Peringatan Soal Hotel Acacia Dibenarkan Kedutaan Besar Arab Saudi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hotel Acacia di Jalan Kramat Raya, Menteng, Jakarta Pusat. TEMPO/Fikri Arigi

    Hotel Acacia di Jalan Kramat Raya, Menteng, Jakarta Pusat. TEMPO/Fikri Arigi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Arab Saudi membenarkan peringatan untuk warganya agar tidak menginap di Hotel Acacia, Menteng, Jakarta Pusat. Peringatan itu disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama Mohammad Abdullah al-Suhaibi, melalui akun Twitter-nya, @Os_alsuhaibi.

    “Itu benar, cek saja,” kata juru bicara Kedutaan Besar Arab Saudi, Fanny Maulana, melalui pesan pendek, Rabu, 25 Juli 2018.

    Namun Fanny menduga ada kekeliruan persepsi saat pernyataan Abdullah al-Suhaibi diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan Inggris. “Sepertinya ada sedikit kekeliruan, dan saya belum bisa klarifikasi apa-apa,” katanya. “Nanti saya coba kontak Dubes dulu.”

    Cuitan Abdullah al-Suhaibi tentang Hotel Acacia itu muncul pada 23 Juli 2018. Peringatan ini disampaikan setelah sejumlah warga Arab Saudi melapor ke kedutaan telah menjadi korban pencurian di hotel tersebut. Barang berharga milik mereka yang disimpan dalam kotak penyimpanan atau safety box ikut dijarah.

    Sales Director Hotel Acacia Bona Kurniawan mengatakan belum pernah menerima laporan pencurian dari warga Arab Saudi yang menginap di hotelnya. Manajemen juga belum mendapat konfirmasi dari Kedutaan Besar Arab Saudi. “Informasi yang ada dalam cuitan itu pun tidak lengkap, tidak menyertakan kapan kejadiannya dan di kamar mana,” kata Bona.

    FIKRI ARIGI | SSN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.