Penghina Jokowi Ditangkap: Mobilnya Mercy Rumah di Kelapa Gading

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan Jokowi Mania Nusantara melaporkan Arseto Pariadji pengunggah video viral hina Jokowi ke Polda Metro Jaya, Rabu 28 Maret 2018. Tempo/Salsabila

    Relawan Jokowi Mania Nusantara melaporkan Arseto Pariadji pengunggah video viral hina Jokowi ke Polda Metro Jaya, Rabu 28 Maret 2018. Tempo/Salsabila

    TEMPO.CO, Jakarta — Polda Metro Jaya menangkap Arseto Suryoadji atas dugaan ujaran kebencian mengunggah video viral yang menghina Presiden Jokowi.  Polisi menggeledah mobil Mercedes Benz C230 dan kediaman Arseto di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    “Kami melakukan penggeledahan badan dan kendaraan yang dipakai," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya pada Rabu malam, 28 Maret 2018.

    Penangkapan terhadap Arseto yang berusia 38 tahun dilakukan oleh Subdit Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Penggeledahan melibatkan Direktorat Tipidsiber Bareskrim dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk mencari dugaan adanya kepemilikan narkotika.

    Baca: Jokowi Mania Laporkan Pengunggah Video Viral Hina Jokowi ke Polisi

    Argo menjelaskan, diturunkannya Ditnarkoba Polda Metro Jaya karena tersangka adalah mantan narapidana dalam kepemilikan psikotropika jenis shabu pada tahun 2008 dan divonis penjara selama 10 bulan penjara. 

    "Hasil dari penggeledahan kendaraan jenis Mercedes Benz C230 warna putih ditemukan satu pucuk senjata air softgun," ucap Argo.

    Selain itu, penyidik Ditipidsiber Badlreskrim Polri dan penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya juga menggeledah tempat tinggal tersangka di Hotel Gading Indah Jl. Pegangsaan 2 Nomor 10, Kelapa Gading.

    Dua hari sebelumnya Arseto Suryoadji dilaporkan oleh Jokowi Mania  (Joman). Ia dilaporkan karena mengunggah video viral yang diduga menghina Presiden Jokowi ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial.

    Dalam videonya yang diunggah ke media sosial Facebook dan Instagram, Arseto menuding pendukung Jokowi menjual undangan pernikahan anak orang nomor 1 di Indonesia itu seharga Rp 25 juta.

    Dalam video viral itu, Arseto juga menyebut Jokowi serta para pendukungnya sebagai koruptor.  

    "Kami tidak nyaman dengan pernyataannya ini, maka kami melaporkan Arseto Pariadji," kata Immanuel Ebenizer, Ketua Umum Joman, saat memberikan keterangan kepada wartawan.

    Adapun perkara video viral yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik melalui media elektronik dengan Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 atas Perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

    SALSABILA PUTRI PERTIWI

    Video: Mengapa Grup Upnormal dalam 4 Tahun Bisa Tumbuh 118 Cabang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.