Rabu, 14 November 2018

Skytrain Bandara Soekarno - Hatta Segera Beroperasi Tanpa Awak

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah rangkaian gerbong skytrain melintas di antara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 17 September 2017. Untuk sementara kereta ini hanya melayani penumpang dari Terminal 2 menuju Terminal 3 atau sebaliknya. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Sebuah rangkaian gerbong skytrain melintas di antara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 17 September 2017. Untuk sementara kereta ini hanya melayani penumpang dari Terminal 2 menuju Terminal 3 atau sebaliknya. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II saat ini tengah menyiapkan sistem otomatis pengoperasian Skytrain atau Kereta Layang Bandara Soekarno - Hatta. Nantinya, Skytrain beroperasi tanpa awak (driveless).

    Baca: Skytrain Soekarno - Hatta Gunakan Metode Baru, Begini Alurnya

    Vice President of Corporate Commucation PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan sejak mulai dioperasikan September 2017 lalu, Skytrain Bandara Soekarno - Hatta masih dikemudikan secara manual atau dengan pengemudi. "Ini memang tahapan dari pengoperasian Skytrain yang harus dilalui," ujar Yado kepada Tempo, Selasa 28 Agustus 2018.

    Yado menjelaskan untuk mencapai pengoperasian Skytrain otomatis melalui sejumlah tahapan. "Karena untuk otomatisasi perlu ada verifikasi dan uji coba berulang ulang karena diutamakan dari safety," ucap Yado.

    Progres dari otomatisasi Skytrain Bandara Soekarno - Hatta saat ini, menurut Yado, dimulai dari pengoperasian pusat kontrol Skytrain atau Operation Control Center (OCC). "OCC sudah beroperasi sejak Juli lalu
    Tapi belum full beroperasi."

    OCC ini berada di Stasiun Depo di Integrated Building Bandara Soekarno-Hatta. Dalam ruangan ini dipenuhi dengan layar monitor CCTV yang memantau dan mengontrol kendali Skytrain. "Fiturnya sudah beroperasi pemantauan CCTV sudah dikendalikan di OCC," kata Yado.

    Baca: Penumpang Skytrain Bandara Soetta Menumpuk, Ini Penyebabnya

    Menurut Yado, ini akan berfungsi ketika seluruh rangkaian Skytrain BandaraSoekarno - Hatta beroperasi secara penuh. Kereta akan berjalan tanpa awak menempuh dua lintasan sepanjang 3 kilometer lintasan dari Terminal 3, Terminal 2, Terminal 1, Integrated Building dan arah sebaliknya.

    Angkasa Pura II secara bertahap menambah rangkaian gerbong Skytrain sejak pertama dioperasikan September 2017 lalu. Saat ini, rangkaian Skytrain Bandara Soekarno - Hatta sudah beroperasi 6 trainset atau 12 gerbong dari sebelumnya dua trainset atau 4 gerbong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?