Lion Air JT 610, RS Polri: 152 DNA Keluarga Korban Sudah Diambil

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Penyelidik dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indonesia dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat memeriksa puing-puing pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 1 November 2018. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta -Sebanyak 212 anggota keluarga korban Lion Air JT 610 telah melapor ke Rumah Sakit Polri Kramatjati hingga Kamis, 1 November 2018. Kepala RS Polri Kramatjati Komisaris Besar Musyafak mengatakan dari 212 orang yang laporan setelah diverifikasi datanya berkurang menjadi 189 orang.

"Ada beberapa yang laporan datanya ganda. Sehingga datanya berkurang," kata Musyafak di RS Polri Kramatjati.

Baca : Jasad Korban Lion Air JT 610 Tanpa Luka Bakar, RS Polri: Terhantam Benda Tumpul

Ia mengatakan dari 189 yang terverifikasi sebanyak 152 orang di antaranya telah diambil sampel deoxyribonucleic acid (DNA). Sedangkan, 37 orang lainnya belum dilakukan tes DNA karena saat melapor tidak membawa anggota keluarga yang berikatan darah seperti hubungan anak dan orang tua.

"Kami masih menunggu. Dan terus membuka posko untuk keluarga yang merasa kehilangan keluarganya," ujarnya.

Ia menuturkan hingga hari ini telah ada 56 kantong yang diterima RS Polri. Sebanyak 48 kantong telah diperiksa kemarin dengan mengambil DNA dari 238 potongan jenazah. "Hari ini kami periksa lagi enam kantong jenazah."

Simak pula :
Psikolog: Keluarga Korban Lion Air JT 610 Butuh Sekali Teman
Polisi : 10.000 Orang Esok Ikut Aksi 211 Protes Pembakaran Bendera Tauhid

Musyafak mengatakan selain di RS Polri Kramatjati, polisi juga membuka layanan pos antemortem di Bangka Belitung.

Hingga hari ini, kata dia, sebanyak 43 orang anggota keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang telah melapor di pos antemortem Bangka Belitung. "Sebenarnya laporan bisa dilakukan di seluruh Polda di bagian Dokkes (kedokteran dan kesehatan."






Dua Jenazah Korban Kebakaran di Tambora Sudah Teridentifikasi dan Diserahkan kepada Keluarga

34 hari lalu

Dua Jenazah Korban Kebakaran di Tambora Sudah Teridentifikasi dan Diserahkan kepada Keluarga

Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto mengatakan kedua jenazah korban kebakaran di Tambora itu teridentifikasi berdasarkan kecocokan DNA.


2 Jenazah Korban Kebakaran Indekos di Tambora Belum Bisa Diidentifikasi

36 hari lalu

2 Jenazah Korban Kebakaran Indekos di Tambora Belum Bisa Diidentifikasi

Kendala proses identifikasi adalah kondisi seluruh jenazah korban kebakaran Tambora tidak bisa dikenali secara visual.


Empat Jenazah Korban Kebakaran di Tambora Diserahkan ke Keluarga

37 hari lalu

Empat Jenazah Korban Kebakaran di Tambora Diserahkan ke Keluarga

Tim dokter forensik RS Polri Said Sukanto berhasil mengidentifikasi empat dari enam jenazah korban kebakaran di Tambora.


Profil Genghis Khan, Penguasa Mongolia Yang Miliki Jutaan Keturunan Hingga Saat Ini

37 hari lalu

Profil Genghis Khan, Penguasa Mongolia Yang Miliki Jutaan Keturunan Hingga Saat Ini

Genghis Khan dikenal sebagai salah satu penguasa kekaisaran Mongolia tersukses. Berikut profil dan fakta uniknya.


Empat Jenazah Korban Kebakaran di Tambora Berhasil Diidentifikasi

37 hari lalu

Empat Jenazah Korban Kebakaran di Tambora Berhasil Diidentifikasi

Kepolisian berhasil mengidentifikasi empat dari enam korban tewas akibat kebakaran yang terjadi di sebuah ruko di Tambora,


RS Polri Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Indekos di Tambora, Tunggu Data Keluarga

37 hari lalu

RS Polri Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Indekos di Tambora, Tunggu Data Keluarga

RS Polri membutuhkan data antemortem atau sebelum kematian untuk proses identifikasi jenazah korban kebakaran di Tambora itu.


6 Tewas dalam Kebakaran Tempat Indekos di Tambora, Polisi Turun Tangan Selidiki Penyebab

38 hari lalu

6 Tewas dalam Kebakaran Tempat Indekos di Tambora, Polisi Turun Tangan Selidiki Penyebab

Polisi telah memeriksa lokasi kebakaran serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.


ACT Selewengkan Rp68 Miliar Dana Bantuan Boeing untuk Korban Lion Air JT610, Ini Rinciannya

52 hari lalu

ACT Selewengkan Rp68 Miliar Dana Bantuan Boeing untuk Korban Lion Air JT610, Ini Rinciannya

Perjanjian dengan Koperasi Syariah 212 itu adalah upaya ACT untuk mengalihkan dana sumbangan dari Boeing di luar peruntukkannya.


ACT Kelola Rp 1,7 Triliun Dana Masyarakat, PPATK: Lebih dari 50 Persen Mengalir ke Yayasan Pribadi

52 hari lalu

ACT Kelola Rp 1,7 Triliun Dana Masyarakat, PPATK: Lebih dari 50 Persen Mengalir ke Yayasan Pribadi

PPATK menyatakan lebih dari 50 persen dana yang dikelola ACT diselewengkan. Mengalir ke yayasan pribadi milik para petingginya.


PPATK Temukan 176 Yayasan Filantropi Mirip ACT yang Selewengkan Uang Sumbangan

52 hari lalu

PPATK Temukan 176 Yayasan Filantropi Mirip ACT yang Selewengkan Uang Sumbangan

PPATK menduga 176 yayasan filantropi melakukan penyelewengan dana seperti ACT.