Tak Bisa Buang Air Besar, Pria Ini Gantung Diri

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gantung diri. liber.org.uk

    Ilustrasi gantung diri. liber.org.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria paruh baya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, Jalan M. Kahfi l Gang Harapan RT2 RW6 Kelurahan/Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, siang tadi, Sabtu, 2 Mei 2018.

    Syaiful Yusti, 66 tahun, putus asa karena sakit yang tidak kunjung sembuh sehingga memutuskan bunuh diri.

    "Korban sudah enam bulan sakit dan berobat jalan karena sulit buang air besar selama," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Stefanus Michael Tamuntuan. "Korban sering menyatakan ingin bunuh diri karena sakitnya tak kunjung sembuh."

    Syaiful gantung diri ketika istrinya, Juriah, sedang berobat ke dokter gigi di kawasan Senopati, Kebayoran Baru.

    Sampai di rumah sekitar pukul 11.00 WIB, Juriah kaget menyaksikan suaminya tergantung di kusen pintu kamar.

    "Gantung diri dengan tali tambang. Tepat di depan kaki almarhum terdapat kursi yang terjatuh," ucap Stefanus.

    Keluarga almarhum ikhlas menerima kenyataan Syaiful gantung diri. "Keluarga juga tidak mau jasad korban divisum."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.