Minggu, 16 Desember 2018

Usai Diperiksa, Dokter Operasi Plastik Ratna Sarumpaet Bungkam

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah sakit bedah plastik RS Khusus Bina Estetika, Menteng, tempat Ratna Sarumpaet menjalani perawatan. TEMPO/Nada Zeliatini

    Rumah sakit bedah plastik RS Khusus Bina Estetika, Menteng, tempat Ratna Sarumpaet menjalani perawatan. TEMPO/Nada Zeliatini

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri sekaligus pemilik Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, dr Sidik Setiamihardja, tutup mulut soal pemeriksaan kasus hoax Ratna Sarumpaet. Ahli bedah plastik itu mengaku dilarang bicara oleh polisi.   

    Baca: Polisi Temukan Ponsel di Ruang Tahanan Ratna Sarumpaet

    “Benar deh, saya tidak boleh bicara,” ujar dia saat hendak meninggalkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018.

    Ketika ditanya soal apakah pemeriksaan ditunda karena menunggu surat perintah dari pengadilan, dokter spesialis bedah plastik itu kembali tutup mulut. “Nggak tau. Pokoknya saya tidak boleh bicara,” kata dia.

    Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, polisi berencana menanyakan beberapa hal terkait rekam medis Ratna Sarumpaet di rumah sakit miliknya. Termasuk, lanjut dia, berapa kali Ratna menjalani tindakan medis serta berkonsultasi di sana.

    Sidik Setiamihardja diketahui sebagai dokter yang menangani langsung operasi plastik Ratna Sarumpaet. Ratna, dalam konferensi persnya pada 3 Oktober 2018 lalu, juga mengatakan kalau Sidik merupakan dokter kepercayaan untuk menangani operasi plastiknya.

    Polisi sebelumnya telah memanggil pihak RSK Bina Estetika pada Kamis, 4 Oktober 2018. Namun, hanya kuasa hukum rumah sakit tersebut, Arrisman, yang hadir.

    Arrisman mengatakan, pihaknya enggan memberikan rekam medis maupun keterangan lainnya kepada penyidik selama pemeriksaan. "Kami pada prinsipnya tidak bisa membeberkan data medis sebelum ada perintah pengadilan," kata dia.

    Arrisman diperiksa sejak siang hari hingga pukul 19.00 WIB. Menurut dia, penyidik bersama pihak rumah sakit hanya membicarakan seputar pemberitaan yang beredar terkait perawatan Ratna Sarumpaet di klinik bedah plastik tersebut.

    Di luar pembicaraan tersebut, Arrisman memilih bungkam hingga ada putusan pengadilan. "Kami baru mau di-BAP kalau sudah ada perintah dari pengadilan,” ucap Arrisman. Menurut dia, penyidik telah mengajukan kasus hoax Ratna Sarumpaet tersebut ke pengadilan.

    Baca: Soal Penggeledahan Sel Ratna Sarumpaet, Ini Kata Polda Metro Jaya

    Selain memeriksa dokter operasi plastik Ratna Sarumpaet, hari ini polisi juga memanggil Said Iqbal, yang disebut oleh Ratna Sarumpaet sebagai saksi kasus hoaxnya.   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".