Kasus Situs Pernikahan Nikahsirri.com, Ribuan Orang Sudah Daftar

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Adi Derian Jayamarta melakukan penjelasan tentang kasus pornografi anak dan perdagangan orang di depan gedung Dit Krimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu, 24 September 2017. Maria Fransisca.

    Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Adi Derian Jayamarta melakukan penjelasan tentang kasus pornografi anak dan perdagangan orang di depan gedung Dit Krimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu, 24 September 2017. Maria Fransisca.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Adi Derian mengatakan sekitar 2.700 orang sudah tergabung dalam situs pernikahan siri Nikahsirri.com. Jumlah itu didapat dari pemeriksaan sementara terhadap tersangka Aris Wahyudi, 49 tahun, pemilik situs tersebut.

    "Sekitar 2.700 orang sudah mendaftar sejak situs itu diluncurkan 19 September 2017," kata Adi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Ahad sore, 24 September 2017.

    Selain klien, pihak kepolisian menemukan sudah ada sekitar 300 orang yang mendaftarkan diri sebagai mitra di situs pernikahan siri tersebut.

    Baca: Punya Situs Nikahsirri.com, Aris dan Istrinya Tak Menikah Siri

    Menurut Adi, klien adalah orang yang mendaftar untuk menggunakan jasa pernikahan siri di Nikahsirri.com untuk mencari pasangan. Sedangkan mitra adalah orang yang mendaftarkan diri untuk menjadi istri siri, suami siri, penghulu, maupun saksi.

    Setiap mitra memiliki harga masing-masing yang harus dibayar jika klien tertarik untuk menikahinya. Dalam situs tersebut, kata Adi, calon mitra yang mendaftar untuk menjadi istri atau suami siri minimal berumur 14 tahun.

    "Karena syarat itu ia diduga melakukan eksploitasi anak dan penjualan orang," kata Adi.

    Aris ditangkap pihak kepolisian pada Ahad dinihari, sekitar pukul 02.03, di kediamannya di daerah Jatiasih, Bekasi Selatan. Polisi melakukan penindakan atas beredarnya kabar situs Nikahsirri.com yang menyediakan jasa lelang perawan serta nikah siri.

    Baca: Alamat Situs Nikahsirri.com Resahkan Warga Perumahan TNI-AU

    Dari tangannya, polisi menyita beberapa barang bukti seperti kaus bertuliskan "virgins wanted" dan spanduk yang digunakan saat peluncuran situs Nikahsirri.com.

    Akibat perbuatannya, Aris akan dikenakan Pasal Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang pornografi, UU Perlindungan Anak, dan UU Perdagangan Orang.

    Sampai saat ini, kata Adi, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dengan data mitra yang sudah tergabung dalam situs pernikahan siri Nikahsirri.com. "Masih diperiksa untuk didalami, kan baru tertangkap tadi pagi," katanya.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.