya