Berapa Tarif MRT yang Diharapkan? Ini Kata Warga Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berada di belakang kemudi kereta saat meninjau proyek pembangunan depo kereta mass rapid transit (MRT) di  Lebak Bulus, Jakarta, Ahad, 1 Juli 2018. Kunjungan Budi Karya tersebut guna melihat sudah sejauh mana progres pembangunan Depo MRT Lebak Bulus. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berada di belakang kemudi kereta saat meninjau proyek pembangunan depo kereta mass rapid transit (MRT) di Lebak Bulus, Jakarta, Ahad, 1 Juli 2018. Kunjungan Budi Karya tersebut guna melihat sudah sejauh mana progres pembangunan Depo MRT Lebak Bulus. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah warga Jakarta mengharapkan tarif tiket moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) berkisar Rp 5.000-Rp 10.000 per orang. MRT Jakarta diperkirakan akan rampung dan mulai beroperasi pada Maret 2019.

    Baca:  Jokowi Sebut Tarif MRT Rp 9.000, Anies Baswedan: Jangan Buru-buru

    "Saya menginginkan tarif untuk MRT ini tidak mahal sehingga masih dapat dijangkau oleh semua kalangan. Untuk nominalnya kisaran Rp5.000-Rp10.000 mungkin cocok karena transportasi ini untuk masyarakat umum juga kan," ujar warga Jakarta, Asmui, Rabu 14 November 2018.

    Asmui juga mengharapkan proyek MRT Jakarta bisa lebih cepat selesai agar segera beroperasi untuk membantu kelancaran lalu lintas dan mempermudah transportasi di Jakarta.

    "Proyek MRT ini mungkin bisa diselesaikan lebih cepat dari perkiraan yang ditargetkan agar mempermudah masyarakat terutama DKI Jakarta dari segi transportasi dan juga bisa memperlancar lalu lintas Ibu Kota dari kemacetan," ujar Asmui.

    Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, saat meninjau Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa, 6 November 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Seorang warga Jakarta dari Ambon, Piter meminta agar harga tiket MRT dapat dijangkau semua kalangan. Tarif yang diusulkannya antara Rp4.000-Rp7.000 per orang.

    "Untuk harga tiket MRT ketika sudah beroperasi nantinya saya mengharapkan agar murah dan tidak berbeda jauh dengan transportasi lain kisaran Rp4.000-Rp7.000 per orang dengan sasaran agar masyarakat lebih memilih menggunakan transportasi umum dibanding dengan menggunakan kendaraan pribadi agar memperlancar lalu lintas juga," ujar Piter.

    Ia pun mengatakan proyek MRT merupakan alternatif transportasi yang bagus dari Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan di Ibu Kota.

    "Ini merupakan langkah bagus dari Pemprov DKI Jakarta dari segi transportasi, karena dengan adanya proyek pembangunan MRT ini merupakan salah satu alternatif juga bagi pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi kemacetan," ujar Piter.

    Selama ini, warga di Jakarta bisa naik Commuter Line dengan tarif Rp3.500/orang, bus Transjakarta Rp3.500/orang, Kopaja dan Metro Mini Rp4.000/orang. Namun untuk tarif tiket MRT belum ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

    Tarif beberapa jenis transportasi umum ini bisa menjadi acuan untuk penentuan tarif tiket MRT. 

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengamati gerbong kereta saat meninjau pembangunan depo MRT di Lebak Bulus, Jakarta, Ahad, 1 Juli 2018. Fase pertama itu terdiri atas 13 stasiun yang menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran HI. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    Warga Jakarta lainnya, Burhan, menuturkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) juga harus memperhatikan keamanan dan kenyamanan sebelum MRT beroperasi agar masyarakat yang tidak khawatir dengan keselamatan pengguna.

    "Dalam proyek pembangunan MRT ini di sisi lain pemerintah dan BPTJ juga harus memperhatikan dan memastikan tingkat keamanan dan kenyamanan transportasi ini, agar masyarakat terutama yang menggunakan kendaraan umum tidak khawatir," kata Burhan.

    Baca: Wacana Hapus Koridor, Pengguna Transjakarta Siap Pindah ke MRT?

    Moda transportasi seperti MRT ini perlu dilihat seberapa aman dan nyaman, karena hal tersebut menjadi salah satu faktor pendukung untuk membuat warga DKI Jakarta menggunakan transportasi ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.